Skip to content

Kelak, di Stasiun LRT Jabodebek Ada Apartemen dan Mal

27 Maret 2017

RUANG di lantai enam hotel bintang empat di kawasan Blok M, Jakarta Selatan sudah ramai dipadati orang. Mayoritas memakai pakaian formal termasuk memakai batik. Maklum, hari itu sang tuan rumah mempunyai hajat besar, yakni penandatanganan naskah kerja sama atau bekennya disebut MoU.

Saya memilih duduk di salah satu sudut ruangan yang cukup besar itu. Ditemani kudapan makanan tradisional dan segelas teh hangat, waktu menunggu acara dimulai menjadi tidak terlalu membosankan. Pagi itu jam menunjukkan pukul 10.30 WIB. Artinya, masih ada 30 menit lagi sebelum acara seremonial dimulai.

Sang tuan rumah, yakni PT Adhi Karya Tbk pagi itu ingin memperlihatkan kepada para kuli tinta bahwa pihaknya punya mitra dalam mengembangkan TOD. Salah satu cara mengembangkan proyek itu adalah bersinergi dengan sesame BUMN. Kali ini, bermitra dengan PPD. Waduh, apa pula TOD?

“Transit orientied development atau TOD adalah pembangunan hunian yang diintegrasikan dengan transportasi publik,” kata AmroziHamidi, general manager Departemen TOD & Hotel PT Adhi Karya Tbk, di sela acara MoU, di Jakarta, Rabu, 22 Maret 2017 pagi.

Oh ya, Adhi Karya adalah badan usaha milik negara (BUMN) yang dipercaya membangun kereta ringan (light rail transit/LRT) dari Bekasi ke Jakarta dan Bogor-Jakarta. Inilah moda transportasi modern yang diharapkan ikut mengurai kemacetan lalu lintas jalan di Jakarta yang dinilai sudah menggila.

Menurut dia, pihaknya memiliki beberapa lahan yang berlokasi di titik nol kilometer stasiun LRT yang akan dikembangkan menjadi kawasan hunian dan komersial. Proyek itu disebut LRT City dan dinilai menjadi solusi bagi masyarakat urban agar dapat memper oleh hidup yang lebih berkualitas. “Dan terbebas dari masalah kemacetan yang semakin parah,” ujarnya.

Tampaknya, kota Jakarta dan sekitarnya terus dirajut dengan aneka moda transportasi anyar. Pada 2020, bukan cuma bus, angkot, atau kereta listrik, tapi juga dilengkapi mass rapid transit (MRT) dan LRT.

Nah, ternyata kelak di stasiun-stasiun LRT di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jadebek) bakal berdiri gedung-gedung jangkung berisi apartemen, mal, bahkan ada juga perkantoran. Di mana saja proyek itu?

“Saat ini, ada enam proyek yang kami kembangkan. Total tak kurang dari 10 lokasi proyek dengan nilai sekitar Rp 35 triliun dan dikembangkan sekitar delapan tahun,” tutur Budi Harto, direktur utama PT Adhi Karya Tbk.

Terkait enam proyek yang dikembangkan saat ini, luas tanahnya mendekati 50 hektare (ha) dengan total nilai investasi mencapai kurang lebih Rp 12 triliun. Kawasan yang kini dikembangkan terdiri atas 16,9 ha di Eastern Green Bekasi. Lalu, di Royal Sentul Park Bogor (14,8 ha), di Jaticempaka Bekasi (5,1 ha), dan The Boutique Bekasi Barat (0,47 ha). Selain itu, di daerah Cikoko Jakarta Selatan (1,2 ha) dan di Ciracas Jakarta Timur (11,5 ha).

Menurut Hamidi, pihaknya ingin membangun sebuah kawasan yang nyaman dengan memprioritaskan pejalan kaki dan pesepeda kayuh. Kawasan yang dibangun di stasiun LRT itu juga diintegrasikan dengan angkutan umum lain. “Kami mengajak PPD untuk bersinergi,” kata Budi Harto.

Sementara itu, Pande PutuYasa, direktur utama Perum PPD menegaskan, pihaknya menerima tawaran kerja sama karena Adhi Karya mengerti apa yang diinginkan pihaknya. PPD ingin membangun transportasi publik yang membuat akses masyarakat menjadi lebih mudah. “Saat ini, kami menawarkan lahan yang ada di Ciracas, Jakarta Timur untuk dikembangkan Adhi Karya,” kata dia.

Kelak, tambahnya, di setiap stasiun LRT akan ada shuttle bus yang dilayani oleh Perum PPD. Bus PPD menerapkan tariff ekonomis dan prasarana terminal yang modern (premium class). Layanan tersebut tentunya akan menunjang konsep TOD yang sedang dikembangkan oleh Adhi Karya. (edo rusyanto)

foto:istimewa

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: