Skip to content

Teknologi Ini Bisa Menghidupkan Sepeda Motor Dari Ponsel

27 Januari 2016

gps devicea

JUJUR saja, perkembangan teknologi informasi demikian pesat saat ini. Bayangkan, untuk urusan keamanan negara, ekonomi bisnis, pekerjaan kantor, perabotan rumah, hingga urusan asmara, bisa ditentukan sebatas jempol dan genggaman tangan. Fakta penting bahwa teknologi lahir untuk memudahkan hidup manusia.

Begitu juga dengan urusan kuda besi kita. Sepeda motor tunggangan kita ternyata bisa dibalut teknologi informasi sehingga terkoneksi di dalam genggaman tangan. Inilah era konvergensi, otomotif dengan teknologi informasi. Ceritanya begini.

Saat saya diperkenalkan dengan teknologi berbasis global positioning system (GPS) dunia kian terasa sempit. Pergerakan si kuda besi demikian terpantau lewat jejaring internet dan teknologi seluler. Kini, dalam dua bulan terakhir saya diminta mencoba sebuah alat GPS yang digadang-gadang cukup canggih untuk keamanan dan keselamatan berlalu lintas jalan, semua itu menjadi terasa lebih nyata.

Alat GPS seukuran kotak korek api kayu berwarna hitam dipasang di kuda besi saya pada pada penghujung 2015. Di dalam alat tadi tertanam kartu chip seluler. Alat tersebut lalu dikoneksikan dengan aplikasi android di ponsel saya. Selanjutnya, monitoring terhadap tunggangan saya pun terasa lebih nyaman. Maksudnya, saya bisa melihat pergerakan kendaraan kesayangan saya dengan seksama termasuk berapa kecepatan kilometer per jam (kpj) nya secara real time. Walau, ada juga fasilitas history yang merekam pergerakan kendaraan selama periode waktu tertentu.

Di sisi lain, alat yang beroperasi dengan teknologi informasi ini membantu saya mengukur batas kecepatan hingga pengaturan batasan area pergerakan. Detail mengenai hal ini semua nanti saya ulas ketika sang produsen sudah meluncurkan secara resmi ke publik.

Walah…kalau saya punya perusahaan kurir atau jasa sejenis lebih mudah memonitor armada motor saya nih.

Tunggu dulu, masih ada lagi. Alat ini punya daya gedor lebih ekstrim lagi. Apa itu?

Ini dia. Ternyata dari genggaman tangan si kuda besi bisa dimatikan atau dihidupkan. Maksudnya, lewat tombol di ponsel android saya, motor bisa dikunci dan dibuka kembali. Misal, sepeda motor saya tiba-tiba dicuri oleh si tangan panjang saat di parkir di sebuah tempat. Teknologi yang dipasang di motor saya akan memberi informasi ke ponsel saya. Lalu, lewat fitur yang ada di ponsel saya bisa mematikan mesin motor sehingga tidak bisa distater. Mesin motor pun tidak bisa dihidupkan. Nah….

Rasanya kalau konvergensi ini terus dikembangkan bisa menambah keamanan dan keselamatan pengendara sepeda motor. Bagaimana tidak, saat ini di Jakarta setidaknya setiap tiga jam terjadi satu pencurian sepeda motor.
Teknologi informasi menjadi salah satu ikhtiar kita mewujudkan lalu lintas jalan yang humanis. Setuju? (edo rusyanto)

6 Komentar leave one →
  1. 27 Januari 2016 14:19

    wih..canggih motornya eyang edo… tapi kira2 berapa harganya ya itu gadget? hmm… jangan2 lumayan harganya pas launching….

    • 27 Januari 2016 18:44

      baru jajal produk yang standar, katanya mau di-upgrade. nunggu hasil upgrade 🙂

  2. underyoke permalink
    27 Januari 2016 15:16

    Kalau kondisinya…
    Starter di bypass…… Masih bisa hidup om?

    • 27 Januari 2016 18:44

      nah, untuk kasus seperti itu belum faham 🙂

      • underyoke permalink
        28 Januari 2016 10:54

        Coba dites Om.. hehehe

        • 28 Januari 2016 12:04

          nanti dicoba deh 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: