Skip to content

10 Aksi Koboi Jalanan yang Menghebohkan Indonesia

5 November 2015

koboi jalanan vivacoid 2010

MATA kita dibuat terbelalak. Rasa keadilan publik pun terusik mana kala ada berita seseorang dengan entengnya meletuskan pistol di jalan raya. Bahkan, merenggut nyawa manusia.

Seperti kesetanan, sang pemilik senjata api mempertontonkan kelakuan bak jagoan di zaman koboi.

Dari sejumlah berita yang berseliweran beberapa tahun terakhir, tercatat ada 10 aksi bak koboi jalanan. Pelaku yang notabene adalah pengendara menggunakan senjata api, air soft gun, atau benda menyerupai pistol untuk menunjukan superioritas. Entah apa yang ada di benaknya sehingga begitu mudah mengumbar amarah.

1. Kasus Plumpang

Inilah barangkali kasus koboi jalanan yang cukup menghebohkan pada 2010. Saat itu, seperti dilansir laman viva.co.id, seorang pesepeda motor meletuskan pistolnya ke arah pengemudi bus angkutan umum Metro Mini, di Jakarta, Selasa, 16 November 2010.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.40 WIB itu sempat menghebohkan Jakarta. Akibat tembakan senjata jenis pistol itu sang pengemudi Metro Mini mengalami cedera ringan di bagian pelipis. Selain itu, seorang penumpang juga mengalami cedera akibat pecahan kaca bus.

Dugaan pemicu meletusnya tembakan karena sang pesepeda motor terhalangi ketika hendak mendahului bus sedang tersebut. Bahkan, media massa menulis ada teriakan, “Jangan sok jago kamu. Nanti saya tembak.”

Jadilah sang sopir bus Metromini 07 Jurusan Terminal Senen – Semper Koja, Jakarta Utara menjadi korban aksi koboi jalanan. Kasus yang terjadi di sekitar Jalan Raya Plumpang, Jakarta Utara itu hingga kini bak ditelan bumi.

2. Kasus Slipi

Kasus yang satu ini cukup menyedot perhatian publik lantaran sang pelaku adalah perwira TNI AD. Peristiwa pada Senin 30 April 2012 itu didahului dengan percekcokan diantara sang perwira dengan pesepeda motor. Kejadian di kawasan Palmerah, Slipi, Jakarta Barat itu bahkan sempat diwarnai dengan adu jotos hingga akhirnya sang perwira mengeluarkan senjata api berupa pistol.

Tidak ada tembakan, tapi aksi itu cukup mengejutkan publik.Bahkan, sang perwira tadi pun harus berurusan dengan hukum.

Media memberitakan, insiden tersebut diduga karena faktor kesalahpahaman. Saat itu, mobil anggota TNI yang berada di jalur kiri, kacanya diketuk pesepeda motor yang mengatakan agar tidak seenaknya mengambil jalur pesedamotor.

Mobil sempat berhenti, lalu melanjutkan perjalanan. Namun, sang pesepeda motor menendang pintu mobil dan menggedor kaca jendela mobil. Selanjutnya terjadi percekcokan dan adu jotos yang berujung dengan adanya todongan pistol dari sang perwira.

3. Kasus Tabanan

Sebuah aksi bak koboi pun terjadi di Selemadeg Barat, Tabanan, Jalan Raya Gilimanuk-Denpasar, Bali. Peristiwa pada Selasa 4 Maret 2013 sore itu memang tidak sampai terjadi penembakan. Namun, sang pelaku sempat mengacungkan pistol ke arah pengendara lainnya. Bahkan, sang pelaku akhirnya ditangkap oleh kepolisian setempat.

Aksi arogansi itu disebut-sebut diawali oleh upaya sang pelaku untuk mendahului sebuah truk. Namun, truk yang berjalan lamban itu tak memberi ruang untuk pengemudi mobil low multi purpose vehicle (MPV) untuk dapat mendahului. Maklum, kondisi di kawasan tersebut jalan berkelok-kelok.

Merasa terancam, sang sopir truk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat. Dan, sang pelaku pun akhirnya diamankan.

4. Kasus Tol Dalam Kota Jakarta

Masih pada 2013, persisnya sekitar lima bulan setelah kasus Tabanan, Bali, terjadi aksi koboi jalanan di jalan tol dalam kota Jakarta. Kali ini ada letusan senjata dan yang menjadi korban adalah seorang pengemudi taksi.

Sang korban bercerita, peristiwa pada Jumat, 30 Agustus 2013 tersebut diduga lantaran sang pelaku merasa dihalang-halangi jalannya. Padahal, kata dia, tidak ada niat dirinya untuk menghalangi sang pelaku. Ketika itu sang sopir taksi dari arah Tebet menuju Semanggi untuk mengantar penumpang. “Dari arah belakang ada konvoi mobil sambil membunyikan sirine,” kata sang pengemudi.

Dia pun mencoba menghindar, tapi tetap diikuti mobil sang pelaku. Peluru yang ditembakan pelaku mengenai kaca mobil dan melubangi pitu kiri depan mobil taksi.

5. Kasus Bogor Tengah

Sepekan sebelumnya sempat terjadi aksi penembakan di jalan raya di kawasan Jembatan Ciliwung Sempur, Bogor Tengah, Jawa Barat. Peristiwa pada Sabtu, 24 Agustus 2013 itu diduga lantaran sang pelaku merasa jalannya dihalangi oleh korban.

Sang korban seorang sopir mobil boks dituduh menghalangi laju mobil Toyota Avanza yang dibawa pelaku. Akibat dari tembakan tersebut sang korban menderita luka di tangan.

6. Kasus Kebayoran Baru

Entah angin apa yang membuat seorang penumpang mobil hatchback mengamuk kepada sopir taksi. Pastinya, sang sopir saat kejadian pada Kamis, 8 Mei 2014 diancam dengan menggunakan senjata mirip pistol. Pagi itu sekitar pukul 09.00 WIB sang sopir taksi dianiaya dan ditodong dengan pistol.

Peristiwa yang terjadi di depan kantor Walikota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu pun akhirnya dilaporkan ke kepolisian setempat. Sang sopir mengalami luka memar.

antrean-kendaraan

7. Kasus Tol Cipayung

Warga dikejutkan oleh kelakuan seorang eksekutif muda yang menembak mobil di jalan tol KM 11, Ceger, Cipayung ,Jakarta Timur. Mobil yang ditembak ditumpangi oleh sebuah keluarga.

Peristiwa pada Senin, 27 Juli 2015 itu menyebabkan mobil korban rusak pada bagian kaca. Tidak ada korban cedera.

Kepolisian setempat menyebutkan bahwa sang pelaku diduga emosi terhadap mobil korban. Sempat terjadi saling salip diantara keduanya hingga akhirnya sang pelaku menembak mobil korban dengan senjata air softgun.

Belakangan pihak kepolisian menangkap sang pelaku yang akibat aksinya itu menghebohkan warga Jakarta. Sang pelaku dibidik dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

8. Kasus Tol Jagorawi

Aksi dar der dor pernah terjadi di jalan tol Jagorawi, persisnya di sekitar KM 19, Minggu, 2 Agustus 2015. Sebelum letusan pistol terjadi diawali dengan aksi saling mendahului diantara pelaku dan korban. Entah apa yang terjadi, tapi ketika sedang antre membayar tol tembakan terdengar mengarah ke mobil korban.

Belakangan sang pelaku yang anggota TNI berhasil dibekuk oleh Kepolisian Depok. Aksi pelaku dianggap membahayakan orang lain karena itu pelaku dituntut untuk mempertanggung jawabkannya.

9. Kasus Pemuda

Kasus di Jl Pemuda, Jakarta Timur ini bisa terbilang amat konyol. Bermodal benda menyerupai pistol, sang pelaku mengancam dua pesepeda motor karena dianggap menghalangi jalannya. Tampaknya, ingin terlihat gagah dan berkuasa, tapi cara dan tempat yang dipilih keliru. Jadilah aksi ala koboi jalanan ini amat memalukan.

Kejadian bermula ketika korban berhenti di persimpangan Jalan Pemuda karena lampu berwarna merah. Tiba-tiba terdengar suara klakson berkali-kali dari arah mobil pelaku. Tampaknya pelaku meminta ruang untuk melintas, namun pesepeda motor enggan memberikan karena lampu sedang merah.

Terjadilah aksi ancam mengancam dengan benda mirip pistol. Pelaku mengarahkan pistol mainan itu ke arah kepala korban sambil bilang, “Mau saya tembak kamu?”

Korban menantang dan mengatakan, tembak saja kalau berani jangan menjadi koboi jalanan. Korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke kepolisian. Keesokan harinya, pemuda yang melakukan aksi ala koboi jalanan itu dicokok oleh petugas dan dijadikan tersangka.

10. Kasus Cibinong

Aksi ala koboi jalanan paling memilukan terjadi pada Selasa, 4 November 2015 sore. Korban yang merupakan tukang ojek meninggal dunia ditembak di bagian kepalanya oleh seorang oknum TNI di kawasan Cibinong, Bogor.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Ciriung, Cibinong itu diduga diawali oleh adanya serempetan antara sepeda motor korban dengan mobil pelaku. Tampaknya pelaku geram karena korban tidak berhenti dan tidak meminta maaf. Pelaku pun mengejar hingga akhirnya terjadilah aksi koboi jalanan tersebut.

Kasus yang bikin heboh hingga tingkat nasional itu membuat sang pelaku ditangkap dan diproses secara hukum. Institusi TNI pun meminta maaf kepada keluarga korban, sedangkan keluarga korban menyayangkan aksi yang merenggut jiwa keluarganya. Mereka menuntut keadilan.

Lalu lintas jalan memicu emosi. Kemacetan yang dibumbui terik matahari, serta bisingnya mesin kendaraan bermotor dan knalpot membuat jalan raya bak sumbu pendek. Setiap saat mudah meledak.

Pemicu yang menyulut ledakan bermula dari perilaku berkendara. Misal, saling mendahului dan serempetan kendaraan. Semua berakar pada ketidaksudian berbagi ruas jalan dan lebih gemar mengumbar emosi.

Karena itu, ajakan untuk tidak arogan saat di jalan menjadi relevan. Sikap sombong dengan mengumbar kekuatan tak pernah menyudahi persoalan, justeru kebalikannya. (edo rusyanto)

Iklan
7 Komentar leave one →
  1. 5 November 2015 11:30

    susah mengendalikan emosi di jalan faktornya

    • 5 November 2015 11:32

      kesabaran dan logika menjadi dua kata koentji yah?

      • 5 November 2015 11:33

        bener om, logikanya emang sudah parah di jalan tidak ada yang mau mengalah

        • 5 November 2015 11:34

          kita berharap tiap hari ada peningkatan kesadaran bahwa jalan raya milik semua sehingga sudi berbagi ruas jalan. aminnn.

          • 5 November 2015 11:58

            amiiiiiiiiin

  2. Dian Mas Putra permalink
    5 November 2015 16:48

    waktu itu ada bapak2 naik motor maksa nyalip motor saya dari kiri, padahal ga ada celah di situ…
    akhirnya, si bapak tetep nekat maksa masuk celah dan akhirnya spion motor ane hampir lepas.
    saya kejar sebentar, trus saya bilangin dengan nada sabar dan nepuk pundaknya dengan agak keras…
    “Pak, lain kali jangan bego lagi ya pak di jalannya… kasian anak istri bapak nungguin di rumah…”
    dan dijawab “iyaaaaa… iyaaaaa…!!!” dengan nada ketus oleh si bapak.
    itu masih kurang sabar atau gimana ya?

  3. 8 November 2015 12:03

    Reblogged this on Suetoclub's Blog.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: