Skip to content

Pemerintah Siapkan PP Keselamatan Jalan

17 Mei 2017

SINERGISITAS antar lembaga pemerintah dalam menggulirkan program keselamatan jalan bakal lebih mapan. Kini, mereka jalan sendiri-sendiri, sekalipun dikesankan bersinergi.

Tidak bermaksud nyinyir, tapi amat mungkin sinergisitas itu saat ini masih lemah karena perangkat hukum yang mengikat belum sepenuhnya kokoh.

Kemapanan sinergi antar institusi pemerintah seperti, Bappenas, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepolisian Republik Indonesia, dan Kementerian Kesehatan diharapkan kian kuat ketika peraturan pemerintah (PP) disahkan Presiden Republik Indonesia.

Bahkan, sinergisitas antara mereka dengan dunia usaha dan masyarakat bisa kian kokoh. Maklum, dalam rancangan Peraturan Pemerintah tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (KLLAJ) dunia usaha dan publik dapat berpartisipasi dalam penyusunan dan pelaksanaan Rencana Aksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RAK LLAJ) di tingkat kementerian.

Kelak, RAK LLAJ ada di tingkat kementerian, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten atau kota. Khusus untuk di tingkat pemerintah daerah mengacu pada aturan di tingkat nasional, yakni Rencana Umum Nasional KLLAJ (RUNK KLLAJ) dan RAK KLLAJ. Bedanya, untuk RUNK KLLAJ berjangka waktu 20 tahun, sedangkan RAK KLLAJ berlaku selama lima tahun. Kedua rencana itu dapat dievaluasi, untuk RUNK KLLAJ setiap lima tahun atau waktu tertentu yang dianggap perlu. Untuk di tingkat pemerintah daerah dievaluasi setiap satu tahun sekali atau waktu tertentu yang dianggap perlu.

Seorang sumber di pemerintahan mengaku bahwa saat ini draf Rancangan PP KLLAJ sudah ada di tangan Sekretariat Kabinet untuk selanjutnya disahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi PP. Kalau aturan ini sudah keluar, sejatinya gerakan keselamatan jalan secara nasional sudah semakin lebih massif dan terkoordinasi dengan baik.

Publik berharap kesemua itu dapat terwujud sehingga upaya mewujudkan lalu lintas jalan yang aman dan selamat kian mendekati realitas. Maklum, hingga kini kecelakaan lalu lintas jalan masih menjadi catatan kelam di jalana raya kita. Setiap hari masih terdapat 250-an kasus kecelakaan. Ironisnya, kecelakaan tersebut setiap hari merenggut 70-an jiwa anak bangsa. Masih mau berpangku tangan? (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: