Skip to content

Begini Beragam Pesepeda Motor di Batam

17 April 2016

batam motor angkut banyak

PERILAKU pengemudi kendaraan bermotor di jalan-jalan kota Batam, Kepulauan Riau tak berbeda dengan kota lain. Tentu saja, termasuk perilaku para pesepeda motornya.

“Ada sebagian kawasan yang perilakunya berani menerobos lampu merah,” ujar seorang pemuda saat berbincang dengan saya, di Batam, Jumat, 16 April 2016 siang.

Dia mengaku, setiap hari bersepeda motor untuk berangkat kerja dari rumah ke kantor. Jarak tempuh sekitar 13 kilometer (km) atau 26 km untuk perjalanan pergi dan pulang. “Kalau waktu tempuh sekitar 20 hingga 30 menit,” katanya.

Pria yang berpropesi sebagai pengemudi mobil itu mengaku belum pernah ditilang saat mengendarai kuda besi. Tapi, pernah ditilang saat bawa mobil. “Waktu itu saya belok kiri di pertigaan jalan terus ditilang karena tidak mengikuti lampu merah. Pasalnya, tidak ada rambu tulisan belok kiri langsung,” ujarnya.

Beragam pesepeda motor yang saya jumpai mirip dengan di kota-kota lain. Misalnya, tidak memakai helm pelindung kepala atau berbelok tanpa memberikan lampu isyarat. Bahkan, mengangkut barang cukup banyak di sepeda motor.

“Saya tidak pakai helm karena jarak dekat,” tutur perempuan muda saat berbincang dengan saya, Kamis, 15 April 2016 sore.

Dia berani tidak pakai helm karena tidak ada polisi yang menindak. “Tapi, kalau jarak jauh saya pakai helm,” tambahnya.

Populasi sepeda motor di Kota Batam setidaknya mencapai sekitar 66% dari total jumlah kendaraan bermotor. Sedangkan di Kepulauan Riau, populasinya lebih besar, yakni sekitar 75% dari total kendaraan bermotor yang ada di pulau berpelat nomor kendaraan ‘BP’ itu.

Perilaku melabrak aturan tentu riskan dengan terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Padahal, di Kepulauan Riau tercatat setidaknya tiap hari terjadi dua kecelakaan lalu lintas jalan. Dampak dari kecelakaan tahun 2014 tersebut tiap dua hari terdapat satu korban jiwa.

“Secara umum sikap polantas di Batam cukup tegas malah terkenal galak,” kata pemuda tadi. (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 26 April 2016 13:32

    Jangankan batam, di rawamangun di sekitar rs persahabatan saja saya sering melihat keanehan tingkah para pengguna kendaraan roda dua. Ga pakai helm wes biasa asal ga sampai ke jalan pemuda. Disitu baru petugas biasanya ada dan menindak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: