Skip to content

Gara-gara Ngantuk, Motor Jadi Berantakan

18 September 2016

motor-fb-rusak-laka

TAK sedikit dari kita memaksakan diri berkendara saat rasa kantuk menyerang. Padahal, kondisi itu bisa menjadi bumerang.

“Saya nggak tahu apa yang terjadi. Tahu-tahu pas sadar sudah dikerumuni orang,” papar Febria, kita sapa saja demikian, saat berbincang dengan saya, di Jakarta, belum lama ini.

Pria muda itu menceritakan pengalaman kecelakaan yang menimpa dirinya di kawasan Jakarta Barat. Sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk. “Itu kata orang yang melihat kejadian. Saya belum menyadari apa yang terjadi ketika terbangun dari pingsan,” kata dia lagi.

Peristiwa yang terjadi pada dinihari itu menyebabkan sejumlah luka di tangan dan kaki. Belum lagi kerusakan serius di sepeda motor skutiknya. Dia mengaku, ketika tersadar belum merasakan sakit apa-apa, namun sesaat setelah berdiri, baru terasa luka yang ada di bagian kaki.

“Hasil rongent memperlihatkan tidak ada tulang yang patah,” urai pria lajang itu.

Dia ditolong oleh masyarakat sekitar dan sejumlah pengendara ojek online. Lewat jalur komunikasi kelompok ojek online itu pula, orang tua Febria datang menjemput untuk membawanya pulang ke rumah dari rumah sakit. Kolega ojek online tempat Febria mengais nafkah ikut membantu membawanya ke rumah sakit terdekat dari lokasi kejadian.

“Mereka membantu saya karena saat kejadian saya memakai jaket warna hijau ojek online,” sergahnya.

Menurut dia, kecelakaan terjadi karena dirinya mengantuk saat membawa sepeda motor. tabrakan terjadi di salah satu fly over di kawasan Jakarta Barat. Saat itu, posisi sepeda motor berada di tengah badan fly over untuk menuju turunan di ujung jalan layang itu. Namun, apa daya, tabrakan itu menunda perjalanannya untuk mengais rezeki.

Ya. Rasa kantuk tak bisa dilawan. Kondisi itu membuat seorang pengendara akan kehilangan konsenstrasi yang ujungnya amat mungkin menuai terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Mengantuk adalah salah satu perusak konsentrasi saat berkendara.

Pilihan yang bijak adalah beristirahat dan tidak memaksakan diri berkendara ketika rasa kantuk menyerang. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: