Skip to content

Waspada Berkendara di Kampus Ini

13 November 2015

ui area kampus

KECELAKAAN memang bisa terjadi di mana saja. Mau itu di jalan raya, jalan pemukiman, bahkan di jalan lingkungan kampus. Perilaku para pengguna jalan menjadi kunci untuk mereduksi fatalitas.

“Kami berupaya menata lingkungan jalan UI lebih baik lagi, salah satunya dengan memasang rambu yang membuat pengendara lebih aman, nyaman, dan selamat,” ujar Dawam, dari Unit Pelaksana Teknis Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Universitas Indonesia (UPT K3L UI), saat berbincang dengan saya di kampus UI, Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.

Dia menambahkan, di lingkungan kampusnya pernah terjadi kecelakaan fatal. Seorang pesepeda motor meninggal dunia akibat tabrakan dengan mobil. “Kejadiannya sekitar Februari 2015. Korban adalah warga luar kampus,” tuturnya.

Kecelakaan serupa pernah terjadi pada 2014. Hanya saja, kecelakaan tersebut terjadi di bibir kampus. Laman plk.ui.ac.id menyebutkan, korban berkendara dari arah Kelapa Dua menuju arah masuk gerbang utama UI dengan kecepatan tinggi dan gagal berbelok sehingga menabrak gerbang dan kansteen jalan.

Kecelakaan lain di lingkungan kampus juga sempat dicatat laman anakui.com. Misalnya, kasus sepeda motor menabrak sepeda motor pada 7 Desember 2009. Laman itu menulis, kecelakaan terjadi antara sepeda motor yang hendak memutar balik dengan sepeda motor lainnya yang melaju cukup kencang. Brakkk! Tiga korban pun menderita luka-luka.

Dua tahun sejak peristiwa itu terjadi lagi kecelakaan. Kali ini, kecelakaan tunggal mobil yang menabrak pohon di lingkungan kampus. Peristiwa pada 15 Desember 2011 itu menyebabkan kerusakan pada mobil.

Pada 9 Maret 2014 sempat terjadi juga kecelakaan tunggal sepeda motor yang menyebabkan tiga orang terluka. Laman plk.ui.ac.id menulis, kecelakaan terjadi pada pukul 14.30 WIB, korban berkendara dari arah boulevard UI menuju arah masuk masjid UI dengan kecepatan tinggi sambil bercanda dan tidak konsentrasi. “Sehingga pada saat melewati tikungan langsung terjatuh,” tulis laman tersebut.

Tak hanya kecelakaan kendaraan bermotor dengan kendaraan bermotor, atau kecelakaan tunggal kendaraan bermotor. “Ada juga kecelakaan kendaraan yang tertimpa pohon,” papar Dawam.

Karena itu, ujar dia, pihaknya ingin melengkapi rambu dan marka jalan yang ada di lingkungan kampus UI. Rambu itu termasuk rambu peringatan mengenai kemungkinan ada pohon tumbang.

ui imbauan tertib lalin

Kelengkapan marka dan rambu menjadi penting untuk mendukung keselamatan para pengguna jalan. Data Korlantas Polri menyebutkan, pada semester pertama 2015 setiap hari rata-rata terjadi delapan kasus kecelakaan yang dipicu oleh aspek marka dan rambu jalan. Pada periode itu terlihat bahwa kecelakaan yang dipicu rambu jalan melonjak 112% bila dibandingkan dengan periode sama 2014. Bahkan, kecelakaan yang dipicu oleh marka jalan melonjak hingga 117%.

Jadi, amat wajar jika Dawam dan teman-teman di K3L UI amat serius menyiapkan rambu dan marka jalan di lingkungan kampus itu. Walau, sejak 2008 ada surat edaran untuk tertib berlalu lintas di kawasan kampus UI, upaya memperkecil potensi terjadinya kecelakaan masih perlu terus digulirkan. Salah satunya, lewat penyiapan marka dan rambu yang cukup serta membangun kesadaran pengguna jalan. Kesemua itu untuk satu hal, yakni menciptakan lalu lintas jalan yang humanis dan minim fatalitas, sekalipun di lingkungan kampus. (edo rusyanto)

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: