Skip to content

Kongkow ala IBC di Cibodas

7 Februari 2016

DINGINNYA udara pegunungan membuat kami bertambah lahap menyantap hidangan makan siang. Menu sederhana berupa ayam goreng plus sambal dan sayuran capcay menjadi terasa lebih nikmat. Sesekali suasana makan siang diselingi candaan yang mengundang senyum.

Begitulah penggalan suasana kongkow ala Independent Bikers Club (IBC) di kawasan Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. Perjalanan Jakarta ke Cibodas sambil menunggang kuda besi ditemani kabut yang membalut kawasan Puncak, Bogor. Maklum, rute yang dipilih melewati Jakarta-Bogor-Puncak-Cibodas. Sejumlah kelokan, turunan, dan tanjakan menjadi santapan para anggota IBC.

Hujan yang sempat hadir tak menggoyahkan barisan anak-anak muda IBC untuk kongkow di Cibodas. "Kita kumpul-kumpul sambil membahas rencana toring dan baksos IBC 2016," papar bro Acoi, ketua IBC, Sabtu, 6 Februari 2016 siang.

Urusan baksos dan soal keselamatan jalan sudah menjadi tradisi IBC sejak didirikan pada 30 Desember 2006. IBC punya program Safety Riding Goes to School yang membidik kalangan siswa sekolah menengah atas (SMA). Lalu, ada program Save The Children yang menyasar anak-anak dan siswa sekolah dasar (SD).

Secara berkala IBC juga menggelar diskusi keselamatan jalan dengan mengusung topik aktual. Bahkan, untuk keselamatan pemudik digelar diskusi rutin dengan melibatkan pemudik dan para pemangku keselamatan jalan. "Untuk tahun 2015 kami menggabungkannya dengan aksi simpatik termasuk pembagian tajil kepada pengguna jalan," kata bro Acoi.

Klub pesepeda motor yang mengusung slogan ‘Bersahabat, Santun di Jalan’ ini juga getol menerapkan prinsip kelompok turing (klotur) saat berkendara kelompok. Tujuannya agar tidak membuat iring-iringan panjang yang berpotensi mengganggu pengguna jalan yang lain. Klotur diisi maksimal 10 sepeda motor. "Sistem klotur juga bikin nyaman perjalanan,"tutur bro Sontry, salah seorang anggota IBC.

Di sela kongkow kali ini di Cibodas, saya mengusulkan agar IBC syiar road safety ke kawasan Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat. Dua kegiatan bisa dilakukan sekaligus, yakni turing dan syiar road safety. Konsepnya, sharing road safety dan membagikan helm kepada tukang ojek yang beroperasi di kawasan wisata megalitikum itu.

"Kalau begitu kita mesti survey dahulu," papar bro Andi yang didaulat menjadi ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut.

Kongkow di CIbodas juga memutuskan waktu kegiatan yang dipilih 5-7 Mei 2016. Kegiatan dirancang agar melibatkan para pemangku kepentingan keselamatan jalan dan warga sekitar.

Hujan kembali mengguyur kawasan Cibodas sebelum tim IBC menyudahi kogkow kali ini. Sabtu sore cuaca kembali cerah dan tim IBC pun bergerak pulang ke Jakarta. (edo rusyanto)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: