Skip to content

Pedagang Kopi Tersungkur Lantaran Bocah di Pinggir Jalan

2 Juni 2016

garis polisi awan1

KALAU dipikir-pikir jargon bahwa konsentrasi adalah harga mati saat berkendara memang benar adanya. Untuk urusan yang satu ini tak mengenal batasan laju kendaraan. Mau itu melaju kencang atau lambat, konsentrasi raib bisa runyam ujungnya.

Kejadian yang dialami pria muda pedagang kopi ini bisa menjadi pembelajaran. Dia terpuruk sekalipun kecepatan kendaraan yang ditungganginya melaju tak lebih dari 40 kilometer per jam (kpj).

“Saya jalan pelan, tapi karena kaget atas ulah anak-anak yang nongkrong di pinggir jalan, jatuh deh ketimpa motor,” kata Jaya, kita sapa saja demikian, saat berbincang dengan saya di Bogor, beberapa waktu lalu.

Pria lajang itu menambahkan bahwa saat melenggang di jalan yang menurun dari kejauhan dia melihat ada beberapa anak-anak nongkrong di sisi jalan. Namun, saat posisi kian mendekat dia melihat gerakan anak-anak itu berdiri seolah hendak menyeberang jalan. Sontak, dia pun mengerem. Namun, itu tadi justeru dia kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh plus tertindih sepeda motornya sendiri.

Boleh jadi kekagetan sang pemuda lajang itu karena konsentrasi yang menurun. Kita tahu bahwa konsentrasi berlandaskan dua aspek utama, yakni fokus dan waspada. Merosotnya tingkat konsentrasi sang pemuda itu patut diduga karena peristiwa terjadi saat malam hari. Artinya, kondisi fisik menurun setelah seharian beraktifitas. Apalagi, sang pemuda itu baru saja menempuh perjalanan sekitar 200 kilometer.

Di sisi lain, bisa jadi karena praktik pengereman yang tidak pas. Maksudnya, saat kaget bobot pengereman tidak seimbang antara rem depan dengan rem belakang sehingga laju kendaraan sulit dikendalikan. Jadilah si kuda besi terjungkal bersama sang pengendara.

“Setelah diperiksa, akibat kecelakaan itu kaki saya terluka. Ada memar, sedangkan motornya sedikit lecet,” papar dia. (edo rusyanto)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: