Skip to content

Delapan Kecelakaan Paling Mengerikan di Tol Cipali

16 Januari 2017

cipali-laka_antara

KECELAKAAN lalu lintas jalan yang cukup mengerikan banyak terjadi di tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada 13 Juni 2015 hingga 15 Januari 2017, tercatat delapan kecelakaan paling maut atau paling mengerikan.

Isak tangis, duka cita, dan kesedihan merambat ke ruang-ruang keluarga yang tertimpa kecelakaan lalu lintas jalan. Selain merenggut korban jiwa, kecelakaan demi kecelakaan itu juga menyebabkan korban luka ringan dan berat. Bahkan, berujung pada kasus pidana ketika sang pengemudi ditetapkan sebagai tersangka. Kecelakaan tersebut menimpa mobil pribadi, angkutan umum hingga angkutan barang.

Berikut ini deretan kecelakaan paling mengerikan di tol Cipali.

Pertama, kecelakaan minibus menabrak truk, Senin, 6 Juli 2015.
Kecelakaan ini diawali oleh minibus Daihatsu Grand Max yang melaju dengan kecepatan tinggi, bahkan kepolisian menyebut angka 110 kilometer per jam (kpj), hendak mendahului dari bahu jalan. Ironisnya, di bahu jalan ada truk B 9427 UFU yang sedang berhenti untuk memperbaiki sistem pengereman truk. Tabrakan pun tak bisa dihindarkan sehingga minibus bernomor polisi E1720 NF itu terbakar.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB itu pun akhirnya merenggut tujuh korban jiwa dan empat korban luka kritis. Peristiwa terjadi di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 178.

Kanit Laka Lantas Polres Majalengka Iptu Suhendi saat diwawancarai tvOne, Selasa, 7 Juli 2015, seperti dikutip laman viva.co.id, menyebutkan, minibus menabrak sebelah kanan truk. “Kemudian oleng ke kanan, berputar dan masuk ke parit jalan, terbakar,” ujarnya.

Oh ya, laman itu juga menyebutkan, minibus Grand Max memiliki kapasitas maksimal delapan orang termasuk sopir. Namun, saat kejadian diisi 11 orang termasuk pengemudi.

Guna mengungkap lebih akurat pemicu kecelakaan, Korlantas Polri bahkan menurunkan Tim Technical Analysis Accident (TAA). Tim diharapkan bisa meneliti lebih rinci pemicu kecelakaan sehingga bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi publik.

Kedua, bus menabrak pembatas jalan, Selasa, 14 Juli 2015.
Kecelakaan di tol Palimanan-Kanci KM 202, Cirebon, Jawa Barat ini terjadi pada sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat kecelakaan tunggal bus PO Rukun Sayur AD 1543 CF itu sebanyak 12 orang tewas dan 35 menderita luka-luka.

Saat kejadian, kendaraan dikemudikan oleh Sularno yang sesungguhnya adalah kernet bus. Sang pengemudi, Sutarjo digantikan karena sedang mengantuk. Sesaat setelah kejadian, Sularno melarikan diri karena takut diamuk massa.

Pria yang mengalami patah tangan itu melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) melalui gorong-gorong hingga memasuki perkampungan lalu ke terminal dan pulang ke kampungnya. Belakangan, dia menyerahkan diri kepada polisi.

Kasus ini bahkan merembet ke soal izin trayek PO Rukun Sayur. Terkait hal ini, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan sampai menyurati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bus tersebut mengantongi izin Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) bukan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Izin AKDP ada di Gubernur, sedangkan AKAP ada di kementerian perhubungan.

cipali-laka-elf-des-2015_tribunnews

Ketiga, kecelakaan minibus menabrak truk, Jumat, 24 Juli 2015. Tabrakan maut ini menimpa Toyota Kijang Innova bernomor polisi B 1805 EKX yang lepas kendali lalu menabrak pembatas jalan sehingga masuk ke jalur berlawanan dan tertabrak bus. Peristiwa yang terjadi di jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 166.600 jalur A ini merenggut tujuh korban jiwa dan satu orang kritis.

Korban tewas dan luka adalah para penumpang Innova. Mereka hendak menuju Jakarta. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB ini diduga dipicu oleh pengemudi, Tri Wahyono (34 tahun) yang mengantuk sehingga mobil oleng dan menabrak pembatas jalan (guardriel). Mobil yang meluncur dari arah Cirebon menuju ke Jakarta itu masuk ke arah berlawanan dan saat itu bus PO Setia Negara berpelat nomor E 7607 YC yang dikemudikan Enco (58)sedang melintas sehingga tabrakan pun terjadi.

Keempat, minibus menabrak truk, Kamis, 3 Desember 2015. Inilah kecelakaan paling mencekam pada penutup tahun 2015. Rombongan pedagang sayur yang hendak pulang ke Brebes, Jawa Tengah mengalami naas di Tol Cipali KM 137 KM Indramayu-Cirebon, Jawa Barat sekira pukul 05.30 WIB.

Sang sopir yang menderita luka ringan mengaku dalam kondisi mengantuk. Sedangkan para penumpang mayoritas dalam kondisi tidur sehingga tidak tahu apa yang terjadi secara persis. Minibus Isuzu Elf B 8378 QU yang mereka tumpangi menabrak truk dari belakang.

Buntut dari kecelakaan maut itu sebanyak 11 penumpang minibus meninggal dunia, termasuk dua anak berusia empat dan lima tahun. Sedangkan delapan orang menderita luka berat dan tiga luka ringan. Selain itu, sang sopir, Abdul Ghofur (34), warga Brebes, Jawa Tengah ditetapkan sebagai tersangka.

Kelima, minibus menabrak truk, Minggu, 6 Desember 2015. Suryanto, pengemudi minibus Daihatsu Luxio bernomor Polisi D 1277 ZJ tak pernah menyangka dinihari itu menjadi kelam. Mobil yang mengangkut 10 penumpang itu menabrak truk dari belakang.

Kecelakaan mengerikan itu terjadi sekitar pukul 04.11 WIB di km 128.200 jalur A dari Jakarta menuju Cirebon. Persisnya di kawasan Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Tabrakan maut tersebut merenggut tujuh korban jiwa dan empat korban luka-luka. Saat kejadian, sang sopir diduga mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya yang melaju dalam kecepatan tinggi. Pria warga Majalengka, Jawa Barat itu ditetapkan sebagai tersangka.

Keenam, truk boks menabrak mobil, Jumat, 8 April 2016. Sopir truk boks yang mengantuk membawa maut. Mengaku ngantuk, Candra Purwanto (35), sopir truk B 9808 SX pengangkut minuman ringan menciptakan duka bagi satu keluarga dari Bandung, Jawa Barat, Jumat, 8 April 2016. Truk yang dikemudikannya dari Cirebon ke Jakarta, oleng dan masuk ke jalur berlawanan di kilometer 137 Jalan Tol Cipali, Indramayu, Jawa Barat.

Saat bersamaan, di jalur berlawanan datang city car Daihatsu Agya D 1175 ADW yang berisi satu keluarga. Kecelakaan tak terhindarkan.

Kecelakaan sekira pukul 05.45 WIB itu merenggut empat jiwa, termasuk sang pengemudi Rudi Hermawan. Dari lima anggota keluarga di mobil naas itu satu balita, Revan Isja Hermawan (3) selamat, walau harus dirawat karena luka serius.

Candra Purwanto yang berangkat dari PT Goodfood di Jl Marikangen Plumbon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu mengaku mengantuk. Bahkan, dia mengaku terlelap beberapa detik sebelum akhirnya menabrak mobil dari arah berlawanan.

Ketujuh, minibus menabrak beton jembatan, Sabtu, 6 Agustus 2016. Kecelakaan memilukan menimpa warga Dusun Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang menumpang Nissan Grand Livina B1812SRF. Uut Budianto (49) sang pengemudi diduka mengantuk saat mengemudi sehingga mobil tak terkendali dan menabrak ujung beton jembatan.

Tabrakan maut terjadi di KM226+100 jalur B ruas jalan Tol Kanci-Pejagan, Dusun Cangkuang, Kecamatan Babakan, Cirebon. Peristiwa mengerikan yang terjadi sekira pukul 02.30 WIB tersebut membuat pengemudi luka berat.

Kedelapan, minibus menabrak truk, Minggu, 15 Januari 2017. Inilah kecelakaan maut awal 2017 yang cukup menyita perhatian publik. Tujuh orang meninggal dunia dan tiga lainnya menderita luka berat akibat kecelakaan di jalur A Tol Cipali kilometer 161, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kecelakaan pada pukul 02.30 WIB itu diduga karena sang pengemudi tak mampu mengendalikan kendaraan sehingga akhirnya menabrak truk dari belakang. Kepolisian menyatakan, pengemudi Daihatsu Luxio B 1138 UK yang akhirnya meninggal dunia itu menyalip dari kiri jalan kemudian menabrak truk tronton AB 8837 AK.

Kepolisian menyebutkan, selain dinilai mengangkut jumlah penumpang yang melebihi kapasitas, mobil Luxio juga diduga melebihi batas kecepatan maksimal. Luxio itu diduga melaju berkisar 80-100 kilometer per jam (kpj), padahal di ruas itu maksimal 80 kpj. (edo rusyanto)

foto: tribunnews dan antara

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: