Skip to content

Ini Underpass Terpanjang di Jakarta 2017

3 Februari 2017

underpass-mampang-persiapan-2017a

PARA pengendara di Jakarta hafal betul wajah kemacetan yang tiap hari terjadi. Selain hafal titiknya, jam-jam rawan kemacetan pun sudah cukup akrab. 

Kemacetan seperti tak mau melepaskan diri dari Jakarta. Padahal, sudah segudang jurus digulirkan. Mulai dari membangun jalan layang (flyover), jalan bawah tanah (underpass), pelat nomor ganjil genap, pembatasan lalu lintas sepeda motor hingga menambah armada bus Trans Jakarta. Tapi, kemacetan lalu lintas jalan belum bisa diurai signifikan. 

Salah satu titik kemacetan lalu lintas jalan adalah di kawasan Jl Mampang Prapatan hingga perempatan Kuningan, Jakarta Selatan. Setiap hari, terutama pada jam sibuk, yakni pagi dan sore hari, kemacetan selalu menghiasi kawasan tersebut. Kemacetan kian menjadi ketika menjelang perempatan Kuningan, Jakarta Selatan. Kawasan itu adalah titik temu Jl Mampang Prapatan dengan Jl Gatot Subroto dan Jl HR Rasuna Said.

Tak heran jika di kawasan ini telah dibangun flyover. Lalu, disediakan jalur dan rute bus Trans Jakarta, termasuk lintasan jalan layangnya. 

Kini, mencuat pembangunan underpass di perempatan tersebut. Sosialisasi pembangunan jalur di kolong jalan itu sudah terlihat di sejumlah titik. Bahkan, persiapan untuk pembangunan juga mulai tampak belakangan ini.

Underpass Mampang-Kuningan ditaksir menelan biaya sekitar Rp 200 miliar. Sedangkan panjang underpass ini sekitar 800 meter dengan lebar 20 meter atau setara empat lajur.

Underpass ini bagian dari pembangunan tiga underpass pada 2017. Dua lainnya adalah underpass Matraman-Salemba (Rp 118 miliar) dan underpass Kartini atau simpang Jl Arteri Pondok Indah menuju Ciputat (Rp 90 miliar).

Untuk panjang underpass Matraman sekitar 650 meter dengan lebar 9 meter. Sedangkan underpass Kartini sepanjang 400 meter dengan lebar 10 meter atau dua lajur. Artinya, underpass di Mampang menjadi yang terpanjang dari ketiga proyek yang dibangun pada 2017.

Oh ya, ketiga underpass itu ditargetkan rampung pada Desember 2017. Pembangunan ketiganya dimulai pada Januari dan Februari 2017.
Selain tiga underpass, Pemda DKI Jakarta juga berencana membangun tiga flyover, yakni Pancoran, Bintaro, dan Cipinang Lontar. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: