Skip to content

Simak Risiko di Balik Ngantuk Berkendara Saat Mudik

23 Juni 2017

SEBUAH mobil tampak menimpa sepeda motor dan mobil lainnya. Mobil yang tersungkur itu tampak mengangkut barang bawaan di bagian atasnya.

Kecelakaan di kawasan Kuningan, Jawa Barat, Kamis (22/6) itu menyebabkan sejumlah orang menderita luka. "Diduga pengendara mengantuk," tulis akun instagram Kuninganrepost, Kamis.

Di belahan lain di Gilumanuk, Bali, kecelakaan lebih memilukan juga menimpa pemudik. Mobil yang mengangkut belasan pemudik menabrak truk. Buntutnya, delapan orang meninggal dunia dan lima lainnya menderita luka berat.

Peristiwa demi peristiwa bermunculan sepanjang musim mudik Lebaran 2017. Kecelakaan lalunlintas jalan itu menimpa hampir semua jenis kendaraan. Pemicunya pun beragam namun mayoritas bertumpu pada faktor manusia, salah satunya adalah mengantuk saat mengemudi atau berkensara.

Sekalipun fatalitas kecelakaan dapat terus ditekan sepanjang tiga tahun terakhir, bukan berarti kita lengah dan berdiam diri. Ajakan berlalulintas jalan yang aman dan selamat mutlak terus digaungkan. Tujuannya agar pemudik tetap sehat dan selamat dalam menempuh perjalanan.

Sekadar menyegarkan ingatan kita, pada 2014, setiap hari rerata 50-an jiwa melayang akibat kecelakaan sepanjang musim mudik. Setahun kemudian merosot menjadi 40-an dan kembali menurun pada 2016 menjadi 30-an.

Kembali soal ngantuk saat berkendara. Faktor ini perlu diwaspadai dan dicari solusinya. Bagaimana tidak, mengantuk saat berkendara membuat pengemudi gagal fokus. Konsentrasi buyar. Kecelakaan pun dapat dengan mudah terjadi.

Solusi mencegah serangan rasa kantuk ketika berkendara dapat dilakukan dengan tigal hal. Pertama, sebel bepergian sang pengemudi hendaknya tidur setidaknya berkisar 6-8 jam.

Kedua, memiliki sopir pengganti. Bergantian mengemudi memberi kesempatan salah satunya memiliki cukup energi dan tetap bugar.

Ketiga, mengatur ritme istirahat dengan baik. Setidaknya beristirahat setiap dua jam sekali bagi pesepeda motor dan setiap empat jam sekali bagi pengemudi mobil. Saat istirahat dapat dimanfaatkan untuk tidur berkualitas sekitar 15 menit untuk menjaga kebugaran.

Semoga berfaedah. Selamat mudik. (edo risyanto)

Foto: akun instagram kuningan repost

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: