Skip to content

Waspada Masih Ada Paku Bertebaran di Jakarta

17 Juni 2016

ban kena paku alex

PERCAYAKAH Anda bahwa masih ada paku bertebaran di jalan-jalan Jakarta?

Dalam satu hari ada dua kolega saya memasang status soal paku yang hingga di ban sepeda motornya. Bahkan, satu dari kedua kawan tadi harus berkutat soal paku hingga malam hari mengingat sang paku menghujam serius di ban.

“Jakarta emang kejam gaannn,” umpat bro Alex, kolega saya yang sehari-hari menunggang Suzuki Satria FU, dalam status media sosial Path-nya, Kamis, 16 Juni 2016.

Dia menduga, paku yang cukup besar itu menancap ban sepeda motornya di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan. Rute sehari-hari pria berkacamata ini adalah dari kawasan Jakarta Barat menuju Jakarta Selatan. Salah satu jalan yang dilintasi adalah Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan yang membentang cukup panjang dari barat ke selatan Jakarta. Jalan itu merupakan salah satu jalan cukup ramai dilintasi warga Jakarta maupun para urban yang menuju Depok, Tangerang, atau Bogor. Tentu, termasuk para warga pinggiran kota Jakarta seperti saya.

Kolega saya lainnya, bro Fiyan juga terkena paku pada hari yang sama. Kalau melihat dari postingannya di Path, jenis paku yang menancap ukurannya lebih kecil ketimbang paku yang menancap di ban bro Alex.

Pria bertubuh gempal itu tidak mampu menduga-duga kena paku di kawasan mana. Dia baru tahu kena paku justeru saat di parkiran sepeda motor. Itu pun setelah diberitahu oleh petugas keamanan yang menjaga parkiran itu.

Entah paku-paku itu ditebar secara sengaja atau tidak sengaja hadir di jalan-jalan Jakarta. Hanya saja, Ditlantas Polda Metro Jaya pernah melansir delapan lokasi yang rawan ranjau paku di Jakarta. Lokasi yang dibeberkan pada Februari 2016 itu mencakup;

1.Jln Suryopranoto, Jakarta Pusat.
2.Jln Juanda, Jakarta Pusat.
3.Jln .Merdeka Utara, Jakarta Pusat
4.Jln.Merdeka Barat, Jakarta Pusat.
5. Cengkareng, Jakarta Barat.
6.Tomang Slipi, Jakarta Barat.
7.Jln.Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
8.Jln.DI.Panjaitan, Jakarta Timur.

“Tebaran ranjau paku di jalan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, membahayakan keamanan dan keselamatan lalu lintas,” tegas Kasubdit Bin Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, dalam pesan tertulisnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagi kita para pesepeda motor tentu dituntut lebih hati-hati ketika wira-wiri di jalan raya Jakarta. Salah satu upaya prepentif adalah dengan menggunakan ban sepeda motor yang populer disebut tubles. Ban jenis ini bisa sedikit meredam jika ada paku yang menancap. Apalagi, jika ban tersebut diisi semacam cairan yang bisa merekatkan lubang bentukan dari paku yang menancap.

Di sisis lain, pentingnya senantiasa memeriksa kondisi ban sesaat sebelum bepergian juga dapat membantu untuk mendeteksi secara dini. Untuk urusan yang ini bukan semata soal adanya paku, tapi juga guna mengetahui apakah kondisi tekanan ban cukup bagus sehingga berkendara tetap nyaman. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 17 Juni 2016 03:41

    Saatnya beralih ke solid tyre😀 dimana ban full karet

  2. 17 Juni 2016 04:01

    Msh dianggap tehnik yg efektif oleh pelaku meraup konsumen

    • 17 Juni 2016 04:02

      Jemuran lupa
      https://78deka.com/2016/06/17/soal-recall-resmi-kembali-yamaha-menjadi-first-mover/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: