Skip to content

Tujuh Pelat Nomor yang Bakal Ditindak Polantas

12 Februari 2016

polantas cawang

KENDARAAN bermotor yang memakai pelat nomor tak sesuai ketentuan bakal ditindak. Tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) alias pelat nomor telah diatur dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

“Akan dilakukan penindakan terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan TNKB tidak sesuai dengan SPEKTEK,” kata Kasubdit Bin Gakum Ditlantas PMJ, AKBP Budiyanto, dalam pesan tertulis WA yang saya terima Kamis, 11 Februari 2016 malam.

Menurut dia, berdasarkan pengamatan di lapangan masih banyak ditemukan kendaraan bermotor yang menggunakan TNKB tidak sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan yang berlaku. “Sehingga memberikan kesan masyarakat kepada petugas Polantas kurang profesional karena membiarkan atau tidak mau/mampu menertibkan,” tuturnya.
Budiyanto menjelaskan, penggunaan TNKB yang tidak sesuai ketentuan mencakup;

1.TNKB yang hurufnya diatur, angka diubah supaya terbaca/angka diarahkan
kebelakang sehingga terbaca nama.

2.TNKB yang hurufnya diubah seperti huruf digital.

3.TNKB ditempel stiker / logo /lambang Kesatuan/Instansi yang terbuat dari plastik/logam/kuningan pada kendaraan pribadi, seolah-olah kendaraan pejabat.

4.TNKB yang menggunakan huruf miring dan huruf timbul.

5.TNKB yang dibuat diluar ukuran (terlalu besar/terlalu kecil).

6.TNKB diubah warna / doff dan ditutup mika sehingga warna berubah.

7.TNKB yang huruf angkanya sebagian ditebalkan dan sebagian dihapus dengan cat pilox sehingga nomor asli tersamar warna catnya atau sulit untuk dibaca.

Menurut dia, pada pertengahan tahun 2014 terjadi perubahan tampilan pelat nomor. Kini, pelat nomor sedikit diperpanjang ukurannya, yakni ditambah 5 centimeter dari pelat nomer sebelumnya. Perubahan pelat dilakukan karena ada penambahan menjadi tiga huruf di belakang nomor. Contoh B xxxx GFW, sementara sebelumnya hanya dua huruf, contoh B xxxx HK. “Dengan diperpanjang pelat tersebut, jarak antara nomor dan huruf pada pelat lebih luas sehingga mudah terbaca,” jelas Budiyanto.

Dia menjelaskan, pelat TNKB baru memiliki lis putih di sekeliling pelat. Lalu, antara nomor TNKB dengan masa berlaku TNKB, tidak diberi pembatas lis putih. Di pelat ada dua baris, yakni baris pertama yang menunjukan kode wilayah kendaraan. Nomor polisi dan kode seri akhir wilayah. Sedangkan baris kedua menunjukkan masa berlaku pelat nomor.

“Ukuran TNKB untuk kendaraan roda 2 dan 3 sekarang menjadi 275 mm dengan lebar 110 mm, sedangkan kendaraan roda 4 atau kebih adalah panjang 430 mm dengan lebar 135 mm,” katanya.

Lantas, apa sanksinya?

“Kendaraan bermotor di jalan yang tidak dipasangi TNKB yang ditetapkan oleh Kepolisian RI dipidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu,” tegas Budiyanto.

Gede juga yah dendanya? (edo rusyanto)

Iklan
43 Komentar leave one →
  1. Ian permalink
    12 Februari 2016 14:30

    Makasih info nya om Edo, terkait plat nomer sesuai tnkb kepolisian, kualitas cetak mereka sendiri jelek banget, cat putihnya kurang jelas, tipis dan kadang angka nya sendiri hilang krn kena cuci, mungkin ini alasan mereka memodifikasi plat nomer agar sesuai dg estetika kendaraannya, memang seharusnya jgn berlebihan jg spt dibuat digital / huruf miring/ dibentuk nama, paling enggak di permanis aja seperti background plat di cat ulang, angka diperjelas tipis warna putihnya jd lbh elegan dilihat.

    Apakah emang betul² gak boleh disentuh ulang ya om plat mereka?

    • 12 Februari 2016 14:44

      mestinya instansi penerbit pelat nomor membuat produknya dengan kualitas yg baik, semoga mereka memperbaiki diri terus. amiiinn.

      • 12 Februari 2016 15:43

        Nice info om Edo…

        http://singindo.com/2016/02/12/laa-ilaha-illallah-kopi-sianida-beredar-bebas/

        • 12 Februari 2016 15:51

          sama2 kawan, apa kabar Singapura hari ini?

          • 12 Februari 2016 16:13

            baru mau hujan nih om… alhamdulillah… tadi panas banget…

  2. 12 Februari 2016 15:06

    Bisa kasih contoh…
    Satu aja plat nomor bawaan yang sudah rapih dari sanannya?
    😀

    Salah satu alasan pemilik kendaraan melakukan pengecatan ulang….

    • 12 Februari 2016 15:11

      pelat nomor saya juga cetakannya nggak bagus, hurufnya pada belepotan 😦

  3. kang bedjho permalink
    12 Februari 2016 15:11

    Saya beli motor baru tnkb ne 1 tahun belum keluar,,, pihak deller suruh beli pinggir jalanan, ,, tp di samsat klo mau tmbah 45000 ada,,,, pusing,,, korupsi tingkat rt

    • 12 Februari 2016 15:12

      walahhhh….kok gitu yah? miris banget 😦

    • Kim permalink
      13 Februari 2016 14:18

      Sama oom,kalau pelat nmr 1 th belum keluar,suruh nunut siapa?

      • 13 Februari 2016 14:22

        sangat keterlaluan itu. mestinya sang penerbit membuat keterangan bahwa pelat nomor dalam proses pembuatan sehingga ada solusi bagi masyarakat. IMHO.

  4. JAMIN permalink
    12 Februari 2016 15:21

    sebelum menindak harus ada pembenahan contoh kualitas cat antara huruf dan angka dicat rapih begitu juga warna dasar plate pasti tidak ada pengecaatan ulang TNKB soalnta cat ulang juga mengeluarkan biaya

    • 12 Februari 2016 15:28

      Setuju banget ama komentar yang ini.

  5. Itonk permalink
    12 Februari 2016 15:40

    Seharusnya TNKB yang dari instansi harus rapi sehingga tidak ada perubahan pas udah keluar si TNKB nya.

    • 12 Februari 2016 15:44

      semoga instansi penerbit TNKB mendengar suara publik. aminn.

  6. sitorussitorus permalink
    12 Februari 2016 16:30

    7 nomor TNKB akan ditertibkan polantas seperti keterangan di status..sekarang siapa yang sanggup menertibkan polantas ketika TNKB sudah setahun tidak keluar dari Samsat…asal ditanya belum selesai kehabisan material…begitu kendaraan tanpa TNKB mata polantas jelalatan kaya setan cari mangsa..bgitu disemprit ditanya mana TNKB tidak dipasang dijawab belum keluar…ditanya lagi kenapa tidak buat duplikat di tempat lain…sudah jelas alasan diatas tidak diterima polantas…lalu siapa yang salah…polantas atau masyarakat..hanya Badrodin Haiti yang tau

    • 12 Februari 2016 16:36

      semestinya instansi pelayan masyarakat mesti bekerja dengan sigap dan memuaskan publik. trims sharingnya yah.

  7. opa permalink
    12 Februari 2016 16:31

    Nanti kita bandingkan plat kendaraan Polantas dan plat TNKB yang kita dapat, apakah ada perbedaan bahan materialnya..

    Harusnya pihak penerbit TNKB introspeksi diri sebelum memberikan tindakan..

    Thx kang Edo 4 share..

    • 12 Februari 2016 16:37

      idealnya memang publik mendapat pelayanan yang maksimal atas pajak yg telah mereka bayarkan. salah satunya, kualitas TNKB yang mumpuni. semoga mereka mendengar suara publik. aminnn.

  8. paraikatte permalink
    12 Februari 2016 17:10

    Lebih penting razia kendaraan yg melawan arus, nerobos lampu merah, berhenti tdk pd tempatnya…

    • 12 Februari 2016 19:48

      setuju, karena bisa memicu kecelakaan di jalan yah?

  9. maulana yusup permalink
    12 Februari 2016 17:44

    lucu….aturan itu dah lama ada baru ngomong sekarang….ayo jangan omdo!! tegakan aturan.jangan tebang pilih…jangan jg djdkan kesempatan cari duit tuk sendiri. oh ya jg prilaku petugas yg bertugas dg gaya dan bahasa preman terminal..# dukung tertib lalu lintas *

    • 12 Februari 2016 19:50

      bila lalulintas jalan tertib, kita berharap kecelakaan bisa menurun amiinn.

  10. 12 Februari 2016 17:53

    Kalau memakai plat nomor yang bukan asli karena plat asli rusak atau hilang karena jatuh di jalan hukumnya gimana om? apa ada peraturan yang jelas bagaimana cara mengurusnya ?

    Terimakasih

    • 12 Februari 2016 19:51

      sepertinya mengurus langsung kantor lantas, cuma saya belum punya pengalaman seperti itu 😦

  11. Herland permalink
    13 Februari 2016 00:32

    Di Jogyakarta saya mengalami sendiri perpanjangan 5 tahun hbs bulan juni 2015 s/d sekarang februari 2016, belum keluar yg aslinya padahal di STNK tercantum TNKB Rp.30.000,..
    Apa ada kerja sama dgn pengusaha pinggir jalan ya , untuk setiap plat nomor kita harus bayar sampai Rp.50.000,..

  12. m reza jaelani permalink
    13 Februari 2016 10:31

    plat no ane blum kluar om dah 1 tahun ini
    kl d tny slalu katanya kekurangan plat
    trus pke plat bikinan mw d tilang
    siapa yang salah y om ?
    bs d jelasin om?

    • 13 Februari 2016 14:08

      kalau sampe satu tahun kebangetan itu. mestinya instansi penerbit bertanggung jawab, setidaknya dengan surat keterangan bahwa pelat sedang dalam proses. IMHO.

  13. 13 Februari 2016 10:52

    Kalau misal stiker yang tidak berbau instansi aparatur negara boleh tidak om? Semisal stiker nama komunitas / klub begitu…

    Dan soal no 6, padahal plat nopol (background hitam) dicat doff menurut saya bagus loh, jadi lebih mudah dilihat terutama ketika malam. Kalau cat aslinya kan gloss kena cahaya lampu malah justru memantul seperti cermin jadi agak sedikit susah dibaca. Ibarat jalanan yang terkena basahan air hujan jadi sulit terlihat. Kalau doff kan tidak memantulkan cahaya, jadi lebih mudah dibaca…

    • 13 Februari 2016 14:18

      pernah pada suatu razia ada pelat nomor yg ditempeli tulisan stiker ‘pers’, oleh petugas diminta dicopot, ditegur, tapi tidak ditilang.

  14. 13 Februari 2016 11:45

    setuju kalo platnya dimodif nyeleneh tapi sebelumnya juga kualitas dari plat nomor aslinya harusnya ditingkatkan lagi, udah pembuatan lama sampai berbulan2 bahkan sampe tahunan(punya ane belum keluar nih dari tahun kemarin) eh pas jadi jelek amat kadang juga catnya sampe kemana mana

    • 13 Februari 2016 14:19

      semoga pembuat pelat meningkatkan kualitasnya dan membenahi sistem administrasi regindent sehingga layanannya menjadi prima kepada publik.

  15. Hadi permalink
    13 Februari 2016 18:34

    Kang Edo. Kl huruf jelas (teks putih) dasar hitam glosi tapi di lindungi aklirik tetap melanggar ? Karna melihat kejadian pencurian menukar plat nomor

    • 13 Februari 2016 21:08

      mestinya, kalau seperti wujud asli nggak apa2 dong. IMHO.

  16. Seto permalink
    13 Februari 2016 20:46

    Lucu jg ada yg ukuran terlalu besar atau kecil..
    Sekarang dari Samsat aja ukuran sama tp belum tentu bisa cocok di setiap mobil yg selalu beda” ukuran bawaan aslinya dari mobil itu..
    Bisa” aja kalau cari uang haram..
    Sekarang bawaannya cat jg asal ndlendeng semua..
    Kalau dimodif asal sesuai standart kan jg gpa” apalagi ada fosfornya..
    Kan enak malam kliatan..

  17. dimas permalink
    14 Februari 2016 08:25

    motorku 2 th plat gak keluar.. aq tanyain k dealer katanya emng gk keluar.. aq tanya ke samsat katanya sudah di kirim ke dealernya… ini yang korupsi siapa.??? baru jadi anggota samsat, baru juga jadi pegawai dealer tapi udah korupsi..

  18. BOBO ENAK permalink
    14 Februari 2016 12:50

    dulu … saya pernah perbaiki TNKB yang cat aselinya luntur
    plat saya cat hitam biasa, tapi angka saya pakai stiker scothlite putih biar nyala kalau kena cahaya

    eeeh …. kena salam damai hehehehe

    saya ngotot kalau cat aseli luntur, saya ditanya mana buktinya yaaa gak bisa lah hahaha sudah saya cat lagi …

  19. agus permalink
    14 Februari 2016 14:53

    Hal sepele yg selalu dibikin besar…sdh dari tahun2 sebelumnya didengung2kan oleh POLRI…tapi ga dijalanin sendiri…berharap masyarakat sadar…? Sama hal nya dgn pemasangan sirine / strobo…?
    Jalankan saja…sdh diamanatkan koq di UU…kalo ga berhasil ….ya salah sendiri…ga punya niat yg besar untik menegakkan UU sendiri…

  20. Budi andriyanto permalink
    14 Februari 2016 16:12

    Pergantian TNKB harus nunggu 6 bulan baru jadi … alasannya material tdk ada stock
    Lha padahal kita kan bayar untuk plat itu.
    Mending join sama tukang plat nomer kan bisa cepet jadi..
    Juga beri pekerjaan pada mereka…
    Hasilnya pasti lebih rapi.

  21. 18 Februari 2016 16:41

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

  22. saya permalink
    7 Desember 2016 18:09

    Pelat motor sekarang tidak gloss lagi, tapi doff dari sananya.
    Jadi yg doff tidak salah.

  23. saya permalink
    7 Desember 2016 18:19

    Plat moror sekarang tidak doff lagi, tapi doff dari sananya.
    Jadi doff tidak menyalahi aturan.

Trackbacks

  1. modifikasi plat nomor, aman dari tilangkah? - redto-black.web.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: