Skip to content

Ini Daftar Tarif Derek Kendaraan

26 Februari 2016

dorong-mobil2

MENGALAMI mobil mogok cukup merepotkan. Bahkan, kerepotan bisa bertambah manakala biaya derek ternyata diluar perkiraan.

Sesuai dengan Perda No 5 tahun 2014 tentang Transportasi, pasal 62, bahwa terhadap kendaraan bermotor yang mengalami kerusakan teknis yang mengganggu kelancaran lalu lintas dapat dilakukan pemindahan kendaraan dengan cara menderek kendaraan ke bengkel terdekat dan /atau ke tempat penyimpanan kendaraan yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Penderekan kendaraan bermotor dilakukan oleh Dinas dan/atau prakarsa pengemudi, pemilik atau penanggung jawab kendaraan bermotor.

Nah, penderekan dan penyimpanan kendaraan bermotor dikenakan restribusi penderekan dan penyimpanan.

Pasal 65 Perda yang sama menjelaskan bahwa penderekan kendaraan bermotor (ranmor) dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah atau Badan Usaha.

Penderekan ranmor yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah, menjadi tugas dinas.
Penderekan yg dilakukan oleh Badan Usaha, wajib memiliki izin usaha penderekan dari Kepala Dinas Perhubungan dan Transpotasi. Izin usaha harus memenuhi persyaratan administrasi , teknis, dan berlaku untuk jangka waktu 5 tahun. Izin itu dapat diperpanjang.

Besarnya retribusi penderekan diatur dalam Perda No 1 tahun 2015 tentang Restribusi. Di sisi lain, penderekan atas permintaan pemilik kendaraan.

Besarnya retribusi penderekan mencakup;

1. Mobil penumpang (sedan, jeep,station wagon dan sejenisnya), mobil bus kecil (mikrolet,APK, dan sejenisnya).

a.Sampai dgn 10 km : Rp 20.000 /ranmor.
b. Jarak 10 sd 20 km : Rp 35.000 /ranmor.
c.Untuk pemakaian lebih dari 20 km dikenakan tambahan setiap 5 km berikutnya sebesar Rp 10.000/ranmor.

2.Mobil bus (bus mikro, bus besar, bus tingkat, bus tempel), dan mobil barang (truk, kereta penarik, tempelan/gandengan, kereta tempelan, kereta gandengan, dan ransus).
a.Sampai dgn 10 km : Rp 45.000/ranmor.
b.10 km sd 20 km : Rp 80.000/ranmor.
c.Untuk pemakaian lebih dari 20 km dikenakan tambahan 5 km berikutnya Rp 20.000/ ranmor.

Bagi masyarakat yang saat perjalanan mengalami kerusakan teknis, tetap waspada. Apabila ada indikasi atau tindakan dari petugas derek yang kurang pantas, segera melaporkan kepada petugas Kepolisian.

Praktik derek liar sudah berjalan relatif cukup lama, dan dalam praktoknya sering sewenang- wenang, baik cara-cara penderekannya maupun dalam menentukan jasa upah. "Sehingga sering menimbulkan kesalah pahahaman, gesekan, cekcok mulut. Bahkan bisa terjadi perkelahian," ujar Kasubdit Bin Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, di Jakarta, baru-baru ini.

Dia menegaskan, praktik derek liar sering meresahkan dan merugikan masyarakat.

Budiyanto menjelaskan, pemaksaan oleh derek-derek liar pada saat akan menderek dan menentukan jasa upah dengan cara memaksa dan intimidasi merupakan tindak pidana. Karena itu, dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Praktik – praktik derek liar yang sering terjadi adalah di sekitar Halim, Cawang, dan Dan Mogot. Mereka juga sering berpindah-pindah," tukasnya. (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 27 Februari 2016 00:16

    mahal juga ya..

    https://bimo96.wordpress.com/2016/02/26/good-bye-my-fu/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: