Skip to content

Waspadai Jam-jam Rawan Kecelakaan Ini

20 Oktober 2016

bekasi-lalin-sore-hari3

KAPAN jam paling rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia?
Ternyata, bukan malam atau dinihari. Kecelakaan justeru dominan terjadi saat siang dan sore hari. Coba saja simak data Korlantas Mabes Polri berikut ini.

Rentang waktu 12.00-18.00

Dari empat zona waktu, rentang pukul 12.00 hingga 18.00 merupakan area yang paling rawan terjadinya kecelakaan di jalan. Rentang waktu tersebut menyumbang sekitar 32% dari total kecelakaan yang terjadi di Indonesia.

Angka itu relatif konsisten dalam tiga tahun terakhir, yakni sepanjang 2013-2015. Walau, dari jumlah kejadian per hari, terjadi fluktuasi. Sempat menyentuh 88 kasus pada 2013, kejadian pada siang hari sempat turun menjadi 78 kasus per hari pada 2014. Sedangkan pada 2015, angkanya naik lagi menjadi sekitar 81 kasus per hari.

Pertanyaannya, kenapa pada zona waktu 12.00-18.00 kecelakaan banyak terjadi?
Saya belum mendapat fakta data dari otoritas keselamatan lalu lintas jalan, jadi sekadar menebak-nebak, boleh jadi karena tiga faktor.

Pertama, jumlah kendaraan yang bergerak pada rentang waktu tersebut sedang tinggi-tingginya. Jam-jam tersebut adalah saat sibuk warga kota. Mereka wira-wiri entah untuk kegiatan bisnis, sosial, atau pun sekadar beranjang sana.

Kedua, khusus pada sore hari dan terutama di kota-kota besar, merupakan jam-jam sibuk. Saat itu merupakan jam-jam orang bergerak dari kantor ke rumah. Rasa lelah setelah bekerja seharian dapat membuat pengendara lengah.

Ketiga, tergesa-gesa hendak pulang ke rumah. Faktor ini bisa jadi mencuat saat berkendara pada sore hari. Terburu-buru juga tak jarang membuat konsentrasi pengendara menjadi terganggu sehingga membuka peluang terjadinya kecelakaan.

Rentang waktu 06.00-12.00

Pagi hari menuju siang menjadi area waktu kedua terbesar terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan di Indonesia. Kontribusi di area mencapai berkisar 30-31%. Terpaut tipis dengan zona waktu siang hingga sore.

Setiap hari terjadi sekitar 80 kecelakaan di rentang waktu tersebut. Sekali lagi, beda tipis dengan zona siang-sore.

Bisa jadi hal itu karena ketiga aspek yang memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan pada zona siang-sore hari. Kita tahu, pagi hari merupakan saat orang berangkat dari rumah menuju tempat aktifitas. Tak heran jika jumlah pergerakan orang dan kendaraan menjadi cukup tinggi. Tidak mustahil juga ada yang tergesa-gesa menuju tempat aktifitas karena takut terlambat.

Dari empat zona waktu, rentang pukul 12.00 hingga 18.00 merupakan area yang paling rawan terjadinya kecelakaan di jalan.

Rentang waktu 18.00-24.00

Rentang waktu ketiga terbesar terjadinya kecelakaan ada di 18.00-24.00. Sore hari menuju tengah malam.

Di area waktu ini kontribusinya berkisar 24-25% dengan kejadian per hari rerata 61 kasus pada 2015. Angka itu menurun jika dibandingkan 2013 yang sempat mencapai 65 kasus per hari.

Rentang waktu 00.00-06.00

Sementara itu, rentang waktu tengah malam atau dinihari menjelang pagi menjadi zona waktu paling sedikit terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Kontribusi area waktu ini berkisar 13-14%.

Kejadian di area waktu ini rerata 32 kasus per hari pada 2015. Bila dibandingkan 2013, angkanya turun drastis mengingat pada 2013 mencapai sekitar 38 kecelakaan per hari.

Di rentang waktu ini sudah pasti jumlah kendaraan yang wira-wiri jauh lebih sedikit dibandingkan pagi, siang, dan malam hari. Sekalipun demikian, ancaman kecelakaan bisa hadir ketika sang pengendara didera rasa kantuk yang menggila. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: