Skip to content

10 Jembatan Runtuh Paling Menghebohkan di Indonesia

18 Oktober 2016

jembatan-bali-rubuh

JEMBATAN runtuh bisa menyebabkan pedestrian dan pengendara menderita, bahkan meninggal dunia. Sejumlah fakta memperlihatkan hal itu kepada kita di Indonesia

Sepanjang 13 tahun terakhir, 2004-2016, puluhan kasus jembatan runtuh, putus, atau ambrol mewarnai pemberitaan media massa. Puluhan orang meninggal dunia dan ratusan orang menderita luka-luka.

Korbannya beragam. Ada anak-anak, remaja, dewasa hingga paruh baya. Mereka mulai dari pedestrian, pesepeda motor hingga pengendara mobil.

Berikut ini 10 kasus jembatan runtuh yang paling menghebohkan di Tanah Air.

1. Jembatan Subang, 2004
Ambruknya Jembatan Cipunagara, Subang, Jawa Barat menyedot perhatian publik. Peristiwa Jumat, 23 Juli 2004 itu menenggelamkan delapan mobil dan satu sepeda motor ke Sungai Cipunagara. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu.

2. Jembatan Baturaden, Banyumas, 2006
Runtuhnya jembatan gantung di lokasi wisata Baturaden, Banyumas, merenggut 8 korban jiwa dan 14 lainnya luka-luka. Putusnya jembatan sepanjang 25 meter itu terjadi pada 26 Oktober 2006.
Penyebab runtuhnya jembatan selebar satu meter itu diduga karena kelebihan beban. Saat kejadian, diaebutkan ada sekitat 50 orang dijembatan yang saat dibuat hanya untuk 10 orang sekali melintas.

3. Jembatan Tenggarong, Kutai, Kalimantan Timur, 2011
Robohnya Jembatan Mahakam II Jembatan Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, merupakan yang paling menghebohkan Indonesia dalam 13 tahun terakhir. Peristiwa pada 26 November 2011 sore itu merenggut 20 jiwa dan puluhan lainnya luka-luka. Belum lagi kerugian material akibat tenggelamnya banyak kendaraan bermotor.
Kasus robohnya jembatan sepanjang 710 meter itu menyedot perhatian pemerintah pusat. Investigasipun dilakukan untuk mencaritahu akar masalah jembatan yang diresmikan pada 2001 itu.

4. Jembatan Cidua, Bogor, 2012
Delapan oranh hanyut dan satu orang ditemukan tewas saat jembatan yang dilintasinya putus. Mereka adalah bagian dari 12 ibu-ibu dan anak-anak yang menyeberang di atas Sungai Cihideung, Bogor.
Jembatan terbuat dari bambu itu runtuh pada Minggu, 19 Februari 2012. Keberadaan jembatan tersebut menghubungkan Kampung Pabuaran Kaum dengan Kampus IPB.

jembatan-kukar-tribunnews

5. Jembatan Bangbayang, Garut, 2014
Derasnya luapan sungai menggerus Jembatan Bangbayang, Kadungora, Garut, Senin, 3 Maret 2014 dinihari. Ironisnya, peristiwa iti menyeret pesepeda motor sekalipun akhirnya dapat diselamatkan.

6. Jembatan Serang, Banten, 2014
Jembatan gantung yang disesaki puluhan anak-anak putus di Serang, Banten, Selasa, 21 Januari 2014. Peristiwa pada sore itu merenggut 2 korban jiwa.
Anak-anak yang tercebur ke sungai sebagian dapat diselamatkan, yakni 22 orang. Sedangkan 12 anak dilaporkan hilang.

7. Jembatan Lebak, Banten, 2015
Tak terbayangkan paniknya 40-an siswa sekolah dasar (SD) ketika jembatan yang dilaluinya runtuh. Jerit tangis dan rasa takut tentu menjalar ketika mereka tercebur ke sungai, 10 Maret 2015.
Sejumlah anak menderita luka-luka akibat tercebur ke Sungai Cibeurang.
Jembatan yang putus itu menghubungkan kecamatan Sajira dengan Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten.

8. Jembatan Bengkulu, 2016
Pada 2016, kasus jembatan putus juga mendera wisatawan di Bengkulu. Sejumlah warga yang berwisata tercebur ke sungai Aliran Nipis, Bengkulu.
Ratusan orang tercebur lantaran jembatan gantung putus, Senin, 12 September 2016 sore. Jembatan putus diduga lantaran kelebihan beban.

9. JPO Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 2016
Robohnya pagar dan atap jembatan penyeberangan orang (JPO) paling menghebohkan terjadi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu, 24 September 2016. Bagaimana tidak, kejadian itu merenggut 4 korban jiwa dan beberapa orang terluka.

Saat JPO roboh cuaca Jakarta sedang didera hujan deras dan angin. Peristiwa robohnya JPO ini mengingatkan peristiwa serupa di jalan tol Jakarta-Merak pada tahun yang sama. Bedanya, JPO di tol runtuh akibat ditabrak kendaraan berat dan tidak merenggut korban jiwa.

10. Jembatan Klungkung-Bali, 2016
Peristiwa putusnya Jembatan Kuning, Klungkung, Bali terjadi Minggu, 16 Oktober 2016. Tragedi ini merenggut 8 korban jiwa dan 30-an orang luka-luka.
Selain pedestrian, belasan pesepeda motor tercebur ke laut. Jembatan itu menghubungkan Pulau Nusa Ceningan dengan Pulau Nusa Lembongan. (edo rusyanto)

foto:tribunnews

One Comment leave one →

Trackbacks

  1. Suetoclub's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: