Skip to content

Isi Lengkap Hasil Rapat Penundaan Perluasan Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor

7 September 2017

PERLUASAN pembatasan lalu lintas sepeda motor urung dilakukan. Begitu salah satu kesimpulan catatan dari jalannya sebuah rapat yang saya terima melalui pesan whats app dari rekan wartawan, di Jakarta, Kamis, 7 September 2017 siang.

Bersamaan dengan itu, laman viva.co.id menulis pernyataan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Menurut Gubernur, kajian perluasan pelarangan sepeda motor dari Jalan MH Thamrin hingga Bundaran Senayan, Jalan Sudirman, belum matang. Lantaran itu, rencana uji coba ditunda.
“Jangan sampai kebijakan ini kemudian kita tergesa-gesa, kajiannya tidak matang kemudian di tengah jalan diubah. Dikaji betul, dihitung betul, saya minta itu,” kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis, 7 September 2017.

Kembali ke catatan rapat. Salah satu rekomendasi dari rapat tersebut menyebutkan bahwa penerapan pembatasan lalu-lintas sepeda motor sebaiknya menunggu selesainya pembangunan infrastruktur (MRT). Selain itu, menunggu pedestrianisasi pada koridor pembatasan lalu-lintas sepeda motor.

Isi lengkap rapat tersebut dapat dibaca di bawah ini.

Kesimpulan dan Rekomendasi Perpanjangan Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor

A. KESIMPULAN

a. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan pembatasan lalu lintas sepeda motor sejak tahun 2014 dimana pembatasan lalu lintas sepeda motor ini pada dasarnya merupakan amanat dari Undang-undang 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Peraturan Pemerintah No. 32 tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas, Peraturan Daerah Prov. DKI Jakarta No. 5 tahun 2014 tentang Transportasi.

b. Pembatasan lalu lintas sepeda motor ini merupakan perpanjangan dari 2,54 km menjadi 7,49 km dimana panjang tersebut hanya sebesar 0.104% dari total panjang jalan di DKI Jakarta.

c. Berdasarkan beberapa kajian yang telah dilakukan baik oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta terhadap aspek-aspek transportasi dapat disimpulkan antara lain:

– Peningkatan kinerja jalan sebesar 16% (V/C dari 0.75 menjadi 0.63)
– Peningkatan kecepatan 17,11 %
– Penghematan biaya
– Peningkatan kualitas lingkungan
– Penurunan potensi kecelakaan
– Aksesibillitas yang hanya berpengaruh terhadap 5 gedung (dari total 52 gedung) dan hanya menambah jarak maksimum berjalan kaki 200 meter maka pembatasan lalu lintas sepeda motor pada koridor Jl. MH. Thamrin (Bundaran HI) – Jl. Jend. Sudirman (Bundaran Senayan) dianggap perlu dan layak untuk dilakukan.

d. Perlu dilakukan sosialisasi tidak hanya terkait pembatasan lalu-lintas sepeda motor namun juga terkait pengenalan rute-rute layanan shuttle dan feeder Transjakarta berikut lokasi haltenya kepada masyarakat.

e. Penerapan pembatasan lalu lintas sepeda motor masih terkendala dengan belum selesainya pembangunan infrastruktur pada koridor pembatasan lalu lintas sepeda motor (PSM).

B. REKOMENDASI

1. Penerapan pembatasan lalu-lintas sepeda motor sebaiknya menunggu selesainya pembangunan infrastruktur (MRT) dan pedestrianisasi pada koridor pembatasan lalu-lintas sepeda motor, dengan pertimbangan sebagai berikut :

a. Dengan selesainya pembangunan infrastruktur, penerapan pembatasan lalu-lintas sepeda motor akan dapat berjalan optimal karena kinerja jalan (konsistensi jumlah dan lebar lajur) akan lebih baik. Dengan demikian akan meningkatkan kinerja lalu lintas dan layanan bus Transjakarta.

b. Sosialisasi dengan pengenalan dini layanan feeder bus Transjakarta dan peningkatan layanan Transjakarta Koridor 1, akan dapat merangsang beralihnya penggunaan kendaraan pribadi (mobil dan motor) ke angkutan umum.

c. Pembangunan / penataan trotoar pada koridor pembatasan lalu-lintas sepeda motor akan dapat meningkatkan aksesibilitas pejalan kaki menuju gedung gedung di sepanjang koridor pembatasan lalu-lintas sepeda motor.

2. Percepatan penerapan jalan berbayar (ERP) dapat mendukung penerapan pembatasan lalu-lintas sepeda motor.

(edo rusyanto)

foto: istimewa

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: