Skip to content

Mereka Para Pengawal Trotoar

4 Mei 2016

jakarta post trotoar_kpk

JUMLAH pedestrian yang tumbang diterjang kecelakaan lalu lintas jalan terus bermunculan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memasukan para pejalan kaki sebagai satu dari tiga kelompok yang rentang sebagai korban kecelakaan. Dua lainnya adalah pesepeda kayuh dan pesepeda motor.

Dalam catatan WHO dari 1,25 juta korban tewas akibat kecelakaan di dunia, sekitar 49% nya berasal dari kelompok rentan tersebut. Kalangan pesepeda motor menjadi kelompok yang paling banyak menjadi korban kecelakaan, yakni sekitar 23%. Lalu, sekitar 22% dari kalangan pejalan kaki dan sekitar 4% dari kalangan pesepeda kayuh.

Ironisnya, di negeri kita tercinta, para pedestrian dan pesepeda kayuh serta pesepeda motor seperti saling sikut. Bagaimana tidak, fasilitas pedestrian, yakni trotoar dijarah oleh pesepeda motor. Saking banyaknya kuda besi yang berseliweran di kota-kota besar seperti Jakarta, akhirnya meluber ke trotoar jalan. Begitu juga dengan lajur sepeda kayuh yang terinjak-injak oleh si kuda besi dan jenis kendaraan bermotor lainnya.

Khusus trotoar, sejak lima tahun terakhir saya melihat banyak pedestrian berteriak ketika haknya dirampas. Inilah enam para penjaga trotoar yang lantang menyuarakan hak mereka.

1). Perempuan di Kolong Semanggi

Masih ingat bagaimana aksi Nisya Amalia, perempuan muda yang dengan gagah berani mengusir para pesepeda motor di trotoar kolong jembatang Semanggi, Jakarta Selatan?

Aksi pada 2009 itu menghentak Jakarta karena Nisya berani mengadang pesepeda motor yang melintas di trotoar. Para pesepeda motor yang diadang pun turun dari trotoar, tapi ada juga yang mengumpat dan marah atas aksi perempuan pekerja swasta itu.

Saat berjumpa dengan saya di stasiun televisi swasta, tiga tahun lalu, dia mengaku para pedestrian mesti ekstra waspada ketika di jalan raya. Upayanya mengingatkan hak pejalan kaki atas trotoar tak jarang mendapat sikap nyinyir dari pesepeda motor. Bahkan, ada pesepeda motor yang menyebutnya sebagai orang gila.

anthony tidur di trotoar

2). Aksi Tidur Koalisi Pejalan Kaki

Sosok Anthony Landjar dikenal gigih memperjuangkan hak pejalan kaki. Salah satu pendiri Koalisi Pejalan Kaki itu sempat menggegerkan jagat media sosial maupun media mainstream ketika dia melakukan aksi tidur di trotoar jalan. Saat itu, Juni 2011 dia menidurkan diri di trotoar yang ada di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Praktis, cara mengadang pesepeda motor yang cukup ekstrim itu membuka mata masyarakat.

Masyarakat, khususnya para pejalan kaki kian gencar meneriakan haknya ketika dirampas oleh banyak elemen. Baik itu pesepeda motor hingga para pedagang kaki lima.

Koalisi Pejalan Kaki merupakan salah satu kelompok yang terus dengan gigih memperjuangkan hak pedestrian. Aksi demi aksi digulirkan termasuk mengusung 22 Januari sebagai Hari Pejalan Kaki. Tanggal itu dipilih merujuk saat sembilan pedestrian tewas akibat ditabrak pemobil pada 22 Januari 2012. Akibat kecelakaan itu empat pejalan kaki lainnya menderita luka serius.

3). Aksi Damai Elemen Masyarakat

Di luar aksi Nisya dan Anthony, setidaknya ada dua elemen masyarakat yang cukup gencar menyuarakan hak pedestrian. Keduanya adalah Road Safety Association dan Kopdar Pengicau yang masing-masing berbasis di Jakarta. Seruan kedua kelompok masyarakat itu berlandaskan pada prinsip berbagi ruas jalan guna menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan.

Pada Mei 2013, Road Safety Association menggelar aksi bertajuk ‘Selamatkan Pejalan Kaki.’ Aksi serupa digelar oleh beragam kalangan, termasuk Kopdar Pengicau yang mengusung tema ‘Trotoar hak Pedestrian’ pada Oktober 2015.

Kedua entitas itu terus menyuarakan hak pejalan kaki hingga saat ini. Baik melalui media sosial maupun aksi damai berupa pembentangan spanduk dan orasi di hadapan publik.
IMG-20151030-WA003

4). Aksi Bocah di Semarang

Memasuki tahun 2016 publik dikejutkan oleh hadirnya penjaga trotoar cilik di Semarang, Jawa Tengah. Bocah berusia sembilan tahun bernama Daffa Oktaviarto dengan lantang menentang penjarahan trotoar yang notabene hak pedestrian. Sepeda kayuhnya dipalang di atas trotoar pada Jumat, 15 April 2016, bahkan dia menghardik pesepeda motor yang melintas di atas trotoar.

Sontak aksi yang awalnya menyebar di media sosial itu kebanjiran simpatik dari publik. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah mengundangnya secara khusus ke kantor Gubernur.

Pastinya, kegigihan sang bocah itu seakan memecut kesadaran sosial publik atas perilaku berkendara yang ugal-ugalan. Sang bocah mengaku bahwa apa yang dilakukannya terinspirasi kampanye trotoar sebagai hak pejalan kaki. Dia mengaku, trotoar adalah hak pejalan kaki sehingga sepeda motor tidak boleh melintas di atasnya.

5). Perempuan Adang Motor di Trotoar

Di Jakarta, pada Mei 2016 kita disuguhkan lagi lahirnya penjaga trotoar yang dengan gigih menyuarakan haknya. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, perempuan bernama Alfini mengadang pesepeda motor yang melintas di trotoar Jakarta. Foto perempuan muda itu menjadi headline di koran berbahasa Inggris, The Jakarta Post edisi Selasa, 3 Mei 2016.

Aksi Alfini pun mendapat respons banyak kalangan masyarakat. Nada dukungan pun bermunculan. Sampai-sampai ada juga yang mempertanyakan dimana peran petugas dalam menegakkan aturan di jalan raya.

rsa-aksi-pedestrian_media-indonesia

Di Indonesia, setiap hari belasan pedestrian yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Bahkan, di dunia, menurut data WHO, setiap hari 700-an pejalan kaki tewas di jalan. Mereka menjadi kelompok yang amat rentan di jalan raya. Karena itu, selain menyuarakan hak di jalan raya, para pedestrian dan kita semua mesti kian meningkatkan kewaspadaan saat berjalan kaki. Tentu saja, termasuk menyeberang di tempatnya dan menyeberang secara aman dan selamat.

Bagi para pengendara, jangan lupa ketika menemui pedestrian menyeberang, berilah prioritas. Amanat UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mewajibkan para pengemudi kendaraan bermotor untuk memberi prioritas kepada pedestrian. Setuju? (edo rusyanto)

foto; istimewa dan koleksi pribadi

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: