Skip to content

Trenyuh Mendengar Ungkapan Hati Para Pengojek

9 Mei 2016

ojek gn padang helm1

PARA pria muda dewasa dengan sigap hilir mudik mengangkut penumpang. Mayoritas dari penumpang adalah pengunjung situs megalitik Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat, selain tentu saja warga sekitar.

Penumpang atau barang yang diangkut beragam. Ada perempuan, pria, remaja, hingga anak-anak. Ada barang kebutuhan sehari-hari hingga tas perbekalan wisata. Tak jarang, satu motor ditumpangi tiga orang. Dan, nyaris semua pengojek maupun penumpang tidak memakai helm pelindung kepala.

Jarak dari pangkalan ojek sepeda motor ke lokasi wisata tersebut sekitar satu kilometer. Jalan menanjak dan berkelok sebagian besar berupa jalan aspal sebagian lainnya berupa hotmix berwarna gading. Di kiri jalan tampak pemandangan perbukitan dan pesawahan nan menghijau. Di kanan jalan dari arah pangkalan ojek dekat gerbang Situs, pemandangan hutan nan menghijau serta sesekai ada pemukiman penduduk.

“Disini ada sekitar 50 tukang ojek,” papar Endang, wakil ketua perkumpulan ojek setempat, saat berbincang dengan saya, Sabtu, 7 Mei 2016 petang.

Petang itu kami berbincang di sela ‘Sosialisasi dan Baksos Helm’ dari Independent Bikers Club (IBC), Jakarta. Kelompok pesepeda motor yang beranggotakan pekerja media itu membawa misi tak semata berwisata, tapi juga mengajak para pengojek sepeda motor lebih peduli atas keselamatan dirinya. “Semoga helm ini bermanfaat bagi para tukang ojek,” ujar Acoy, ketua IBC saat penyerahan 25 unit helm dan 46 rompi.

ojek wisata gn padang

Dia bersama dengan dua puluhan anggotanya menempuh perjalanan 270 kilometer pulang pergi dari Jakarta-Gn Padang untuk menjumpai para tukang ojek. “Acara ini juga didukung oleh beberapa pihak ada Jarak Aman, kementerian perhubungan, dan Adira Insurance,” katanya.

Menurut Cecep Sobandi, salah satu tokoh pemuda Gunung Padang, pihaknya amat senang mendapat bantuan helm dan rompi. Dia mengaku apa yang diberikan banyak bermanfaat bagi para tukang ojek di kawasan wisata tersebut. “Baru kali ini ada pihak yang peduli dengan para ojek di Gunung Padang. Semoga teman-teman IBC diberi balasan yang lebih baik,” ujarnya Minggu, 8 Mei 2016 saat pemakaian secara simbolis rompi berwarna oranye dan helm putih.

Endang mengungkapkan hal yang sama. Dengan suara terbata-bata penuh rasa haru dia berharap teman-temannya dapat lebih peduli akan keselamatan dengan memakai helm. “Kami baru kali ini mendapat perhatian dan kali ini justeru dari kelompok pesepeda motor IBC,” katanya.

Para tukang ojek itu menyebut dirinya Ojek Wisata Gunung. Mereka siap mengantarkan wisatawan ke empat tujuan wisata dengan wisata utama adalah Situs Gunung Padang. Di kawasan itu juga terdapat obyek wisata air terjun Curug Cikondang, stasiun kereta api peninggalan Belanda, dan wisata pegunungan dengan kebuh tehnya yang hijau dan menyegarkan.

IMG-20160508-WA0019

“Kalau wisatawan yang datang ke Situs Gunung Padang biasanya ramai pada hari Sabtu dan Minggu. Ada juga wisatawan asing,” ujar Zaenal, salah seorang pemandu wisata saat berbincang dengan saya, Sabtu sore.

Dia bercerita, Situs yang memiliki usia batu hingga 25 ribu tahun itu menarik perhatian wisatawan karena jejak sejarahnya. Situs Gunung Padang bahkan sempat diteliti oleh ilmuwan Amerika Serikat. “Usia 25 ribu tahun itu diketahui dari penelian di Amerika Serikat pada 2013,” katanya.
Di tengah itu semua, para tukang ojek hadir sebagai alat angkut alternatif bagi wisatawan. Saat saya mengajak mereka agar lebih menyayangi isi kepala dengan memakai helm, hampir semua yang hadir dalam acara sosialisasi mengangguk setuju. Memakai helm adalah bagian dari ikhtiar sebelum akhirnya manusia berserah diri kepada sang Pencipta.

Memang tak bisa sekejap perilaku berkendara sesesorang. Namun, saya punya harapan kesadaran mereka secara perlahan tumbuh untuk selalu melindungi kepala saat mencari nafkah sebagai tukan ojek sepeda motor. “Sosialisasi dan bantuan helm ini amat berharga dan bermanfaat bagi warga kami,” ujar Danu, bintara polisi dalam sambutannya dalam ajang sosialisasi.

Semoga pak, semoga kita semua dapat lebih aman dan selamat saat berkendara. (edo rusyanto)

ibc gunung padang 2016

Iklan
One Comment leave one →
  1. 10 Mei 2016 06:37

    mantap..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: