Lanjut ke konten

Menyulap Pinggir Kali Depok Lewat Proyek Rp 1,5 Triliun

29 November 2015

pesona square_com1

SENYUM terus mengembang dari sudut bibir Bagir Mulachela. Optimisme terpampang dari wajah pria pengusaha properti itu. Maklum, siang itu dia baru saja menggelar ground breaking ceremony untuk proyek bergengsinya di Depok, Jawa Barat.

Ground breaking adalah pertanda dimulainya pembangunan sebuah proyek properti. Lazimnya disimbolkan dengan pemancangan tiang pertama ke bumi. Itulah awal sebuah pengerjaan proyek yang pada akhirnya menghadirkan sebuah mahakarya peradaban anak manusia di muka bumi.

“Proyek kami ini, Pesona Square akan dilengkapi dengan beragam properti, mulai dari apartemen, mal, hingga perkantoran,” papar Bagir, direktur utama PT Menara Depok Asri (MDA), Sabtu, 28 November 2015 siang.

Hadir sejumlah petinggi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok termasuk sang Walikota Nurmahmudi. Selain itu, sejumlah kolega dan pemegang saham serta petinggi Real Estat Indonesia (REI), investor, konsumen, dan sudah barang tentu para jurnalis.

“Semoga proyek ini membawa dampak baik bagi masyarakat kota Depok,” ujar sang Walikota saat memberi sambutan.

Pesona Square terletak di areal seluas 4 hektare (ha). Lokasinya persis di pinggir jalan arteri Juanda dan kelak bila tol Cijago rampung, posisinya amat strategis. “Kami akan membuat lampu merah dan akses ke jalan tol untuk mempermudah pengunjun Pesona Square,” kata Bagir.

Proyek senilai Rp 1,5 triliun itu juga terletak di pinggir kali. Sang pengembang, MDA menempatkan kali tersebut sebagai salah satu daya pikat Pesona Square. Sabtu itu saat saya singgah, terlihat bahwa ada bronjong atau pagar terbuat dari batu alam yang membentengi lahan di pinggir anak sungai Ciliwung tersebut. “Kami akan merawat dan menata kali menjadi lebih baik. Sejak kami membenahi lahan ini dua tahun lalu, tak pernah terjadi banjir disini,” sergah Bagir.

pesona kali

Dia menambahkan, kelak mal yang dibangun di Pesona Square punya pemandangan ke arah sungai. Karena itu, sungai menjadi aset penting sebagai bagian dari proyek tersebut.

Segmen Menengah

Proyek properti terpadu, Pesona Square membidik segmen menengah di Depok, Jawa Barat. Kelak, proyek yang dikembangkan PT Menara Depok Asri (MDA) ini diisi dengan apartemen, mal, dan perkantoran.

“Tahap awal kami membangun mal seluas 80 ribu meter persegi, namun areal yang disewakan sekitar 40 ribu meter persegi,” ujar Bagir.

Kehadiran mal tak semata melayani kebutuhan para penghuni apartemen, melainkan juga masyarakat sekitar. Letak Pesona Square di jantung kota Depok, yakni di Jl Juanda. Kawasan ini amat strategis karena persis di sisi jalan tol Cijago yang menghubungkan Depok dengan Jakarta dan Bogor. Selain itu, di sekitarnya berdiri sejumlah kompleks hunian kelas menengah.

“Produk dan layanan jasa yang disediakan sudah barang tentu untuk segmen menengah,” katanya.

Dia menambahkan, untuk memasarkan mal pihaknya menggandeng konsultan properti Cushman & Wakefield Indonesia. Hingga kini, ujarnya, mayoritas ruang mal telah mengantongi komitmen sewa dari sejumlah ritel modern ternama.

“Kami telah mendapat pra commitment hingga lebih dari 80% area yang disewakan,” kata Lini Djafar, executive director Retail Cushman & Wakefield Indonesia saat berbincang dengan saya, di tempat yang sama.

pesona jalan depok
Dia menjelaskan, sejumlah merek ternama seperti XXI cinema, Centro, dan Hypermart telah siap menghuni mal Pesona Square. Lini optimistis ketika mal dibuka pada Mei 2017 sudah 100% yang mengisi ruang sewa mal tersebut.

Dana Investasi

Sementara itu, Bagir menjelaskan, pihaknya telah mengantongi izin untuk pembangunan Pesona Square. Izin tersebut di antaranya izin mendirikan bangunan (IMB) maupun lainnya seperti AMDAL dan AMDAL lalu lintas.

pesona tol
“Kami mulai membangun menara apartemen pertama pada Maret 2016. Kelak ada tiga menara apartemen dengan kapasitas 2.400 apartemen,” kata dia.

Saat ini, tambahnya, sudah satu menara yang dipasarkan, yakni menara Marrakech Suites. Menara ini telah terjual sebanyak 280 unit dari total kapasitas 1.490 unit. Ada beberapa tipe apartemen yang ditawarkan, yakni mulai tipe studio (25,9 m2) dan tipe dua kamar tidur (50,99 m2),

Sedangkan harga yang dibanderol berkisar Rp 400-800 jutaan per unit. “Marrakech Suites terintegrasi dengan mal dan menara perkantoran,” jelasnya.

Menurut dia, harga segitu sesuai dengan segmen yang disasar, yakni kelas menengah. Peluang di segmen menengah dinilai cukup besar.

“Potensi hunian tapak dan vertikal di Depok cukup besar,” kata Amran Nukman, ketua Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta, di tempat yang sama.

Terkait ketinggian apartemen yang mencapai 43 lantai, bagi dia, hal itu tak terlepas dari keinginan pemkot mendukung pemenuhan kebutuhan hunian. Bila dikaitkan dengan program pemerintah pusat, yakni program Sejuta Rumah, ketinggian bangunan itu kian memperbesar jumlah pasokan hunian. “Program Sejuta Rumah itu tak semata untuk masyarakat berpenghasilan rendah, tapi juga hunian non kelompok itu,” katanya.

Sementara itu, jelas Bagir, nilai proyek Pesona Square secara keseluruhan mencapai Rp 1,5 triliun. Nilai itu berasal dari tiga menara apartemen, dua mal, dan gedung perkantoran. Pembiayaan proyek yang berdiri di atas lahan seluas 4 hektare (ha) tersebut mayoritas memanfaatkan dana dari perbankan.

“Sumber pembiayaan sekitar 60% dari perbankan, 30% dari kas internal, dan 10% dari hasil penjualan,” kata dia.

Pesona Square, ujar dia, dilengkapi lebih dari 20 fasilitas yang di antaranya adalah lifestyle shopping center, private sky facilities, modern office space, kolam renang, fitness area, dan lintasan jogging. Selain itu, children play ground serta pengamanan optimal 24 dengan kartu akses dan CCTV.

“Untuk arsiteknya, kami menggandeng Airmas Asri,” katanya. (edo rusyanto)

3 Komentar leave one →
  1. 30 November 2015 06:14

    Mengekspose sungai, kayak yg restaurant belang-belang dipuncak sana…
    Bagus sih, jadi rapih sungai.nya….
    Tapi kalo bisa jangan sejangkau mata memandang dari Mall/apartemen aja itu sungai dipercantik… Kalo bisa dari ujung lampu merah tol cijago.. Sampe lampu merah Margonda.
    😀

  2. 30 November 2015 12:07

    yah makin kacau aja atuhhhh, lahan air dan kehidupan main susah, bagusan lahannya di buat taman hijau, parah 😀

  3. marrakach permalink
    14 Desember 2015 09:19

    pesona square telah mengurug sungai yang ada disampingya. sungguh mengecewakan kepemimpinan walikota yang memberikan izin. kami warga depok merasa sangat kecewa sekaligus sedih karena daerah yang seharusnya menjadi daerah resapan telah diubah menjadi daerah hunian dan komersil. semoga Allah memberikan balasan yang setimpal terhadap semua yang terlibat dalam mengeluarkan amdal yang tidak benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: