Skip to content

Perhatikan Hal Ini Ketika Berkendara Malam Hari

15 Maret 2017

Berkendara malam hingga dinihari memiliki tantangan tersendiri. Ada sejumlah aspek yang mutlak diperhatikan pengendara guna memangkas potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan.

Sebelum melihat aspek-aspek itu mari kita lihat fakta bahwa rentang waktu 18.00-24.00 merupakan area rawan kecelakaan ketiga terbesar di Indonesia pada 2016. Di area waktu ini setiap hari rata-rata ada 63 kecelakaan. Angka itu setara dengan sekitar 22% kecelakaan tahun lalu.

Sementara itu, rentang 00.00-06.00 menyumbang sekitar 17% terhadap total kecelakaan. Setiap hari rata-rata terjadi 33 kecelakaan di rentang waktu itu.

Data-data itu saya kutip dari Korlantas Mabes Polri tahun 2016.

Nah, aspek-aspek yang perlu diperhatikan sepengetahuan saya mencakup;

1). Rasa kantuk
Aspek ini paling berbahaya. Berkendara dalam kondisi mengantuk bisa merusak konsentrasi. Pada gilirannya konsentrasi yang terganggu amat mungkin memicu terjadinya kecelakaan.

2). Silaunya cahaya lampu
Cahaya yang dipancarkan lampu utama dari kendaraan bermotor dapat menyilaukan mata. Saat penglihatan terganggu bukan tidak mungkin sang pengendara kesulitan mengendalikan kendaraannya.

3). Minimnya penerangan jalan
Jarak pandang menjadi berkurang saat penerangan jalan amat minim. Hal ini membuat pengendara menjadi kesulitan mengantisipasi situasi ketika berhadapan dengan kehadiran secara tiba-tiba suatu obyek. Baik itu obyek tidak bergerak apalagi obyek bergerak yang melintas di depan mata.

4). Rasa lelah
Jam biologis manusia adalah beristirahat pada malam hari. Tubuh manusia butuh waktu untuk memulihkan kebugaran. Bila siklus istirahat diubah, tetap saja ada peluang kehadiran rasa lelah. Tubuh yang lelah bisa jadi merusak konsentrasi.

5). Rasa monoton
Aspek ini membuat pengendara menjadi menerawang atau melamun. Juga nemungkinkan berhalusinasi yang ujungnya lagi-lagi dapat merusak konsentrasi.

Bisa jadi ada aspek lain untuk keselamatan kita saat jalan. Keselamatan jalan (road safety) perlu kita bangun sebagai sebuah kebutuhan. (edo rusyanto)

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. 15 Maret 2017 09:36

    sip ajib infonya eyang

  2. 15 Maret 2017 13:03

    Nice post

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: