Skip to content

Fakta Menarik Lampu Penunjuk Arah Motor di Jakarta

22 Februari 2017

moge-di-indraloka3

DALAM beberapa pekan terakhir saya menjumpai sejumlah sepeda motor di Jakarta dengan warna lampu penunjuk arah berbeda dari biasanya. Lampu penunjuk arah yang populer di masyarakat disebut lampu sein itu berbeda dari bawaan pabrik yang berwarna kuning tua. 

Ada yang mengganti warna lampu sein sepeda motornya dengan warna hijau. Atau, menggantinya dengan warna biru. Bahkan, ada yang memakai warna merah. 

Khusus untuk yang warna merah, dapat lebih membingungkan pengendara lain karena warnanya mirip lampu rem belakang. Rancu, apakah sedang mengerem, mau mengubah arah atau mau berbelok. 

Saat ini, lampu sein sepeda motor bawaan pabrik sebagai pemberi isyarat berbelok atau berubah arah berwarna kuning tua atau di masyarakat dikenal dengan sebutan oranye. Lampu penunjuk arah tadi sinarnya kelap-kelip.

Regulasi itu bisa dilihat dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 55 tahun 2012. PP itu merupakan turunan dari Undang Undang (UU) No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).
 
Pilihan jatuh ke warna oranye tentu sudah melalui riset. Warna itu sudah universal. Sepengetahuan saya, warna oranye ditambah kedap-kedip membantu pandangan mata untuk mudah merespons cahaya itu. 

Artinya, kalau sudah terbiasa melihat oranye, lalu muncul warna lain jadi membingungkan. Saat siang hari, warna sein bawaan pabrik lebih mudah terlihat dibandingkan hijau dan biru. Bisa jadi karena itu pula regulasi yang berlaku saat ini menempatkan orange sebagai warna lampu sein. Bukan yang lain. 

Memodifikasi menjadi warna lain tentu ada tujuannya. Dan, yang tahu persis sudah barang tentu mereka yang mengganti warna tersebut. Kalau sekadar menebak-nebak, penggantian warna itu sekadar tampil beda saja. Atau, tidak tahu bahwa regulasi yang berlaku mewajibkan warna oranye. 

Entahlah. Pastinya, naluri untuk tampil beda selalu ada. 

Tapi, tunggu dulu, kalau melihat regulasi yang berlaku saat ini, yakni UUNo 22 tahun 2009 tentang LLAJ jangan-jangan bisa beda ceritanya. Maklum, UU itu menyatakan bahwa jika lampu penunjuk arahnya tidak sesuai ketentuan laik jalan bisa kena semprit. Pilihannya, denda maksimal Rp 250 ribu atau pidana penjara satu bulan.

Nah loh. (edo rusyanto)

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. vira yunianti permalink
    22 Februari 2017 20:44

    PROMO BESAR BESARAN DI VELISHA SHOP ELEKTRONIK. TEMPAT BELANJA ONLINE AMAN DAN TERPERCAYA. 100% BEBAS PENIPUAN
    JIKA MINAT HUB/SMS 0815 2599 4484 PIN BBM D4800196 ATAU KUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI DI
    http://www.velishashop-elektronik.blogspot.co.id
    Ready Stock! Apple iPhone 6 Plus 64GB Rp.4.000.000
    Ready Stock! Apple iPhone 5S 32GB Rp.1.800.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy J7 (2016) SM-J710 Rp.1.700.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy A5 A510F (2016) Rp.2.000.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy E5 E500H Rp.1.200.000
    Ready Stock! Oppo F1 Plus 64GB Rose Gold Rp.2.500.000
    Ready Stock! Asus Zenfone 2 ZE551ML RAM 4GB Rp.1.700.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy Note 5 32GB Gold Rp.3.500.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy S6 32GB Rp.3.200.000
    Ready Stock! Samsung Galaxy S7 Edge SM-G935-32GB Rp.4.500.000.
    Ready Stock! Samsung Galaxy Note 4 SM-N910H Rp.2.500.000
    Ready Stock! Apple iphone 6S Plus 128GB Rp.3.700.000
    Ready Stock ! Apple iphone SE 64GB Rp.2.500.000
    Ready Stock ! Apple iphone 6S 128GB Rp.3.200.000
    Ready Stock ! Lenovo Vibe K4 Note Rp.1.100.000
    Ready Stock ! LG Optimus G2 16GB Rp.2.000.000

  2. 2 Maret 2017 08:15

    Selain masalah warna pada lampu sein, ad trend baru pada sepeda motor yaitu fungsi lampu hazard.
    Pada mobil sudah banyak terjadi penyalah gunaan lampu hazard ini (tidak pada waktu dan tempatnya) yg berujung pada kebingungan pengendara dibelakangnya.
    Sekarang mulai mulai banyak sepeda motor yg punya fungsi lampu hazard, baik itu modifikasi maupun bawaan pabrik, dan bila pengendara tidak punya pengetahuan tentang penggunaan lmapu hazard yg tepat, bakal muncul keriuhan baru di segmen roda dua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: