Lanjut ke konten

2017, Santunan Korban Kecelakaan Melonjak 35,03%

29 Desember 2017

Besar jumlah santunan korban kecelakaan di Indonesia pada 2017 melonjak 35,02%. Data itu merujuk santunan yang dikeluarkan PT Jasa Raharja periode Januari-November 2017 dibandingkan periode sama 2016.

Lonjakan itu tentu punya arti. Bisa dimaknai dengan jumlah kecelakaan yang meningkat. Atau, peningkatan terjadi karena jumlah korban yang disantuni membengkak.

Marilah kita lihat data yang ada.

Sepanjang sebelas bulan 2017, besar jumlah santunan yang dikeluarkan PT Jasa Raharja sekitar Rp 1,73 triliun. Nah, periode sama 2016 sekitar Rp 1,28 triliun. Artinya, jumlah santunan 2017 melonjak 35,02%.

Dari total jumlah santunan 2017, sekitar 59% diberikan bagi korban kecelakaan yang meninggal dunia. Sisanya, 41% diperuntukan bagi korban luka ringan dan luka berat.

Khusus bagi korban yang meninggal dunia, besaran santunannya melonjak 48,26% bila kita bandingkan antara 2016 dengan 2017.

Kenapa melonjak?

Boleh jadi karena besaran santunan tahun 2016 dengan 2017 perbedaannya signifkan. Bila pada 2016, santunan bagi korban meninggal Rp 25 juta, tahun 2017 terhitung mulai 1 Juni 2017, naik menjadi Rp 50 juta.

Pengubahan besaran santunan itu sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 15 dan 16 tahun 2017 yang dikeluarkan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Bagi korban luka, biaya perawatan dan pengobatan korban naik dari Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta.

Untuk biaya penguburan, naik dari Rp 2 juta menjadi Rp 4 juta.

Nah, berarti lonjakan jumlah santunan itu dapat disimpulkan, salah satunya dipicu oleh kenaikan besaran santunan.

Jumlah Korban

Apakah kenaikan jumlah santunan karena jumlah korbannya juga meningkat? Mari kita lihat.

Sepanjang Januari-November 2016, jumlah korban kecelakaan yang disantuni sebanyak 109.518 orang. Namun, setahun kemudian sebanyak 107.349 orang. Artinya?

Ya, jumlah korban yang mendapat santunan justeru turun 2%.

Penurunan jumlah korban kecelakaan terjadi di lini yang luka dan meninggal dunia. Korban luka, turun dari 81.208 orang menjadi 80.617 orang.

Lalu, korban meninggal turun dari 28.310 orang menjadi 26.732 orang.

Artinya, penurunan korban luka dan meninggal masing-masing 0,72% dan 5,57%.

“Sekitar 98% korban yang mendapat santunan adalah korban kecelakaan lalu lintas jalan,” kata Den Ramadhan, kepala seksi Penyuluhan PT Jasa Raharja, dalam pesan tertulisnya kepada saya saat dihubungi dari Jakarta, baru-baru ini.

Pengubahan Perilaku

Dari sisi fatalitas, jika merujuk data Jasa Raharja, jumlah korban kecelakaan yang meninggal dunia dapat ditekan sekitar 5,57% pada 2017. Kondisi ini dapat bermakna bahwa kecelakaan dapat saja terus terjadi, tapi kita dapat menurunkan fatalitasnya. Tentu dengan kemauan dan sinergitas yang kuat diantara para pemangku kepentingan keselamatan jalan.

Salah satu upaya menurunkan fatalitas kecelakaan adalah dengan mengubah perilaku pengguna jalan. Khususnya, dari perilaku berisiko tinggi menjadi perilaku berlalu lintas jalan, khusunya berkendara risiko rendah (low risk riding/driving).

“Sebetulnya bukan hanya pengguna jalan yang dituntut berubah. Melainkan juga para aparaturnya,” kata Brigjen (Pol) Chrysnanda Dwi Laksana, direktur Keamanan dan Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Mabes Polri, dalam pesan tertulisnya kepada saya saat dihubungi dari Jakarta, belum lama ini.

Dia menjelaskan, aparatur negara harus membangun sistem untuk mengelola lalu lintas jalan, mulai dari infrastruktur jalan, kendaraan, pengguna jalan hingga bagaimana penanganan emergency (post crash). “Disinilah perlunya sinergitas di dalam menyatukan sistem-sistem modern sebagai back office-nya yang berfungsi menjadi pusat kontrol komando pengendalian dan informasi serta sistem-sistem integrasi aplikasi dan networking-nya,” tegas dia. (edo rusyanto)

foto:tmc polda metro jaya

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: