Skip to content

Saat Jokowi Memberi Teladan di Jalan

10 Mei 2017


FOTO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengendarai sepeda motor lengkap dengan atribut perlindungan diri meramaikan dunia maya, Rabu, 10 Mei 2017. Presiden bersepeda motor saat meninjau jalan Trans Papua.

Tentu Presiden tidak sendiri, setidaknya dia ditemani oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Panglima TNI Jenderal Gatot N.
Beragam tanggapan netizen. Mulai dari yang mendukung, memuji hingga yang mengaku terinspirasi. Bahkan, ada yang berkomentar bahwa penjualan motor dan helm yang dipakai oleh Jokowi bakal melonjak karena mendapat promosi gratis.

Bicara promosi, perhatian saya jujur saja jatuh pada soal pemakaian helm pelindung kepala. Jokowi telah memberi teladan kepada orang yang melihat foto itu bahwa bersepeda motor wajib memakai helm. Presiden juga warga negara. Karena itu, regulasi yang berlaku saat ini, yaitu Undang Undang (UU) No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) melekat pada dirinya.

UU itu mewajibkan para pengendara memakai helm ketika berlalu lintas jalan. Selain pengendara, mereka yang ikut membonceng atau menjadi penumpang juga wajib memakai helm. Bahkan, helm yang dipakai pun harus sesuai dengan Standard Nasional Indonesia (SNI).

Helm menjadi penting dalam melindungi kepala pesepeda motor dari risiko yang lebih buruk. Fungsi helm mengurangi risiko lebih fatal ketika pesepeda motor terjebak dalam kecelakaan lalu lintas jalan. Benturan di kepala dapat menyebabkan luka serius bahkan kematian. Kehadiran helm mengurangi risiko tersebut.
Fakta memperlihatkan bahwa cedera di kepala dan leher menyebabkan banyak pesepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan di jalan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa berkisar 80-90% pesepeda motor yang tewas akibat kecelakaan mengalami luka di kepala dan leher. Dalam kondisi normal, fungsi helm mampu mereduksi 40% kematian akibat kecelakaan di jalan.

Bagi saya, teladan yang diberikan Jokowi cukup menyegarkan untuk gerakan keselamatan berlalu lintas jalan (road safety). Khususnya, dalam mengajak pesepeda motor untuk senantiasa melindungi kepala. Keteladanan menjadi penting saat ini. Edukasi tanpa teladan bagai sayur tanpa garam.

Bisa dibayangkan bagaimana bingungnya sang anak ketika orang tua mengajarkan memakai helm, tapi saat dirinya bersepeda motor justeru tidak memakai helm. Anak menjadi bingung. Apa yang harus diikuti. Omongan atau perilaku.

Keteladanan yang diberikan Presiden semoga juga menginspirasi para pembantu-pembantunya di kabinet. Maklum, beberapa waktu lalu kita juga pernah mendapati foto bagaimana sejumlah pembantunya bersepeda motor tidak memakai helm. Ayo bapak dan ibu menteri, malu dong, Presiden saja pakai helm. Setuju? (edo rusyanto)

foto: instagram KemenPUPR

2 Komentar leave one →
  1. 10 Mei 2017 23:56

    Plat nomornya pak Jokowi keren juga. šŸ˜€

  2. 13 Mei 2017 06:35

    Ajib eyang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: