Lanjut ke konten

Ini Tiga Hal Penting Guna Mencegah Tabrak Belakang

28 Desember 2017

Ada tiga aspek penting yang selalu perlu diterapkan untuk menurunkan risiko ke level rendah saat bersepeda motor (low risk riding). Ketiga aspek ini menjadi vital guna memangkas fatalitas kecelakaan tabrak depan-belakang maupun tabrak samping.

Pertama, senantiasa melepas pandangan jauh ke depan untuk menyerap informasi sebanyak-banyaknya. Informasi soal pergerakan di depan menjadi bekal penting untuk mengambil keputusan seperti mengerem atau menambah kecepatan yang wajar.

Kedua, senantiasa menjaga jarak minimal dan jarak aman antar kendaraan. Ini juga merujuk informasi yang diserap dengan menebar pandangan jauh kedepan. Jarak aman meminimalisasi kecelakaan tabrak belakang.

Ketiga, saat berpindah lajur atau berbelok senantiasa menyalakan lampu isyarat penunjuk arah (sein). Ini amat penting untuk memudahkan pengendara yang ada di belakang bisa mengatur ritme kecepatan kendaraannya, termasuk mengatur jarak minimal dan jarak aman. 

Perlu dicatat, ketika hendak berpindah lajur tadi juga dilengkapi dengan memperhatikan situasi sekitar. Melihat kaca spion menjadi mutlak. Bahkan, lebih afdol dibarengi dengan menoleh sejenak (head check).

Oh ya, tabrak depan-belakang atau di masyarakat lebih dikenal tabrak belakang, yakni kendaraan yang satu menabrak bagian belakang kendaraan yang lain, merupakan jenis tabrakan yang tertinggi di wilayah Polda Metro Jaya pada 2014. Di wilayah Polda Metro Jaya yang mencakup Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek), tabrak depan-belakang menyumbang 21,64%. Angka itu setara dengan empat kasus kecelakaan per hari. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: