Skip to content

Klasifikasi SIM C Ternyata Masih Wacana

12 Januari 2016

sim c keluaran 2015

AKHIRNYA keluar juga klarifikasi dari Kepolisian RI bahwa klasifikasi surat izin mengemudi (SIM) C masih tahap wacana. Terlepas dari hal itu fakta memperlihatkan bahwa mayoritas pelaku kecelakaan adalah mereka yang tanpa SIM. Artinya?

“Sampai saat ini masih dibahas secara internal, jadi wacana SIM C, C1, C2 itu masih jauh sekali. Karena perlu ada pengkajian yang lebih dalam. Mungkin nanti akan mendatangkan para ahli baik dari Dishub, IMI sehingga hal ini tidak menjadi wacana,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, seperti dilansir laman beritasatu, Selasa, 12 Januari 2016.

Sebelumnya beredar informasi bahwa klasifikasi itu mencakup; untuk sepeda motor berkapasitas mesin kurang dari 250 cc memakai SIM C. Lalu, SIM C1 untuk sepeda motor berkapasitas 250-500 cc, dan SIM C2 untuk sepeda motor berkapasitas mesin 500 cc ke atas. Informasi yang beredar, aturan itu bakal diterapkan pada Februari 2016. Ternyata, sekali lagi, masih menjadi wacana.

Boleh jadi, klasifikasi SIM tersebut bertujuan melindungi pesepeda motor dari risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas jalan. Walau, bagi saya, kepemilikan SIM dan kecelakaan korelasi utamanya terletak pada penerbitan yang berbasis kompetensi. Warga negara yang menerima SIM harus benar-benar kompeten dari segi ketrampilan berkendara, pemahaman aturan hingga kemampuan beretika di jalan raya. Untuk itu, penerbitan SIM harus benar-benar sesuai persyaratan atau ketentuan yang berlaku saat ini sesuai UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Di sisi lain, fakta memperlihatkan bahwa per semester I/2015 sekitar 58% pelaku kecelakaan adalah mereka yang tanpa SIM. Setiap hari rerata ada 148 kasus kecelakaan yang dipicu pelaku tanpa SIM. Angka itu melonjak mengingat pada periode sama 2014 kasus yang tercatat sekitar 138 per hari.

Kenapa mayoritas pelaku kecelakaan tanpa SIM? Ini yang perlu diteliti. Jangan-jangan memang bahwa mereka belum kompeten. Walau, bukan berarti pemilik SIM praktis terhindar dari kecelakaan lalu lintas jalan. (edo rusyanto)

Iklan
5 Komentar leave one →
  1. 12 Januari 2016 14:18

    nah..nah.. :p

  2. 12 Januari 2016 14:23

    ternyata masih wacana, tp sepertinya di media seakan sudah fix di triwulan kedua th ini dh diberlakukan.

  3. 12 Januari 2016 14:24

    ternyata masih wacana, tp sepertinya di media seakan sudah fix di triwulan kedua th ini dh diberlakukan..

  4. 12 Januari 2016 15:21

    memprihatinkan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: