Skip to content

Cara Melumpuhkan Niat Ngebut di Jalan Raya

3 Juni 2017

NGEBUT alias melampaui batas kecepatan maksimal bisa berujung fatal. Sudah banyak fakta di sekitar kita soal itu.

Coba lihat fakta data yang dilansir Korlantas Mabes Polri. Tahun 2016,
melampaui batas kecepatan merupakam perilaku kelima terbesar yang memicu kecelakaan lalu lintas jalan. Kontribusi aspek ini sekitar 7% atau setara dengan rata-rata 18 kasus per hari.

Oh ya, regulasi yang berlaku saat ini menyatakan bahwa kecepatan maksimal di dalam kota adalah 50 kilometer per jam (kpj). Sedangkan di jalan tol ada yang 80 kpj dan ada yang 100 kpj.

Banyak cara untuk membatalkan niat ngebut di jalan raya. Saya coba lima langkah di bawah ini untuk melumpuhkan niat ngebut.

Pertama, menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama saat berlalu lintas jalan.

Kedua, mengingat keluarga tercinta yang menanti di rumah.

Ketiga, manajemen waktu perjalanan disusun secara cermat. Konsep ini membantu agar kebutuhan waktu terpenuhi sehingga tidak terburu-buru.

Keempat, mencaritahu aturan batas kecepatan maksimal yang berlaku.

Kelima, meyakini bahwa melanggar aturan batas kecepatan maksimal dapat berdampak luas.

Oh ya, soal perilaku ngebut di jalan raya bukan monopoli pengguna jalan di negara kita saja. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa berkisar 40-50% pengendara di dunia melampaui batas kecepatan. Pilihan ada di tangan kita.

(edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 3 Juni 2017 14:17

    Tapi kalau pelan diklaksonin yg dibelakang om…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: