Skip to content

Sekilas Sepeda Polisi Bandung

26 Desember 2015

sepeda sabhara bandung

BANYAK cerita dari Kota Bandung. Cerita-cerita itu menempatkan Bandung kian memikat. Tak heran jika Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu tak pernah sepi dari serbuan wisatawan.

Sebut saja misalnya cerita soal heroisme anak bangsa menentang kekejaman kolonial yang pernah mencengkeram Ibu Pertiwi. Bandung punya segudang kisah tentang hal itu. Begitu juga dalam kisah kekinian, Bandung menyodorkan cerita yang mempesona.

Dari segudang cerita, terselip kisah anak negeri yang jungkir balik di jalan raya akibat kecelakaan lalu lintas jalan. Setiap hari satu jiwa melayang sia-sia akibat kecelakaan di jalan. Barangkali karena itu pula perhatian dunia menuju ke kota lahirnya gerakan Konferensi Asia Afrika itu.
Untuk urusan yang satu ini Sompo, Jepang via Save The Children menggelontorkan miliaran rupiah untuk menyelamatkan anak-anak dari petaka jalan raya. Bahkan, belakangan Bloomberg asal Amerika Serikat pun ikutan mendukung Bandung dalam program keselamatan jalan.

Di sisi lain, gerakan publik dan sepak terjang pemerintah daerah juga ikut bermunculan. Mereka bahu membahu memangkas fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan. Langkah itu termasuk yang dilakukan pihak kepolisian yang notabene adalah salah satu penanggung jawab keselamatan para pengguna jalan.

Untuk urusan yang satu ini, peran polisi menjadi garda terdepan. Lewat penegakan hukum dan penjaminan rasa aman di jalan diharapkan lalu lintas jalan kian humanis. Segala cara ditempuh, termasuk menggencarkan operasi yang bermuara pada pemberian rasa aman dan selamat tadi.

Salah satu instrumen yang kita jumpai adalah patroli polisi dengan menggunakan sepeda kayuh. Pemandangan itu sempat saya jumpai pada Jumat, 25 Desember 2015 di jantung kota Bandung. Persis di kantor Gubernur Jawa Barat tampak tiga polisi bersepeda yang siap bertugas.

“Saat ini ada sekitar 40 polisi bersepeda yang tersebar di polsek-polsek kota Bandung,” papar seorang petugas berseragam coklat saat berbincang dengan saya Jumat itu.

Dia melanjutkan, polisi bersepeda itu bertugas mengamankan jalannya car free day atau hari bebas kendaraan bermotor yang digelar di Bandung. Saat ajang itu masyarakat tumpah ruah di jantung kota Bandung. Kehadiran polisi bersepeda diharapkan memberi rasa aman masyarakat yang sedang berolahraga atau beraktifitas lain di ajang car free day.

“Kehadiran polisi bersepeda itu cukup bermanfaat bagi masyarakat,” kata kolega saya, Ibrahim yang juga pegiat keselamatan jalan. (edo rusyanto)

foto: bang ibrahim

Iklan
3 Komentar leave one →
  1. 26 Desember 2015 07:29

    Sama seperti bandung d jkt juga ada polisi bersepeda cuma pas CFD aja 😀

    http://singindo.com/2015/12/25/perseteruan-anggita-sari-dan-tyas-mirasih-makin-memanas-sepertinya-tidak-lama-lagi-semua-akan-terbongkar/

  2. Sumi Harjono permalink
    26 Desember 2015 12:50

    Saat car freeday semua kendaraan roda 2 ( sepeda motor ) dan roda 4 ( mobil ) dilarang masuk di jalan2 yg termasuk car freeday. Masyarakat akan merasakan kenyamanan berjalan kaki dan / atau bersepeda baik ingin belanja dan rekreasi serta olahraga. Sukses Kota Bandung. Saat masih di Cimahi saya ke Sekolah atau nonton bioskop ke Bandung selalu mengendarai sepeda merasakan kenyamanan dan keamanan dalam bepergian.

  3. 26 Desember 2015 17:39

    Di kota saya pun ada, tp sayang cuma sekilas saja tidak rutin..

    http://kasamago.com/the-best-hollywood-movies-2015-versi-kasamago-com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: