Lanjut ke konten

Apa Imbas Mobil Pribadi Gak Boleh Minum Premium?

24 April 2012

Wah mobil pribadi gak boleh minum premium mulai Juli 2012 yah? Kabarnya, mobil pribadi yang bermesin 1.492cc ke atas hanya boleh minum bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi, seperti Pertamax. Akankah terjadi pergeseran pemakaian mobil ke sepeda motor?
Jawabannya bisa ya, bisa juga tidak. Maksudnya, para pemilik kendaraan bermesin di atas 1.492cc, seyogyanya memiliki daya beli yang kuat. Sehingga, kenyamanan menjadi prioritas utama dalam bertransportasi. Apalagi saat berlalu lintas di jalan raya.
Tapi, bisa juga terjadi pergeseran. Walau, frekuensinya tidak terlalu besar. Maklum, dengan hitungan biaya yang lebih besar jika mengonsumsi BBM Pertamax, pemobil mensubstitusi dengan sepeda motor. BBM bersubsidi Premium kini harganya Rp 4.500 per liter, sedangkan BBM non-subsidi Pertamax, menyentuh angka Rp 9.000-an per liter, tergantung harga pasar.
Formulasi memadukan mobil dan motor bisa saja dalam lima hari kerja, empat memakai mobil, satu hari memakai sepeda motor. Atau, tiga hari memakai mobil, dua hari memakai sepeda motor.
Atau, bergeser ke angkutan umum. Merasa tidak nyaman atau riskan bersepeda motor, pemobil bisa jadi memilih naik angkutan umum. Tentu saja angkutan umum yang dianggapnya aman, nyaman, dan terjangkau.
Asumsi-asumsi itu bisa saja terjadi di lapangan. Hanya soal berapa besar yang beralih ke sepeda motor dan berapa besar yang memilih naik angkutan umum. Maklum, jika mobil bermesin 1.492 cc kena pembatasan BBM, bakal banyak yang merasa kian berat biaya transportasi hariannya. Saat ini, mobil yang masuk kategori itu di antaranya adalah Toyota Avanza. Kita tahu, mobil tersebut cukup banyak diminati masyarakat kelas menengah.
Atau, ada yang punya perkiraan dampak pembatasan BBM bersubsidi? (edo rusyanto)

43 Komentar leave one →
  1. 24 April 2012 00:25

    dipastikan pada rame2 pake motor ato angkutan umum, busway,
    pasar mobil sdikit turun penjualan,, bagus lah biar ga tambah macet,,
    mobil seken makin banyak ๐Ÿ˜†

    http://autonoz.com/2012-chevrolet-camaro-eu-version-review-specs-price-and-features/
    http://i-klan.com/

  2. vega aje permalink
    24 April 2012 01:52

    terlalu ribet….pengemudi pasti sulit diatur

  3. sponge bob permalink
    24 April 2012 02:47

    kalo sudah bisa beli mobil berarti dia orang yg trmasuk mampu. Sudah seharusnya mereka membeli BBM non subsidi seperti pertamax.

    • 25 April 2012 14:23

      asumsi ini belum sepenuhnya tepat, pak. kata rekan saya di pertamina, adanya kredit konsumsi memungkinkan orang-orang yang belum sepenuhnya mampu untuk memilik mobil. persoalannya, kalangan ini juga ikut menjerit ketika subsidi BBM dikurangi ๐Ÿ™‚

  4. sponge bob permalink
    24 April 2012 02:58

    Pertamax Plus…

  5. sponge bob permalink
    24 April 2012 02:59

    Pertamax Plus…Plus…

  6. 24 April 2012 03:21

    ia pertamaklah

  7. 24 April 2012 03:52

    lah terus gimana buat mobil2 jadul teknologi 70an kayak Kijang ayah saya? biarpun 1.800 cc tapi kurang pas dikasih pertamax………..premium lebih tepat kayaknya……

    rasio kompresi juga ngga terlalu tinggi sampe harus dikash pertamax, mestinya ada pembatasan taun, jadi yg taun 2000 kebawah boleh pake premium…..

    kan ntar lucu, Jazz I-VTEC boleh pake premium, Kijang kapsul pake pertamax :mrgreen:

    • 24 April 2012 06:59

      saya setuju kalo pembatasan BBM bersubsidi khusus bagi mobil tahun 2000 ke atas.

    • 24 April 2012 08:15

      Wah, pemerintah kok gak mempertimbangkan hal ini yah?

      • 24 April 2012 18:44

        itu dia om Edo, harusnya pemerintah melibatkan pihak2 yang juga mengerti mengenai permesinan, supaya kebijakannya tidak salah langkah. Spek mobil dan umurnya juga mesti dipikirkan, bukan cuma asal 1500 cc keatas terus wajib pake pertamax……….

        kalo menurut saya, untuk mobil yang baik adalah pembatasan tahun, jadi tahun 2000 kebawah silakan pakai premium. Sedangkan untuk motor, yang pas adalah pembatasan kapasitas dan tahun, misalnya motor 150 cc keatas keluaran tahun 2000 wajib memakai pertamax, yang lain silakan pakai premium.

        Pengennya saya sih berdasarkan rasio kompresi mesin, tapi nanti malah bakal tambah runyam lagi :mrgreen:

        • pionize permalink
          24 April 2012 20:08

          yg jadi pertanyaan saya si, apa petugas SPBU atau para pengawasnya tau cc motor/mobil atao taun produksinya y?
          susah nih kayaknya.. :mrgreen:

  8. 24 April 2012 04:05

    Utung saya tidak punya mobil ๐Ÿ˜€ tapi absoluterevoku selalu pake patarmax ๐Ÿ˜€

  9. kudalumping permalink
    24 April 2012 07:39

    walah.
    Paling cuma pergeseran mobil aja owm.
    Pada rame2 pake yang 1300cc
    :p

    • 24 April 2012 08:16

      Produsen bikin mobil anyar dong yah? Ramai2 bikin tipe 1.300cc.

    • dori permalink
      24 April 2012 09:40

      jayalah astra daihatsu ๐Ÿ˜€

      • dori permalink
        24 April 2012 09:41

        maklum daihatsu ccnya kebanyakan 1300 ๐Ÿ˜€

  10. Aa Ikhwan permalink
    24 April 2012 07:43

    pertamax jd lbh laku ๐Ÿ˜€

  11. 24 April 2012 08:01

    Ga usah beli dua”nya lah..
    Drpd pusing diem aja di rmh..

  12. 24 April 2012 08:14

    pusing2 amat tuh pemerintah…….transportasi umum lah yang seharusnya mendapat subsidi……plat kuning plat hitam itu bisa dimanfaatkan……

    • 24 April 2012 08:17

      Pemerintah dah mumet kali yah? Kira2 ada penolakan dari publik?

      • 24 April 2012 10:24

        mampu beli kendaraan sejogjanya dibarengi mampu beli BBMnya apalagi mobil, beda cerita kalo buat usaha, di plat kuningin aja, plat kuning dapat subsidi….

  13. yahonsuwakanja permalink
    24 April 2012 08:55

    Untuk awalnya bisa dimulai pembatasan thn 2000 keatas dan >1492cc

  14. ben permalink
    24 April 2012 11:35

    menurut saya mungkin akan berpengaruh 1 atau 2 tahun saja. asumsi saya orang yang memilih mobil diatas 1500 adalah orang berpenghasilan tinggi. saya pikir mudah saja bagi mereka membeli mobil ber cc kecil, pilihan sangat banyak. avanza, xenia, ertiga, march, splash, karimun estilo, mirage, sirion, picanto……. dan lain sebagainya. kalau kurang nyaman mereka bisa memodifikasi sekuat mereka, yang penting mesin tetap dibawah 1500….
    setelah 3 tahun, maka masalahnya akan bertambah parah. menurut saya masalah bukan pada ketersediaan bbm semata, tapi pemerintah hingga saat ini tidak bisa memberikan transportasi umum yang aman, murah, dan nyaman.
    setuju dengan pendapat diatas yang mengusulkan transportasi umum di subsidi, sehingga lebih murah. sekalian saja dibuat tiket berlangganan, semisal 50rb perbulan. bebas naik angkutan umum dalam kota seperti bis+kereta+angkot+metromini+mrt sepuasnya….. pasti masyarakat berpikir ini opsi yang menguntungkan. jalanan jadi lengang, bbm tidak over kuota, langit makin biru…. imho…….

  15. 24 April 2012 11:41

    haha… untung mobilku yg jadul itu cc nya gak sampe 1300, bisa buat kulakan bensin… ๐Ÿ˜ฎ

  16. 24 April 2012 11:55

    ya kalo mobil pribadi masih maksa beli premium ber arti kalah donk ma motor bebek ane yg pakenya PERTAMAX ๐Ÿ˜€

  17. 24 April 2012 12:04

    Dampak positifnya, kemacetan bisa sedikit teratasi..

    Sebenernya gampang kok biar jalanan Jakarta bisa lebih lengang.

    1. Naikkan harga BBM (ini wajib)
    2. Naikkan harga Parkir kendaraan (optional)
    3. Subsidi Kendaraan Umum dan Angkutan Pangan/Sembako (ini juga wajib)
    4. Batasi usia mobil yang boleh beroperasi di jalanan (contoh Singapura 10 tahun dan ini juga wajib)

    kalo itu semua diterapin, jalanan lengang kok.

    Sekarang, kita semua, SIAP apa kagak?

    Menurut saya, sebagai pengguna kendaraan pribadi kadang kita egois. pengen nyaman, tapi gak mau berkorban. kalo masih kayak gitu, ya jalanan Jakarta bakalan begini terus.

    IMHO & CMIIW

  18. 24 April 2012 12:10

    Yang penting jalan saja dulu, pemerintah jangan maju-mundur, sambil melakukan evaluasi dan penyempurnaan aturan.

  19. Gogo permalink
    24 April 2012 12:27

    gak njamin aturan ini dipenuhi sepenuhnya, ad acar yg lebih ampuh. Hapus Premium, ganti pertamax, bikin rakyat sejahtera biar gampang beli pertamax..

  20. 24 April 2012 12:55

    semoga sih tidak mengurangi jatah pertamax buat pengendara motor

  21. 24 April 2012 13:39

    untuk sementara bisa jadi solusi, kedepannya yaa beresin angkutam umum.

  22. 24 April 2012 14:40

    Kalau menurut saya,,ini langkah yang arif dan sangat cocok untuk di terapkan di kota- kota besar terutama Jakarta terkecuali Pemerintah memang berniat sungguh- sungguh untuk memperluas infrastruktur,,namun “sungguh-sungguhnya” Pemerintah ini membuat kita juga tidak sungguh- sungguh percaya 100% ๐Ÿ˜€

  23. 24 April 2012 15:42

    Setuju mobil pakai pertamax biar jalanan sedikit lengang.

    Om Edo kalau dibatasi CC seperti itu bagaimana operator POM bensin membedakan yang boleh sama yang ngak boleh minum premium. Emang mereka tahu cc semua mobil?

    Kalau Semua mobil pakai pertamax ane iklas dah walaupun si Nia R-AT 1300 cc ane harus pakai pertamax. Kalau begini ane kan Kamseupay aka Galau ;?

  24. 24 April 2012 17:13

    biar lah mereka yang ngatur….pusing juga..

  25. robotic_munky permalink
    24 April 2012 18:09

    ujung2nya harga naik lagi.
    soalnya banyak banget usaha kecil sampe menengah yang ngegunain mobil pribadi buat usaha.

  26. pionize permalink
    24 April 2012 20:10

    usul usil..
    gmn klo premium dibatasi, atau jumlah nozel yg mlayani premium dikurangi n pertamax ditambah-> antrian makin panjang, scara psikologi klo malas antri panjang pasti milih premium.. ๐Ÿ˜†

  27. Rollerman permalink
    24 April 2012 22:31

    Kabarnya, mobil pribadi yang bermesin 1.492cc ke atas hanya boleh minum bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi
    =================================================================
    mohon pencerahannya Eyang Edo neh,apakah Kijang 1500cc tahun 95 masih boleh minum Premium??

    soalnya aturannya bingung,maksudnya d atas 1500cc atau mesin 1500cc dan 1500cc keatas yang wajib Pertamax?

  28. harisxyz permalink
    25 April 2012 14:30

    berikut ini info mobil2 yg boleh pakai premium :
    https://harisxyz.wordpress.com/2012/04/24/daftar-mobil-yang-boleh-menggunakan-premium/

  29. AhMaYa permalink
    26 April 2012 08:36

    menurut saya sih, memang sudah pantas kalau premium dinaikkan, atau dihilangkan sama sekali…………daripada bikin aturan yg bakal banyak dilanggar juga pelaksanaan dilapangannya ………malah bikin kepala mumet & ribet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: