Skip to content

Buat yang Menyepelekan Ngantuk, Perhatikan Hal Ini

26 Desember 2016

mobil-vs-angkot-kalibata-2016b

RASANYA tak ada yang tak butuh tidur. Manusia perlu mengistirahatkan tubuhnya dengan tidur.

Lewat tidur yang cukup, berkisar 6-8 jam, saat bangun badan kembali bugar. Karena itu, ketika rasa kantuk sudah tiba, tak perlu dilawan. Tidur adalah jawaban.

Ngantuk menjadi panggilan alam. Jam biologis tak perlu ditawar-tawar. Rasa kantuk sebuah isyarat untuk kita beranjak beristirahat. Tidur yang nyenyak dan berkualitas tentu menyenangkan.

Melawan kantuk dan tetap melaksanakan aktifitas bisa bikin hasilnya tidak karuan. Bukan apa-apa, konsentrasi menjadi terganggu. Apalagi memaksakan diri mengemudi. Bisa runyam. Bisa tidur selamanya.

Konsentrasi yang terganggu bikin tidak fokus. Padahal, bekal utama berkendara adalah konsentrasi. Fokus dan waspada memudahkan pengendara menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat.

Rasa kantuk membuat pengendara sulit menyerap informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan. Bahkan, kemampuan mengantisipasi situasi pun menjadi amat berkurang. Saat itulah peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan menjadi amat lebar. Sudah banyak fakta yang memperlihatkan kepada kita soal buruknya kecelakaan yang dipicu kantuk.

Seorang kolega saya pernah bertutur, dia mencium pantat truk saat memaksakan bersepeda motor saat rasa kantuk mendera. Saat kejadian malam merangkak menuju dinihari. Tak banyak yang dapat diingat. Kesadarannya baru pulih saat di rumah sakit. Ada warga yang menolongnya membawa ke rumah sakit.

Indonesia punya catatan soal kecelakaan yang dipicu aspek ngantuk saat berkendara. Data Korlantas Polri memperlihatkan bahwa pada periode paruh pertama 2015 ngantuk menyumbang sekitar 2% terhadap total kecelakaan tahun 2015. Angka itu setara dengan sekitar lima kecelakaan setiap hari. (edo rusyanto)

Iklan
3 Komentar leave one →
  1. 26 Desember 2016 20:37

    Iya memang berkendara saat ngantuk bahaya sekali om, saya pernah hampir nabrak saat riding pulang kampung dlm kondisi ngantuk dan kecapek an.

    https://nofgipiston.wordpress.com/2016/12/26/membuat-scroll-text-telolet-om-menggunakan-arduino-dan-lcd/

  2. 27 Desember 2016 00:46

    Iya memang banyak sekali kecelakaan saat mengantuk. Seharusnya ya dihindari. Kalau ngantuk ya sebaiknya tidur. Jangan dipaksakan.

  3. 2 Januari 2017 09:58

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: