Skip to content

Di Jalur Ini Pejalan Kaki Bisa Senggolan

13 Februari 2017

area-pejalan-kaki-mt-haryono-2017aa

BANYAK jalur pedestrian yang saya jumpai di kota Jakarta. Khusus yang satu ini agak unik. 

Jalur ini dilabeli ‘Area Pejalan Kaki’. Lebarnya kurang dari satu meter dan dibatasi beton kokoh portabel. Letaknya, persis di sisi Jl MT Haryono, Jakarta Timur. 

Tampaknya beton kokoh setinggi pinggang orang dewasa itu guna mencegah benturan. Maksudnya, benturan antara pedestrian dengan kendaraan yang melintas di kawasan perkantoran itu. Bisa kebayangkan kalau pejalan kaki berbenturan dengan kendaraan bermotor. Bisa runyam urusannya. 

Pejalan kaki mutlak dilindungi karena amanat Undang Undang (UU)  No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan memasukannya dalam kelompok yang rentan kecelakaan lalu lintas jalan. Di dunia, setiap hari, 700-an pejalan kaki tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Belasan di antaranya berasal dari Indonesia. 

Balik lagi soal area khusus pejalan kaki di Jl MT Haryono. Area itu disediakan ala kadarnya mengingat di kawasan itu sedang berlangsung pembangunan infrastruktur kereta ringan (LRT). Kereta ringan bakal menghubungkan Jakarta dengan Bekasi dan Bogor. Proyek besutan PT Adhi Karya Tbk itu ditargetkan rampung pada 2018.

Pembangunan infrastruktur itu untuk sementara memangkas jumlah lajur jalan yang ada. Kini, maksimal tiga lajur termasuk satu untuk busway, jalur melintas bus Trans Jakarta. Nah, area pejalan kaki diselipkan di sisi kiri jalan terhimpit proyek LRT dan lajur kendaraan bermotor. 

Kawasan MT Haryono merupakan titik penting bagi LRT. Maklum, di kawasan ini berdiri banyak perkantoran swasta maupun pemerintah. Belum lagi area komersial dan hunian vertikal yang berdiri disana-sini. 

Nah, area khusus pejalan kaki yang saya temui berada di sisi kiri dari Cawang, Jakarta Timur menuju Pancoran, Jakarta Selatan. Area tadi tidak hadir di sepanjang jalan itu melainkan di sejumlah titik tertentu seperti di dekat kantor Adira Insurance dan Bank Bukopin serta di dekat kantor Korlantas Mabes Polri. 

lrt-cawang-2017b
Mengingat fasilitas sementara tentu saja tidak senyaman trotoar seperti di kawasan pusat bisnis di Sudirman. Bahkan, pedestrian tidak bisa jalan beriringan tiga orang. Dua orang saja tampaknya bakal ribet, apalagi orang dewasa. 

Pastinya, para pedestrian dituntut lebih waspada berjalan di area itu. Maklum, pada hari kerja kawasan ini padat dengan kendaraan bermotor. Berbeda dengan kondisi saat libur seperti saat saya melintas Minggu, 12 Februari 2017 sore. Saat itu, arus kendaraan ramai lancar cenderung lengang. (edo rusyanto) 

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: