Skip to content

Pesepeda Motor Kocar-kacir Gara-gara Banjir

21 Februari 2017

banjir-hek-2017-motor-jatuh1

KAWASAN pertigaan Pasar Hek, Jakarta Timur macet total, Selasa, 21 Februari 2017 siang. Air dari kali yang terletak lebih tinggi dari permukaan jalan membludak ke jalan raya. Lalu lintas jalan pun karut marut. 

Suara deru knalpot bersahutan dengan klakson. Pertigaan jalan itu pun bak tak berbentuk. Kendaraan bermotor saling bersilangan. 

“Malah udah puluhan motor yang berjatuhan,” ujar Ani, salah seorang Pekerja Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kampung Tengah yang ikut membantu mengurai kesemrawutan saat berbincang dengan saya, Selasa siang itu.

Hampir satu jam saya di lokasi itu melihat berkali-kali pesepeda motor yang kocar-kacir. Mereka jatuh di tengah aliran air yang cukup deras. Warga yang ada beserta KPPS bahu membahu pesepeda motor yang terjatuh. Selain membantu meminggirkan sepeda motornya, warga juga memapah pesepeda motor yang jatuh ke sisi jalan.

Sebagian lain yang terseok-seok sepeda motornya dibantu dorong atau dijaga keseimbanganya menerobos air oleh warga dan petugas. Tidak hanya itu. “Kami mengingatkan pesepeda motor untuk fokus berkendara agar tidak jatuh,” ujar Ani yang siang itu memegang kertas bertuliskan peringatan agar pesepeda motor tetap fokus.

Selain itu, dia bersama teman-temannya juga tak bosan-bosan berteriak. “Yang naik motor jangan nunduk ngelihat ke bawah, lihat ke depan. Jalan terus, jangan sampai jatuh,” teriak Ani dan teman-temannya.

Pertigaan pasar Hek adalah pertemuan antara Jl Raya Bogor dan Jl Raya Pondok Gede. Kawasan ini amat strategis dan padat karena jadi pintu masuk warga pinggiran ke tengah Jakarta. Bahkan, termasuk warga Bekasi dan Bogor yang hendak masuk ke kota Jakarta.

banjir-hek-2017-kpps-cewek1
Banjir kali ini mengingatkan saya akan banjir serupa pada 19 Februari 2012. Bulannya sama, tanggalnya beda dua hari dengan saat ini. Saat itu, situasinya tidak jauh berbeda. Lalu lintas jalan karut marut dan banyak pesepeda motor yang jatuh.

Lokasi banjir di kawasan Pasar Hek merupakan salah satu titik dari belasan lainnya di Jakarta yang terjadi kali ini. Kondisi para pesepeda motor pun banyak yang kocar-kacir. “Tadi malah saya naik motor lawan arah dari Garuda sampai Harmoni, Jakarta Pusat. Jangan dicontoh ya kawan-kawan,” ujar Paijo kepada saya melalui media sosial path.

Kondisi macet dan banjir membuat pesepeda motor ekstra waspada dan kocar-kacir. Bahkan, stasiun televisi swasta mengabarkan tentang diizinkannya pesepeda motor melintas di jalan tol guna menghindari banjir di kawasan Jakarta Utara. “Tadi pagi mask tol. Dari Ancol ke Pantai Indah Kapuk,” papar Erwin kepada saya dalam media sosial instagram, Selasa siang.

Ya. Banjir bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Bagi kita para pesepeda motor mutlak untuk ekstra waspada. Ketika memutuskan untuk melintas di genangan air harus benar-benar dapat dipastikan situasinya aman dan tidak membahayakan keselamatan jalan.

Bila menghadapi genangan air sebaiknya memperhatikan situasi sekitar. Bisa mengikuti alur ban mobil yang melintas atau sepeda motor yang lebih dahulu melintas. Bila tidak ada yang bisa diikuti, pastikan genangan tadi tidak melampaui block mesin atau knalpot. 

Tentu langkah terbaik adalah tidak melintasi genangan yang terlalu tinggi dan tidak dikenali areanya.

Di sisi lain, pastikan memakai sepatu sebagai pelindung kaki. Memakai sepatu saat bersepeda motor mengurangi risiko fatal saat terjadi benturan. Misal, mengurangi risiko tergores lebih dalam. 

banjir-hek-2017a
Nah, ketika hujan, ikut mengurangi rasa dingin yang menjalar dari telapak kaki ketimbang memakai sendal jepit, terlebih bila dibandingkan dengan tidak memakai alas kaki sama sekali.

Saat hujan dianjurkan memakai sepatu booth terbuat dari karet. Sepatu cadangan untuk kerja bisa disimpan di loker kantor. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: