Skip to content

Empat Alasan Kenapa Indonesia Diserbu 67 Juta Motor

27 Januari 2017

pabrik-tvs-karawang2

SEBANYAK 67 juta lebih sepeda motor anyar membanjiri Indonesia dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Angka itu untuk penjualan anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (Aisi) dalam rentang 2007-2016.

Indonesia tampaknya masih membutuhkan sepeda motor sebagai angkutan orang. Buktinya, dalam rentang waktu tersebut rerata pertumbuhan per tahun mencapai sekitar 4%.

Kehadiran sepeda motor baru dalam rentang waktu itu tentu saja menambah jumlah populasi si roda dua di Tanah Air. Kepolisian RI mencatat setidaknya ada 120 juta sepeda motor. boleh jadi data yang dimiliki Aisi angkanya berbeda.

Terlepas dari hal itu setidaknya ada empat alasan utama kenapa si roda dua demikian digemari oleh konsumen di Tanah Air.

Pertama, harga yang ditawarkan para produsen sepeda motor relatif terjangkau, yakni belasan juta rupiah per unit.

Kedua, sistem pembayaran dalam penjualan sepeda motor relatif memudahkan konsumen. Hal ini dari mulai soal uang muka hingga jangka waktu pembayaran yang bisa mencapai tiga tahun.

Ketiga, kebutuhan mobilitas warga demikian tinggi, sedangkan angkutan umum yang tersedia dianggap belum memadai.

Empat, kemampuan sepeda motor yang bisa menjangkau point to point, dinilai lebih mangkus dan sangkil dibandingkan angkutan umum.

Bila melihat kondisi yang ada saat ini bukan mustahil penjualan sepeda motor masih cukup legit di Indonesia. Tak heran jika pemain utama di industri ini terus menambah kapasitas produksinya. Tapi, sampai kapan? (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: