Skip to content

Pandangan Terhalang Seperti Ini Bisa Mematikan

10 Februari 2017

kabut-halangi-pandangan-kita

SAAT bersepeda motor di jalan raya kerap kita diajarkan agar melepas pandangan sejauh ungkin kedepan. Tujuannya agar kita dapat menyerap informasi sebanyak-banyaknya sehingga keputusan yang diambil dapat lebih sempurna. Entah itu untuk mendahului atau guna mengurangi kecepatan.

Di jalan raya, banyak hal yang bisa membuat pandangan pesepeda motor atau pengendara terhalang. Salah satunya adalah kendaraan yang hendak didahului. Terlebih, ketika kendaraan kendaraan itu berukuran besar. Pandangan yang terhalang bisa mematikan.

Pernah suatu ketika sebuah kasus kecelakaan di Jawa Timur dipicu oleh pandangan yang terhalang. Ketika itu, sang pesepeda motor hendak mendahului mobil yang ada di depannya. Ironisnya, dari depan mobil muncul penyeberang jalan.

Jarak yang sudah terlalu dekat menyulitkan sang pesepeda motor tadi, kita sebut saja Radi, untuk menghindari tabrakan. Petaka pun terjadi. Perempuan penyeberang jalan tertabrak. Luka yang cukup serius membuat penyeberang jalan tadi menghembuskan nafas.

Radi pun harus berurusan dengan penegak hukum. Setelah melewati proses pengadilan, majelis hakim memvonisnya pidana penjara 12 bulan. Pahit.

Kembali soal pandangan yang terhalang. Area yang membuat pandangan terhalang adalah tikungan. Terlebih di tikungan tajam. Jangan coba-coba mendahului di area seperti itu. Risikonya terlalu tinggi dibandingkan dengan apa yang hendak dicapai. Kecelakaan lalu lintas jalan sudah di depan mata.

Area lain tentu saja di tengah kesemrawutan lalu lintas jalan. Tumpah ruahnya kendaraan bermotor bisa menghalangi pandangan kita para pesepeda motor. Pergerakan obyek bergerak entah itu penyeberang jalan atau pesepeda motor lainnya yang sedang selap-selip, bisa memicu terjadinya insiden maupun kecelakaan.

Situasi jalan berkabut juga bukan mustahil membuat pandangan pengendara menjadi terhalang. Belum lagi jika ditambah dengan hujan deras.

Menjaga terus agar berkonsentrasi menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko ketika berkendara. Termasuk, tentu saja ketika pandangan pengendara terhalang. Karena itu, hindari upaya mendahului ketika pandangan terhalang. Dan, rasanya tidak perlu memacu kecepatan ketika kendaraan di depan kita tiba-tiba melambat. Bukan mustahil melambatnya kendaraan tadi karena ada orang menyeberang. Tetap waspada. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s