Skip to content

Transportasi Bekasi Bikin Sumringah Pengusaha Properti

2 Januari 2016

tol bekasi barat 2015

KOTA Bekasi saat ini digeruduk sekitar 31 proyek apartemen alias hunian jangkung mencakar langit. Tak kurang dari 52 ribu unit akan mengguyur kota tetangga Jakarta tersebut.

Ternyata salah satu menjamurnya pengembangan hunian vertikal tersebut adalah bergulirnya sejumlah proyek infrastruktur transportasi.

Kini, sejumlah proyek infrastruktur transportasi sedang digulirkan. Pemerintah mencanangkan kereta ringan (light rail transit/LRT) yang digarap oleh badan usaha milik negara (BUMN) PT Adhi Karya Tbk. Lalu, jalur kereta api dwiganda Manggarai–Cikarang yang juga digarap BUMN, PT Wijaya Karya Tbk.

Di sektor transportasi jalan sedang bergulir pembangunan jalan tol layang Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu). Selain itu, ada jalan tol lingkar luar Cimanggis – Cibitung. Khusus yang terakhir ini diproyeksikan menjadi lingkar luar yang menghubungkan daerah penyangga ibukota.
Sejumlah kalangan menilai, potensi properti di Bekasi yang ditunjang dengan pembangunan proyek infrastruktur itu nantinya ikut mengerek harga jual properti berkisar 30-50%.

Ipuk Nimpuno, direktur utama PT Adhi Persada Properti (APP), berharap kehadiran LRT akan mengurangi kemacetan dan orang tidak harus tinggal di pusat kota. LRT itu akan kontinyu berjalan setiap 10 menit dan orang akan tiba di pusat kota dalam waktu yang sama.

“Jadi bisa dikatakan tinggal di Bekasi bukan lagi jadi alternatif namun memang pilihan utama lokasi tempat tinggal,” jelas Ipuk.

Dia mengaku, pihaknya menggarap proyek Grand Dhika City Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sebagai anak usaha dari BUMN yang telah ditunjuk oleh pemerintah untuk membangun LRT, APP mendapatkan keuntungan karena ujung jalur LRT yang juga menjadi stasiun penghentian terakhir berada di Bekasi, persis di kawasan Grand Dhika City (GDC) Bekasi. Sebagai sebuah kawasan superblock dengan luas 10 hektare yang terdiri atas apartemen, mal, hotel, dan perkantoran nantinya terintegrasi dengan stasiun LRT. “Hal ini menjadikan GDC Bekasi sebagai pilihan menarik untuk investasi properti di wilayah Bekasi,” katanya.

grand-dhika-bekasi-1

Besarnya dampak LRT terhadap proyek properti juga diakui oleh Corporate Secretary and Branding Custodian PT Langgeng Makmur Perkasa (LMP), Iwan Nur Iswan. LMP kini menggarap hunian vertikal Wismaya Residence di Jalan M.Hasibuan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 10.904 meter persegi (m2). Kelak akan berdiri dua menara apartemen, dengan total 2.317 unit. Apartemen Wismaya dibanderol mulai Rp 325 juta sampai Rp 700 jutaan per unit.

“Kehadiran infrastruktur transportasi seperti LRT amat membantu proyek kami karena kebetulan letaknya di dekat stasiun LRT,” kata dia.

Sementara itu, PT Wika Gedung juga ikut kecipratan. Proyek properti yang digarapnya, yakni apartemen Tamansari Urbano diintegrasikan dengan kereta api. Mobilitas penduduk kota kian membutuhkan transportasi publik yang terkoneksi dengan hunian. Kepadatan kota kian tak terbendung.
“Perkembangan penduduk mengarah ke perkotaan, sehingga bertambahlah tingkat kepadatannya dan meluas menjadi megapolitan,” jelas Direktur Properti Wika Gedung, Nur Al Fata,

Konsep TOD

Sementara itu, menurut Ipuk, saat ini, GDC Bekasi memasarkan tower Cempaka dan telah masuk dalam tahap serah terima unit. Tahun depan APP juga akan mulai meramaikan kawasan GDC Bekasi ini dengan membangun lifestyle mall dan beberapa tower apartemen lainnya.

lrt bekasi mobil1a

Selain itu, kata dia, APP juga akan segera mulai membangun Apartemen Mardhika Park di Tambun, dikarenakan jaraknya hanya 5 kilometer dari GDC Bekasi. Serta pada tahun ini APP juga tengah membangun Tower Emerald Grand Dhika City @Jatiwarna. Kedepan, Apartemen Mardhika Park dan Grand Dhika City @Jatiwarna akan dibuatkan feeder untuk mendukung penghuni yang akan menaiki LRT.

Dalam mengembangkan posisinya sebagai Transit Oriented Development (TOD) atau satu konsep pengembangan tata ruang kota multi fungsi yang terintegrasi dengan jaringan transportasi umum massal, APP tengah bersinergi dengan Divisi TOD Properti PT Adhi Karya (Persero) Tbk untuk melengkapi dirinya dengan berbagai fasilitas yang mendukung posisinya sebagai kawasan strategis.

Sebagai kawasan yang terintegrasi stasiun LRT, parkir area, mal dan apartemen, GDC Bekasi akan memiliki stasiun LRT sendiri di dalamnya yang terhubung dengan rencana MRT dan Commuter Line, sehingga jarak menuju pusat kota dapat ditempuh dengan sangat singkat. Jadi memang lebih memudahkan orang yang tinggal di dalamnya. Jika tidak tinggal di GDC Bekasi, kawasan TOD telah menyiapkan lahan parkir yang cukup luas menampung parkir kendaraan penumpang yang akan menuju pusat kota.

“Untuk awalnya selain park and forward yang menjadi pilihan bagi masyarakat untuk menempatkan mobilnya di GDC Bekasi sebelum melanjutkan ke tempat meeting atau kantornya di Jakarta,” ujar Ipuk.

GDC juga mengembangkan kawasan kuliner yang berada di dalam kawasan. Diharapkan nantinya kawasan kuliner ini dapat menjadi tempat hang out pekerja komuter di Bekasi. “GDC juga dilengkapi dengan tempat untuk meeting maupun bekerja bagi pekerja yang mobile,” ujarnya.

Dia menegaskan, untuk yang bertempat tinggal di Mardhika Park dan GDC @Jatiwarna juga makin dimudahkan. Untuk itu, ujarnya, APP membuat shuttle bus yang pembayaran tiketnya akan terintegrasi langsung dengan tiket LRT. “Jadi penghuni di sana akan mendapatkan keuntungan yang sama dari pembangunan proyek ini,” kata Ipuk.

Di sisi lain, bagi pengamat properti Anton Sitorus, Pemerintah Kota Bekasi harus lebih terencana dalam merancang tata kotanya. Dia berharap pengembangan kota justeru tidak semata untuk highrise, melainkan juga mendorong terbangunnya lowrise atau midrise.

“Perencanaan yang kurang tepat bisa berdampak negative pada masalah sosial dan ekonomi,” ujarnya. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: