Skip to content

Perempuan Ini Tak Mau Main Pokemon Saat Nyetir Mobil

15 Juli 2016

pokemon di setir mobil2

PEREMPUAN muda itu sibuk dengan ponselnya. Sesekali dia tersenyum seraya menatap layar ponsel digenggaman tangannya.

“Ada pokemon di dekat meja, nah ketangkep deh,” seloroh dia, di salah satu kantin gedung perkantoran swasta di Jakarta, Kamis, 14 Juli 2016 petang.

Suasana di kantin petang itu masih ramai. Ada yang sibuk menyeruput kopi atau menyantap kudapan sambil melewatkan petang sebelum kembali ke rumah. Diantara ramainya pengunjung, perempuan muda tadi, kita sebut saja Muti, tampak asyik bermain game Pokemon Go. “Saya sudah berhasil menangkap beberapa pokemon, padahal baru main dua hari,” tuturnya sumringah.

Karena penasaran, akhirnya kami pun berbincang soal permainan virtual tersebut. Dia dengan antusias menjelaskan soal permainan itu. Mulai dari cara mengunduh aplikasinya hingga bagaimana cara memainkannya. Kebetulan, saat itu muncul pokemon, yakni obyek yang harus ditangkap. Dia pun sibuk memperagakan cara menangkap hingga berhasil.

“Di dekat sini juga ada pokemon lain nih. Tapi, saya nggak kesana,” ujar dia.

Di tengah perbincangan, dia bercerita tentang bagaimana asyiknya bermain game yang satu ini. “Waktu di lampu merah, saat menyetir saya sempat membuka game ini dan melihat ada pokemon di dalam mobil,” tukasnya.

Dia memperlihatkan screen shoot pokemon yang diceritakannya. Nampak ada dua pokemon. Satu nangkrind di atas setir mobil dan satunya lagi ada di bagian lain kemudi mobil. “Tapi, saya nggak menangkapnya karena takut diklaksonin mobil lainnya,” tutur perempuan muda itu.

Ya. Kadang kita suka lupa diri saat bermain game atau permainan di ponsel. Situasi bisa lebih runyam lagi jika bermainnya di sela aktivitas mengemudi. Kesadaran perempuan muda di atas untuk tidak memainkan game pokemon saat menyetir patut ditiru. Walau, alasan dia sebatas takut diklakson oleh pengemudi lainnya. “Malu saya kalau diklaksonin,” katanya.

Tentu, ada hal lain yang lebih berisiko, yakni bila harus terjebak dalam kecelakaan lalu lintas jalan. Bukannya kepuasan yang didapat, justeru kepedihan yang diraih. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: