Skip to content

Tersungkur Lantaran Tak Jaga Jarak Aman

20 Januari 2016

jarak-aman-pesanlaka1

PENGALAMAN pahit biasanya mengubah perilaku seseorang. Bila hari ini melabrak aturan, lalu merasakan getirnya sanksi, keesokan hari tak perlu mengulang hal serupa. Kira-kira begitu.

Apa yang dialami pria muda ini barangkali tak akan diulangi dirinya di kemudian hari. Ceritanya begini.

Lalu lintas jalan ramai lancar. Cuaca mendung. Tiba-tiba, para pengguna jalan dikejutkan oleh bunyi derit dan suara benda jatuh di atas aspal. Gubrak!!!

Tampak sebuah sepeda motor skutik tersungkur. Sang pengendara sempat melompat sehingga tak terjadi petaka yang lebih buruk. Tampak hanya cedera ringan di bagian tangan dan kaki sang pemuda itu. Terlihat raut kepanikan dan entah apa yang ada di benak pria muda itu. Lalu, dia pun mengangkat sepeda motornya untuk kemudian melanjutkan perjalanannya. Dia melenggang, di kepalanya tak ada helm pelindung kepala.

Sebelum kejadian, saya melihat dari jarak beberapa meter sang pengendara itu terlalu dekat dengan sepeda motor yang ada di depannya. Entah karena ada apa, peseda motor yang ada di depannya tiba-tba mengerem. Selanjutnya pria muda tadi mencoba melakukan hal yang sama, tapi gagal.

Insiden seperti itu bisa menimpa siapa saja. Dalam kasus di salah satu sudut jalan Jakarta Selatan itu sang pengendara tidak menerapkan jarak aman antar kendaraan. Jarak aman dibutuhkan untuk ruang melakukan pengereman sehingga tidak terjadi benturan atau gagal mengerem sehingga terpelanting.

Betul, pengereman yang tepat juga dibutuhkan agar tak terjadi insiden. Untuk sepeda motor, komposisi pengereman setidaknya 70% rem depan dan 30% rem belakang. Hal ini diterapkan agar tidak terjadi insiden yang memilukan.

Sedangkan jarak aman yang dibutuhkan setidaknya memberi rentang waktu dua detik antar kendaraan. Walau, ada juga yang menerapkan jarak aman adalah dalam rentang tiga detik. Hal yang juga tak bisa dilupakan adalah senantiasa fokus dan waspada untuk mampu menjaga konsentrasi.

Semua itu untuk kita ikhtiar dalam mewujudkan keselamatan di jalan. Tanpa ikhtiar, rasanya hidup menjadi hampa. (edo rusyanto)

Iklan
One Comment leave one →
  1. 21 Januari 2016 21:39

    selalu jaga jarak aman 3 detik dari kendaraan di depan

    Reshare kembali untuk jadi pembelajaran buat pengendara lain

    http://elangjalanan.net/2016/01/21/video-kecelakaan-yamaha-nmax-ini-bisa-dijadikan-pelajaran/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: