Skip to content

Tiap Hari, 300-an Mobil Ditilang Karena Ganjil Genap

6 September 2016

ganjil-genap-jakarta3

TAMPAKNYA sepanjang lima hari pertama pemberlakuan pembatasan pergerakan kendaraan pelat nomor ganjil genap di Jakarta masih diwarnai pelanggaran. Buktinya, sepanjang rentang 30 Agustus 2016 hingga 5 September 2016 rata-rata ada 300-an kendaraan yang ditilang petugas.

“Sepanjang periode itu jumlah yang ditilang 1.522 pelanggaran,” ujar Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, dalam pesan tertulisnya, Selasa, 6 September 2016 pagi.

Dia menambahkan, barang bukti terkait tilang mencakup surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Dari kedua barang bukti itu mayoritas adalah SIM, yakni 1.043, sedangkan STNK sebanyak 478.

Tindakan tilang dilakukan setelah ujicoba digelar selama sekitar satu bulan sebelumnya. Penilangan tampaknya diilakukan agar pelanggaran tidak terjadi atas pemberlakuan aturan ganjil genap. Faktanya, pelanggaran demi pelanggaran terus terjadi.

Aturan ganjil genap diterapkan di jalan-jalan utama kota Jakarta, baik itu di Jakarta Selatan maupun di Jakarta Pusat. Kebijakan ini dikeluarkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggantikan aturan three in one. Pembatasan pergerakan kendaraan dilakukan guna memperlancar arus lalu lintas jalan di Jakarta.

Jam pemberlakuan ganjil genap adalah pukul 07.00 sampai dengan 10.00 dan 16.00 sampai dengan 20.00. “Metode pengawasan mengambil random pada sembilan titik persimpangan beberapa traffic light,” kata Budiyanto beberapa waktu lalu.

Ke-9 titik pengawasan itu mencakup;

1. Simpang Patung Kuda.
2. Simpang Kebon Sirih
3. Simpang Sarinah.
4. Bundaran HI.
5. Bundaran Senayan.
6. CSW.
7. Simpang Kuningan (Kaki Gatot Subroto).
8. Simpang Kuningan (Kaki Mampang).
9. Simpang HOS Cokroaminoto.

Nah, sistem ganjil genap itu sendiri diterapkan di koridor jalan bekas penerapan sistem three in one, namun plus Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan. “Koridor ganjil genap nantinya dijadikan jalan berbayar (electronic road pricing/ERP),” kata dia.

Dia menambahkan, kebijakan ganjil genap merupakan transisi sebelum diberlakukannya ERP di sejumlah ruas jalan Jakarta. (edo rusyanto)

5 Komentar leave one →
  1. 6 September 2016 21:51

    sudah efektifkah sistem ini dilakukan??
    selama main set pemikiran rakyat indonesia belum berubah maka sistem apa saja yang diterapkan akan sama saja hasilnya.

    • bagus infanteri permalink
      7 September 2016 16:40

      MIND SET

  2. 9 September 2016 12:42

    om Eyang Edo,

    Cuman pengen tau aja payung hukum peraturan ganjil genap kan perda/pergub tapi pada penerapan dilapangan kenapa yang menertibkan adalah polantas dengan tilang bukan oleh satpol PP..?

    atau saya yang kurang ngarti atau update..?
    Mohon pencerahan…

    • 9 September 2016 16:49

      setahu saya, di luar kelengkapan kendaraan angkutan umum, penegakkan hukum lalu lintas oleh polantas. IMHO

Trackbacks

  1. Tiap Hari, 300-an Mobil Ditilang Karena Ganjil Genap — Edo Rusyanto’s Traffic | Suetoclub's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: