Skip to content

Kecelakaan di Perlintasan KA yang Memilukan

22 Agustus 2016

laka lintasan ka bdg

Geram sekaligus trenyuh dan berduka cita. Pagi ini, Senin, 22 Agustus 2016 perasaan geram muncul ketika membaca pesan di dalam grup whats app (WA) tentang meninggalnya seorang petugas satpam perlintasan kereta api (KA) di Bandung, Jawa Barat.

Dalam perbincangan di grup itu disebutkan bahwa satpam tadi meninggal justeru ketika hendak menutup pintu perlintasan KA. Dia mencoba memperingatkan para pelaku lawan arus di area tersebut. Para pengendara yang merangsek maju padahal KA akan melintas. Ironisnya, tubuh satpam berusia 30 tahunan itu membentur KA yang dalam waktu bersamaan melintas disitu. Miris.

Ucapan duka cita pun mengalir di dalam grup dan media sosial. Beberapa akun facebook mengunggah kabar duka itu sekaligus turut mengucapkan duka cita. Sebagian lainnya mencoba mencari kepastian kabar yang beredar.

“Nembe pisan, security rel kereta api Kosambi/Cikudapateuh meninggal dunia kaseret kereta demi nyalamatkeun pengendara motor anu teu taat kana praturan lalu lintas. Maraksa wae melintas,” tulis seorang warga di akun facebook-nya.

Tulisan dalam bahasa Sunda itu terjemahan bebasnya, “Baru saja terjadi, petugas keamanan rel kereta api Kosambi/Cikudapateuh meninggal duni terseret kereta demi menyelamatkan pengendara motor yang tidak taat peraturan lalu lintas. Mereka memaksa melintas.”

laka ka bdg wa1
Sementara itu, di media mainstream kabar pun meruyak. Sejumlah media online memberitakan kabar duka di perlintasan KA itu. Ada sejumlah versi mengingat belum ada versi resmi dari pihak perusahaan KA. Jabar.tribunnews.com mengutip seorang saksi mata, menulis, korban adalah satpam yang menjaga gerbang Stasiun Cikudapateuh.Pria tersebut berusia sekitar 38 tahun.

”Tiba-tiba dia lari, lalu menjatuhkan diri dengan posisi tiarap,” kata seorang saksi, seperti dikutip media online tersebut.

Pelanggaran Bikin Celaka

Apa pun kebenaran dari kasus tersebut fakta yang ada di sekitar kita adalah kerap pesepeda motor menerobos perlintasan KA. Di perlintasan KA, ketika pintu perlintasan sudah turun dan menutup jalan, masih saja ada yang menerobos. Mereka seperti tidak sabar menunggu beberapa saat untuk KA melintas.

Pelanggaran di perlintasan KA sudah memberi banyak fakta kelam. Mobil atau sepeda motor yang menabrak KA yang sedang melintas sudah sering terjadi. Entah karena enggan belajar dari fakta yang ada atau karena ketidakpatuhan pada peraturan, tetap saja terjadi pelanggaran demi pelanggaran.

Regulasi yang berlaku saat ini melarang siapapun untuk menerobos perlintasan ketika KA akan melintas. Kecelakaan yang terjadi tergolong dalam kecelakaan lalu lintas jalan.

Karena itu, perlu menjadi perhatian kita semua para pengguna jalan bahwa KA mendapat prioritas dan pengguna jalan yang lain diminta berhenti sesaat. Sabar sejenak lebih bermanfaat ketimbang memaksa maju untuk menerobos yang bisa membuat diri sendiri celaka dan kalau melihat kasus di Kosambi, Bandung, bisa mencelakakan orang lain. (edo rusyanto)

One Comment leave one →
  1. Adek permalink
    23 Agustus 2016 15:34

    Saya rasa PT KAI juga tahu diri kalau memang palang pintu bikin macet ya harus bikin fly over atau underpass. Masak bisanya cuma bikin macet jalan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: