Skip to content

Ternyata, Ancaman Denda Maksimal Masuk Busway Rp 50 Juta

28 September 2016

busway-motor-2a

WAJAH Dista tampak lelah. Dia mengaku baru saja melewati kemacetan lalu lintas jalan di Jakarta yang kian menggila.

“Tadi macetnya luar biasa. Karena buru-buru menuju kantor, terpaksa masuk busway. Kalau tidak masuk busway saya bisa terlambat,” kata pria yang tinggal di pinggiran Jakarta itu saat berbincang dengan saya di Jakarta, belum lama ini.

Dia berkilah, saya masuk busway karena melihat ada pesepeda motor lain yang sudah masuk lebih dahulu. “Tapi, kalau tertangkap petugas, ya saya sih pasrah saja,” tambah dia.

Bisa jadi banyak Dista-dista yang lain. Boleh jadi banyak yang memiliki alasan serupa, yakni terburu-buru tiba di tempat tujuan. Busway, dianggap sebagai alternatif menembus kemacetan lalu lintas jalan.

Tahukah Anda ternyata Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta punya aturan terkait hal itu?

“Setiap kendaraan bermotor selain mobil bus angkutan umum massal berbasis jalan dilarang menggunakan lajur atau jalur khusus angkutan umum massal berbasis jalan,” tegas Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta No 5 tahun 2014 tentang Transportasi.

Oh ya, sebelum mengulik soal itu Perda menegaskan bahwa prinsip penyelenggaraan angkutan umum massal berbasis jalan adalah menggunakan lajur atau jalur khusus yang terproteksi dari lalu lintas kendaraan lain sebagaimana halnya prinsip operasional kereta api di jalur kereta api.

Lazimnya aturan, ada sanksi bagi para pelanggar aturan Perda itu. Ternyata, ada ancaman denda maksimal Rp 50 juta bagi pelanggar aturan lajur dan jalur khusus angkutan umum massal berbasis jalan. Selain itu, bisa juga terancam pidana kurungan paling lama dua bulan.

Entah apakah aturan itu benar-benar bisa terealisasi di lapangan. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: