Skip to content

Penampakan Terkini Pembangunan Kereta Ringan BUMN

15 November 2016
tags:

lrt-bumn-cibubur-2016c

Kereta ringan alias light rail transit (LRT) bakal jadi bagian solusi transportasi di Jakarta dan sekitarnya. Konstruksi proyek senilai Rp 12 triliun itu pun digenjot habis-habisan.

Saking pentingnya proyek ini, Presiden Jokowi terus memonitor dengan turun langsung ke proyek. Selain sebagai Presiden yang mencanangkan, Jokowi juga mengontrol langsung setiap perkembangan pembangunan.

Pembangunan pertama di ruas Cibubur, Jakarta Timur ke Cawang, Jakarta Timur sudah memperlihatkan hasil. Saat saya melintas, minggu kedua November 2016, tampak tiang-tiang penyangga rel sudah berdiri. Lihat saja di kawasan jelang Gerbang Tol (GT) Cibubur. LRT berdiri di sisi jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

Pembangunan konstruksi juga terlihat di area Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur arah ke Cibubur. Maklum,  di TMII pula Presiden Jokowi mencanangkan pembangunan LRT yang digawangi PT Adhi Karya Tbk. Badan usaha milik negara (BUMN) itu tampak kerja keras untuk merealisasikan target pengoperasian pada 2018.

Selain rute Cibubur-Cawang, proses pembangunan LRT juga mulai bergulir di ruas Bekasi-Cawang. Arus lalu lintas dari rute ini juga cukup padat sehingga kehadiran LRT diharapkan mampu menjadi altetnatif. Ujungnya, beban angkutan jalan juga dapat sedikit diringankan. Maklum, setiap hari sekitar satu juta kendaraan bermotor masuk dari arah Bekasi ke Jakarta.

Oh ya, menurut Direktur PT Adhi Karya Tbk, Pundjung Setya Brata, pembangunan LRT hingga kini masih sesuai dengan jadwal. Dalam melakukan percepatan pembangunan proyek angkutan umum massal itu Adhi Karya terus berkoordinasi dengan PT Jasa Marga Tbk. Tujuannya agar para pengguna jalan tol tidak terganggu mengingat proyek LRT berada di sisi jalan tol.

“Perkembangan pembangunan tiga lintasan LRT kini sudah mencapai 10%. Kami optimistis dapat mencapai target,” papar Pundjung, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pada tahap pertama, Adhi Karya membangun tiga lintasan (trase). Pertama, Koridor Cawang – Cibubur sepanjang 14,3 kilometer. Kedua, koridor Cawang – Bekasi Timur sepanjang 18,3 KM dimana penumpang dapat berangkat dari stasiun Cawang, Halim, Jatibening, Cikunir, Bekasi Barat, Bekasi Timur. Koridor Ketiga Cawang – Dukuh Atas (10,5 KM)

Pada tahap dua Adhi Karya membangun tiga koridor sepanjang 41,5 km, yaitu lintasan layanan Bogor – Cibubur dan Dukuh Atas – Senayan, dan Palmerah – Grogol.

“Khusus untuk lintasan Cawang-Cibubur perkembangannya hingga pertengahan September 2016 sudah lebih dari 10%” tambahnya.

Ketiga lintasan itu ditargetkan beroperasi penuh pada 2019. “Pembangunannya dilakukan serentak dan diharapkan beroperasi secara serentak pula,” kata Pundjung. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: