Skip to content

Demi Pekerjaan Terpaksa Nyetir Sambil Berponsel

18 April 2016

berponsel mengemudi

ATURAN tinggal aturan. Regulasi tumbang demi kepentingan tertentu, salah satunya adalah urusan periuk nasi.

Banyak diantara kita yang tahu bahwa berponsel sambil mengemudi tidak dibenarkan oleh perundangan yang ada. Regulasi dibuat karena aktifitas berponsel sambil mengemudi bisa merusak konsentrasi. Ujungnya, bukan tidak mungkin memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan.

“Saya terima panggilan dari kantor,” ujar seorang pengemudi menjelaskan alasan berponsel sambil mengemudi.

Dia menambahkan, kadang dirinya juga menepi dahulu barulah menerima panggilan telepon. Namun, kali ini panggilan diterima karena posisinya bisa menerima dan tidak mengganggu aktifitasnya mengemudi.
Pengemudi lainnya juga mengaku terpaksa menerima panggilan telepon karena datang dari kantor tempatnya bekerja. Bahkan, datang dari koleganya sesama pengemudi travel. Biasanya, kata dia, untuk saling berkoordinasi terkait pekerjaan seperti mengenai lokasi tujuan dan rute perjalanan.
Di Jakarta, pemandangan lain disodorkan oleh para pengendara ojek sepeda motor online. Tak jarang saya menjumpai mereka yang sibuk berponsel saat melaju. Umumnya, mereka lakukan itu saat sedang tidak membawa penumpang.

“Biasanya mengecek panggilan atau orderan,” ujar seorang pengojek.

Dia mengatakan, saat melihat ponsel dirinya mencoba sebisa mungkin untuk tetap berhati-hati. Malahan, katanya, dia membuat tempat dudukan ponsel di sepeda motor agar lebih mudah mengecek panggilan yang ada.

Dalih demi pekerjaan kerap kita jumpai di masyarakat kita. Sejatinya, aktifitas berponsel sambil mengemudi itu tidak sebanding dengan risiko yang dipikul. Seperti diuraikan di atas, bukan mustahil memicu terjadinya kecelakaan di jalan. Setidaknya, bisa mengganggu laju kendaraan yang ada di belakangnya.

Belum lagi, mengemudi sambil berponsel bisa dikenai sanksi denda maksimal Rp 750 ribu. Atau, sanksi penjara maksimal tiga bulan.

Ketika saya bertanya, apakah pihak kantor bisa menerima alasan bahwa dirinya tidak menerima panggilan karena sedang mengemudi? Pengemudi mengaku sebenarnya pihak kantor bisa menerima alasan itu. Hanya saja, kadang ada panggilan yang dianggap amat penting demi pekerjaan. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: