Skip to content

Pengalaman Cuci Helm di Kontainer Kokas

4 April 2017

Seorang perempuan muda melenggang ke arah kontainer. Kulitnya putih mulus, tinggi semampai, dan berambut sebahu dengan aksesoris topi bertengger di kepalanya.

Tunggu dulu, ini bukan sembarang kontainer untuk pengangkut barang seperti di pelabuhan kapal laut. Kontainer yang terletak di area parkir sepeda motor Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan tersebut telah disulap jadi outlet pencucian helm. Kontainer dicat merah menyala dan dilengkapi mesin pencuci helm serta dua pegawai untuk mengoperasikannya.

Perempuan muda tadi menenteng dua helm pelindung kepala. Ketika tiba di sisi depan kontainer dia berujar, “kalau cuci helm berapa lama?”

Pria pengelola pencucian helm yang ditanya pun menjelaskan bahwa butuh waktu tidak lama, sekitar satu jam. “Saya cuci satu helm, yang satu saya nitip yah,” sergah perempuan tadi, awal April 2017 siang.

Setelah menerima tanda bukti pencucian dan penitipan helm, perempuan muda tadi melenggang menuju mal. Senyum manis tersungging ke arah saya sebelum akhirnya dia benar-benar meninggalkan area parkir.

Siang itu saya hendak mengambil helm yang dicuci di kontainer tersebut. Tampak seorang pegawai sedang mencuci helm sebelum dimasukan ke mesin pengering yang berkapasitas empat helm.

Di dalam kontainer ada satu pegawai. Terdapat satu meja dan kursi serta rak tempat penyimpanan helm. Di dekat mesin pengering berwarna keperakan tampaj berjejer dirijen plastik putih dengan isi cairan

“Kalau ramai bisa sampai 100 helm. Kalau sepi 40-60 helm yang kami cuci,” jelas pria yang melayani pembayaran dan pemesanan pencuciab helm.

Karyawan pencucian yang satunya lagi bercerita bahwa dengan jumlah yang mencuci seperti itu bisnisnya cepat balik modal. Apalagi, kata dia, layanan cuci itu buka selama sebulan penuh. “Bisa cepat balik modal dan meraih untung pak. Harga mesin kami sekitar Rp 18 juta dengan 50 helm saja yang dicuci per hari sudah cukup bagus,” tuturnya.

Saya menerima helm yang sudah dicuci. Harum semerbak menebar dari bagian dalam helm. Setelah membayar biaya pencucian Rp 25 ribu saya pun melenggang.

Ya. Kebiasaan saya mencuci helm antara dua hingga tiga bulan sekali. Ini adalah kali pertama mencuci helm di Kokas. Menurut saya cukup membantu. Selain membuat helm menjadi lebih bersih dan terasa segar, juga sekaligus nitip selama saya parkir di mal yang di depannya sering macet saat jam-jam sibuk itu. (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 4 April 2017 11:18

    sip ajib eyang 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: