Skip to content

Pengemudi Berponsel di Batam

15 April 2016

ADA sebuah pemandangan menarik di salah satu sudut persimpangan jalan di Pulau Batam, Kepulauan Riau. Mobil patroli polisi terparkir rapih lengkap dengan atributnya.

Hal yang lebih menarik adalah tulisan spanduk yang terpasang di atasnya. ‘Serobot hatiku pelaminan menanti. Serobot lampu merah maut menanti.’

Sebuah peringatan yang amat lugas dari kepolisian setempat. Bahwa, menerobos lampu merah berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas jalan. Tentu, kecelakaan yang bisa menimbulkan fatalitas.

Di bagian lain, ada spanduk lain dengan tulisan lebih menonjol. ‘Bahaya!!! Hindari pemakaian handphone saat berkendara.’

Spanduk itu bahkan dilengkapi dengan tulisan soal ancaman sanksi bagi pelanggar aturan tersebut. Kita tahu bahwa pengendara dilarang mengemudi sambil berponsel oleh UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Sanksi bagi pelanggar bisa berupa denda maksimal Rp 750 ribu atau penjara maksimal tiga bulan.

Tampaknya imbaun atau peringatan yang terpampang di perempatan jalan itu bukan tanpa alasan. Tiba-tiba pengemudi yang mengantar kami berkeliling Batam, Jumat, 15 April 2016 pagi, ponselnya berdering. Dan, dia langsung menerima panggilan tersebut.

Satu tangan pengemudi memegang ponsel yang menempel di telinga kiri. Sedangkan satu tangan lainnya memegang setir mobil.

Belum lagi usai dikagetkan kejadian tadi. Selang sekira 15 menit kembali ponsel sang pengemudi berdering. Lagi-lagi dia melakukan hal yang sama. Bedanya, kejadian pertama di kawasan jalan raya, sedangkan yang kedua di jalan pemukiman. Entah apa yang dibicarakan oleh sang pengemudi. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: