Skip to content

Menebar Semangat Road Safety Dalam Momentum Mudik

19 Juni 2017

MUSIM mudik Lebaran menjadi tonggak penting penyebaran kesadaran berlalu lintas jalan yang aman dan selamat (road safety). Penyebaran informasi bisa bergulir massif mengingat media massa arus utama dan media sosial pun diramaikan isu pentingnya berkendara yang aman dan selamat.

Bagi kelompok pengguna sepeda motor Indenpent Bikers Club (IBC) mometum itu ikut dimanfaatkan untuk meningkatkan kampanye road safety. Ritual yang sudah digulirkan sejak 2013 itu kian solid saat bersinergi dengan Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman). Momentum kali ini digulirkan lewat Diskusi dan Aksi Simpatik Mudik Sehat=Mudik Selamat yang digelar di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Sabtu, 17 Juni 2017.

Momentum tadi merupakan bagian dari upaya menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan pada musim mudik dan arus balik Lebaran. Para pemangku kepentingan keselamatan jalan bahu membahu. Sinergisitas tidak diberi ruang untuk mengendur.

Gerakan publik juga tak henti. Mereka mengajak para pengguna jalan agar lebih antisipatif atas segala kemungkinan saat berlalu lintas jalan. “Itulah kenapa kami membuat Aksi Simpatik dan Diskusi Mudik Sehat, Mudik Selamat. Kami ingin menyebarluaskan berkendara yang minim risiko,” ujar Harso Acoy Kurniawan, ketua Independent Bikers Club (IBC) di sela Diskusi dan Aksi Simpatik Mudik Sehat=Mudik Selamat, di Jakarta, Sabtu sore.

Selaku koordinator Jarak Aman, saya menilai, kegiatan ini merupakan bagian dari menyelamatkan bangsa dari risiko kematian. Sebab, jumlah korban meninggal kecelakaan jalan di Indonesia masih sangat tinggi, sekitar 70 orang per hari. 

Melalui diskusi ini, Jarak Aman dan IBC ingin mengajak para peserta sekaligus masyarakat luas untuk berkendara secara aman. Pesan ini harus disampaikan ke lingkungan terdekat, seperti keluarga. Jika tidak saling mengingatkan, akan sangat   berbahaya, karena kecelakaan bisa memangkas generasi ke depan.

Kita tahu bahwa korban kecelakaan selama mudik Lebaran terus menurun. Ini berkat andil pemerintah dan juga elemen masyarakat yang kerap menggelar kampanye keselamatan jalan.

Penasihat Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata yang hadir sebagai pembicara diskusi, menilai, sekitar 90% penyebab kecelakaan adalah faktor manusia. Itu sebabnya, dia mengimbau para bikers untuk selalu berhati-hati.

Selain itu, dia menuturkan, bikers jangan sembarangan memodifikasi motor. Sebab, hal itu bakal mengurangi fungsi keselamatan motor. “Prinsipnya, pabrikan motor selalu memberikan produk yang aman. Buktinya, setiap motor yang dijual telah mengantongi SRUT,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Keselamatan Transportasi Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan Eddie mengimbau masyarakat jangan mudik menggunakan sepeda motor. Sebab, risikonya sangat tinggi. “Lebih baik motor diangkut truk,” ujar dia, di tempat yang sama.

Menurut Yuli Kurniawan, kasubdit Dikmas Kamsel Korlantas Polri, penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi. Dalam menekan angka kecelakaan, Polri menerapkan tilang dan teguran. Hal ini diharapkan mampu membangun kesadaran pemudik.

Usai diskusi, seratusan peserta turun ke Jl MT Haryono yang terletak di depan area diskusi, yakni Hotel Ibis Cawang menggelar aksi simpatik. Selain membentangkan spanduk yang berisi pesan keselamatan jalan, mereka membagikan paket tajil untuk berbuka puasa kepada para pengguna jalan.

Kegiatan yang diikuti oleh 24 perwakilan komunitas dan klub otomotif itu ditutup dengan berpuasa bersama. “Sebelum buka puasa, kami bagikan dorprize berupa helm dan barang lain,” kata Arinda sang pemandu acara. Ok, semangat. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: