Skip to content

Masih Aja Nekat Nyalip di Tikungan

1 Februari 2017

tikungan-puncak-kabut-motor1

NYALIP alias mendahului butuh perhitungan matang, kalau asal seruduk namanya nekat. Apalagi nyalipnya di tikungan. Ngeri. 

Dalam sebulan terakhir saya menjumpai aksi salip menyalip di tikungan. Pelakunya mulai dari pengendara mobil pribadi, angkutan umum hingga pesepeda motor. Dari beberapa aksi itu ada yang berbuah near miss. Miris. 

Kalau melihat data Korlantas Polri tikungan tajam menjadi salah satu aspek pemicu kecelakaan lalu lintas. Bahkan, di dalam faktor jalan yang memicu kecelakaan, aspek tikungan tajam menempati jajaran papan atas.

Nyalip di tikungan jalan raya berbeda dengan di sirkuit balapan. Dalam ajang olah raga pemacu adrenalin itu tikungan menjadi salah satu lokasi adu kebut. Malahan menjadi salah satu peluang dalam merebut posisi terdepan. 

Tikungan tajam merupakan salah satu dari empat area yang pantang mendahului. Tiga area lainnya adalah dekat dengan persimpangan, di jembatan, dan lereng curam.

Sirkuit kondisinya amat berbeda dengan jalan raya. Pergerakan arus kendaraan di jalab raya datang dari dua arah. Belum lagi kondisi permukaan aspalnya yang mayoritas tak semulus sirkuit kelas internasional. Bahkan, di jalan raya bukan mustahil ada pergerakan obyek lain, seperti orang menyeberang atau hewan yang berseliweran. 

Tikungan tajam merupakan salah satu dari empat area yang pantang mendahului. Tiga area lainnya adalah dekat dengan persimpangan, di jembatan, dan lereng curam.

Khusus untuk mendahului di tikungan tajam, pada paruh pertama 2015 tercatat menyumbang sekitar 1% terhadap total kasus kecelakaan di Indonesia. Saat itu, setiap hari terjadi dua kasus kecelakaan. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: