Skip to content

Warga Kota Pasti Lulus Ujian Kemacetan Mudik

4 Juli 2016

macet jakarta gatsu 2015

WARGA kota Jakarta dan sekitarnya sudah teruji menghadapi kemacetan lalu lintas jalan. Maklum, nyaris setiap hari mereka mengunyah kemacetan. Mulai dari mau berangkat dan pulang kerja hingga saat beranjangsana pada akhir pekan.

Bayangkan, kecepatan rata-rata kendaraan bermotor di Jakarta, seperti dilansir Bank Indonesia (BI) sekitar 25 kilometer per jam (kpj) dalam keadaan normal, sedangkan saat macet hanya 14 kpj. Kesemua itu tak bisa dilepaskan dari membludaknya jumlah kendaraan bermotot di Ibukota Republik Indonesia itu. Setidaknya ada 17 juta kendaraan bermotor di Jakarta saat ini. Mayoritas memang didominasi oleh sepeda motor, yakni sekitar 74%.

Kondisi nyaris serupa terjadi di kota-kota besar di Tanah Air. Maksudnya, kemacetan lalu lintas jalan menjadi pemandangan sehari-hari ketika jumlah kendaraan bermotor tak lagi tertampung oleh jumlah panjang jalan yang ada.

Artinya, penduduk kota sudah terbiasa dengan kemacetan lalu lintas jalan. Mereka dapat beradaptasi dan lama kelamaan dapat menikmati kemacetan tersebut. Walau, tentu saja tidak semua pengguna jalan bisa dengan mulus menikmati kemacetan yang terjadi. Ada saja letupan-letupan yang mencuat. Indikatornya, jumlah pelanggaran aturan di jalan tetap saja terjadi yang salah satunya dipicu karena tak sabar mengikuti antrean yang mengular.

Saat memasuki musim mudik Lebaran tiba, manakala jutaan kendaraan bergerak nyaris serempak, antrean dan kemacetan pun terjadi dimana-mana. Warga kota, tentu saja termasuk Jakarta, bergerak menuju kampung halaman mereka. Kemacetan adalah kisah tersendiri dalam perjalanan arus mudik maupun arus balik. Bahkan, sampai ada pernyataan, mudik tanpa macet, ibarat sayur tanpa garam. Menghadapi kemacetan adalah seni dalam perjalanan mudik.
mudik macet 2016_khairulPATH1
Dalam musim mudik Lebaran tahun 2016, media massa memberitakan bagaimana kemacetan menggila di kawasan Brebes, Jawa Tengah menuju Tegal, Jawa Tengah. Kendaraan bermotor mengular. Waktu tempuh perjalanan menjadi berlipat-lipat. Maklum, tahun ini setidaknya ada 5,6 juta sepeda motor dan sekitar 2,6 juta mobil yang wira-wiri selama musim mudik.

“Pemudik dengan jalur darat menuju Jawa Tengah di H-3 yang keluar tol Brebes Timur atau sering disebut Brexit, hari ini terhenti sepanjang kurang lebih 20 kilometer,” tutur Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Hemi Pamuraharjo, dalam publikasinya, Minggu, 3 Juli 2016 malam.

Dia menjelaskan, berdasarkan pantauan dan laporan harian yang diterima dari Posko Angkutan Lebaran Tahun 2016, pada Minggu, 3 Juli 2016 kemacetan di pintu keluar tol Brebes Timur disebabkan antrean tol yang sangat panjang. Selain itu, penyebab kemacetan adalah antrean di pom bensin Pertamina dekat pintu tol Brebes Timur.

Balik lagi soal kemacetan dan warga kota. Rasanya, warga kota sudah terbiasa dengan kemacetan. Mereka pasti lulus melewati ujian kemacetan yang mencuat saat musim mudik kali ini. Ironis rasanya kalau mengeluh dari balik kemudi kendaraan pribadi. (edo rusyanto)

foto kemacetan mudik: khairul/path

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: