Skip to content

Enam Kecelakaan Maut Saat Ramadan dan Mudik Lebaran

11 Juli 2016

motor mudik 2009

PADA musim mudik Lebaran tahun 2016 kita dikejutkan oleh kecelakaan lalu lintas jalan yang fatal di kawasan Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Kecelakaan yang tergolong paling maut sepanjang Ramadan dan mudik tahun 2016 tersebut merenggut sembilan korban jiwa.

Dalam rentang empat tahun terakhir, setidaknya tercatat enam kecelakaan paling maut dalam rentang Ramadan dan musim mudik pada rentang 2013-2016. Kecelakaan demi kecelakaan tersebut mengajarkan kepada kita bahwa petaka bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Kemacetan lalu lintas jalan saat musim mudik dan balik Lebaran terus terjadi bukan semata karena faktor manusia, tapi juga faktor kendaraan.

Berikut ini enam kecelakaan yang memilukan selama Ramadan dan musim mudik Lebaran dalam rentang 2013-2016;

1). Kecelakaan Banyumas 2013

Kecelakaan lalu lintas jalan terjadi di Jl. Raya Banyumas – Buntu, Desa Pageralang, tepatnya Grumbul Krumput Kab. Banyumas, Sabtu, 10 Agustus 2013, sekitar pukul 13.15 WIB. Catatan Korlantas Mabes Polri menyebutkan bahwa kronologis kejadian bermula ketika Bus Karya Sari dengan nopol AA 1654 CD melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan berkisar 60-70 km/jam. Sesampai di tempat kejadian perkara kondisi jalan menurun serta berbelok. Tiba – tiba kendaraan itu lepas kendali, pada saat kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri kendaraan bus itu justeru melaju lurus, bersamaan dengan itu dari arah berlawanan datang sedan Toyota Corolla nopol. Z 1402 BY yang beriringan dengan sepeda motor honda Karisma nopol B 5041 NN dan sepeda motor yamaha Mio nopol B 6352 VFF. Mengingat jarak sudah dekat bus langsung menabrak sedan Corolla dan dua sepeda motor tersebut.

Kedua sepeda motor dan pengendaranya terpental ke bahu jalan, sedangkan sedan terdorong dan tertimpa oleh bus sampai masuk ke dalam sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Kecelakaana maut itu mengakibatkan 15 orang meninggal dunia 15, korban luka ringan sebanyak 27 orang dan kerusakan empat kendaraan.

2). Kecelakaan Padang Pariaman 2014

Memasuki Juli 2014 sebuah kecelakaan maut menimpa mobil travel di kawasan Padang Pariaman, Sumatera Barat. Pagi baru saja menyeruak pada Selasa, 1 Juli 2014 ketika mobil travel menabrak truk yang sedang berhenti di pinggir jalan akibat ban bocor. Sebelum menabrak truk, mobil travel sempat berserempetan dengan minibus lain dari arah berlawanan hingga akhirnya berujung petaka.

Delapan penumpang mobil travel Mitsubishi L 300 meregang nyawa. Peristiwa yang terjadi di Jalan Raya Padang-Bukittinggi Kilometer 56, tepatnya di Pasar Surau Nagari Guguak, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat itu bahkan menarik perhatian tim Mabes Polri untuk melakukan penelitian.
Tim Traffic Accident Analysis Mabes Polri bahkan harus mengambil gambar dari udara dengan menggunakan helicam.

mudik laka maut 2016a

3). Kecelakaan Tol Cikapali KM 178 Tahun 2015

Kecelakaan minibus menabrak truk. Kecelakaan pada 6 Juli 2015 ini diawali oleh minibus Daihatsu Grand Max yang melaju dengan kecepatan tinggi, bahkan kepolisian menyebut angka 110 kilometer per jam (kpj), hendak mendahului dari bahu jalan. Ironisnya, di bahu jalan ada truk B 9427 UFU yang sedang berhenti untuk memperbaiki sistem pengereman truk. Tabrakan pun tak bisa dihindarkan sehingga minibus bernomor polisi E1720 NF itu terbakar.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.50 WIB itu pun akhirnya merenggut tujuh korban jiwa dan empat korban luka kritis. Peristiwa terjadi di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 178.

Kanit Laka Lantas Polres Majalengka Iptu Suhendi saat diwawancarai tvOne, Selasa, 7 Juni 2015, seperti dikutip laman viva.co.id, menyebutkan, minibus menabrak sebelah kanan truk. “Kemudian oleng ke kanan, berputar dan masuk ke parit jalan, terbakar,” ujarnya.

Oh ya, laman itu juga menyebutkan, minibus Grand Max memiliki kapasitas maksimal delapan orang termasuk sopir. Namun, saat kejadian diisi 11 orang termasuk pengemudi.

Guna mengungkap lebih akurat pemicu kecelakaan, Korlantas Polri bahkan menurunkan Tim Technical Analysis Accident (TAA). Tim diharapkan bisa meneliti lebih rinci pemicu kecelakaan sehingga bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi publik.

4). Kecelakaan Tol Cikapali KM 202 Tahun 2015

Bus menabrak pembatas jalan tol Palimanan-Kanci KM 202, Cirebon, Jawa Barat pada 14 Juli 2015 sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat kecelakaan tunggal bus PO Rukun Sayur AD 1543 CF itu sebanyak 12 orang tewas dan 35 menderita luka-luka.

Saat kejadian, kendaraan dikemudikan oleh Sularno yang sesungguhnya adalah kernet bus. Sang pengemudi, Sutarjo digantikan karena sedang mengantuk. Sesaat setelah kejadian, Sularno melarikan diri karena takut diamuk massa. Pria yang mengalami patah tangan itu melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) melalui gorong-gorong hingga memasuki perkampungan lalu ke terminal dan pulang ke kampungnya. Belakangan, dia menyerahkan diri kepada polisi.

Kasus ini bahkan merembet ke soal izin trayek PO Rukun Sayur. Terkait hal ini, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan sampai menyurati Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Bus tersebut mengantongi izin Bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) bukan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Izin AKDP ada di Gubernur, sedangkan AKAP ada di kementerian perhubungan.

5). Kecelakaan Tol Cikapali KM 166 Tahun 2015

Kecelakaan minibus menabrak truk. Kasus yang terjadi pada Jumat, 24 Juli 2015 ini
menimpa Toyota Kijang Innova bernomor polisi B 1805 EKX yang lepas kendali lalu menabrak pembatas jalan sehingga masuk ke jalur berlawanan dan tertabrak bus. Peristiwa yang terjadi di jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 166.600 jalur A ini merenggut tujuh korban jiwa dan satu orang kritis.

Korban tewas dan luka adalah para penumpang Innova. Mereka hendak menuju Jakarta. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB ini diduga dipicu oleh pengemudi, Tri Wahyono (34 tahun) yang mengantuk sehingga mobil oleng dan menabrak pembatas jalan (guardriel). Mobil yang meluncur dari arah Cirebon menuju ke Jakarta itu masuk ke arah berlawanan dan saat itu bus PO Setia Negara berpelat nomor E 7607 YC yang dikemudikan Enco (58)sedang melintas sehingga tabrakan pun terjadi.

6). Kecelakaan Bus Cimahi Tahun 2016

Bus yang mengangkut wisatawan menabrak dua mobil dan dua sepeda motor di Jalan Kolonel Masturi, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat, 8 Juli 2016 sekitar pukul 15.30 WIB. Kantor berita milik pemerintah, Antara menyebutkan bahwa kecelakaan itu menyebabkan sembilan orang meninggal dunia. Tujuh orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua orang di Rumah Sakit Cibabat. “Sopir bus juga meninggal dunia,” tulis Antara.

Kecelakaan maut ini diduga lantaran kondisi rem bus yang blong. Sedangkan penumpang bus adalah 50 orang yang hendak pulang ke Karawang, Jawa Barat setelah menikmati liburan di tempat wisata Curug Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jalan di lokasi kejadian kondisinya menurun. (edo rusyanto)

One Comment leave one →
  1. Jusri Pulubuhu permalink
    11 Juli 2016 12:08

    mengenaskan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: