Skip to content

Menepis Kecelakaan untuk Dongkrak Produktifitas

2 Mei 2016

darma henwa alat berat
KECELAKAAN dan produktifitas kerja menjadi dua sisi dalam satu keping mata uang. Produktifitas kerja akan terpengaruh bila seorang pekerja terlibat kecelakaan, termasuk kecelakaan lalu lintas jalan. Karena itu, mutlak untuk kita membangn budaya berkeselamatan yang nyata-nyata bisa meningkatkan produktifitas kerja.

Manajemen perusahaan yang jeli menempatkan standard operation procedure (SOP) berbasis keselamatan (safety) yang tepat di setiap lini perusahaan. Keselamatan kerja, termasuk di jalan raya, amat vital bagi perusahaan transportasi, jasa kurir, hingga perusahaan makanan cepat saji. Sedangkan para pemanufaktur ditambah lagi dengan keselamatan dan kesehatan kerja serta lindungan lingkungan atau yang populer dengan K3L. Bahkan, di perusahaan tertentu digenapi lagi dengan manajemen mutu (K3LM).

Intinya, semua pihak terbebas dari kecelakaan kerja, termasuk di jalan raya, pencemaran lingkungan, serta penyakit akibat kerja. Kesadaran untuk mencapai itu bukan semata lahir dari manajemen perusahaan yang disiplin, tapi juga menuntut peran aktif para pekerja.

“Kecelakaan bisa merusak produktifitas karyawan maupun perusahaan,” kata Direktur Sales dan Marketing Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Mira K Safri, di Jakarta, belum lama ini.

Di kasus kecelakaan lalu lintas jalan, kerugian yang ditimbulkan secara langsung maupun tidak langsung menyentuh Rp 200-an triliun per tahun. Tentu saja produktifitas perusahaan tempat korban kecelakaan bekerja dapat ikut terganggu.

Bagi perusahaan kontraktor tambang, urusan keselamatan kerja, termasuk keselamatan berkendara (safety driving) menjadi sebuah kata kunci. Para pekerja yang menambang sumber daya alam (SDA) hingga para pekerja di lingkungan kantor mutlak menerapkan K3L. Terlebih para pengendara yang membawa hasil tambang ke pusat pengolahan mutlak menerapkan kaidah safety driving. Lengah sedikit bisa runyam urusannya.

“Masalah safety menjadi mutlak. Safety harus menjadi satu bahasa yang difahami oleh seluruh anggota perusahaan,” ujar Wachjudi Martono, presiden direktur PT Darma Henwa, saat berbincang dengan saya, di Jakarta, baru-baru ini.

Dia menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan kunci penting dalam mewujudkan produktifitas kerja, termasuk produktifitas perusahaan. Bila perusahaan mampu menekan angka kecelakaan, kinerja perusahaan yang bersangkutan pun ikut terkerek naik. Efisiensi dapat tercapai jika ritme kerja minim kecelakaan.

tambang dan kecelakaan
Menurut dia, penerapan K3LM bukan hanya menjalankan kegiatan dan program untuk memenuhi apa yang dipersyaratkan maupun apa yang direncanakan. Jauh daripada itu penerapan dilakukan untuk membentuk karakter dan budaya K3LM pada pekrja. “Menjadikan safety sebagai bahasa universal dalam operasional kerja adalah strategi terbaik dalam menanamkan budaya K3LM pada pekerja,” kata dia.

Lewat budaya seperti itu pula, lanjut dia, pihaknya terus menekan angka kecelakaan kerja. Pada 2013, Darma Henwa masih mencatat 353 kasus kecelakaan kerja, namun setahun kemudian melorot menjadi 178 kasus. Bahkan, pada 2015, dapat diturunkan lagi menjadi 72 kasus kecelakaan.
Terkait produktifitas, jelas Wachjudi, jumlah produksi batubara perseroan meningkat menjadi 12,3 juta ton pada 2015 dari 11,5 juta ton pada 2014. Selain itu, Darma Henwa mampu mengatrol pendapatan dari USS 234,7 juta pada 2014 menjadi US$ 240,1 juta. Sedangkan EBITDA tahun 2015 tercatat US$ 29,1 juta, turun 0,6% dari setahun sebelumnya, yakni US$ 31,1 juta.

“Penerapan kaidah safety akan membuat kerja menjadi aman, lalu efisien dan produktifitas pun meningkat,” ujar dia. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: